Dream - Seorang guru di Tiongkok sedang menjadi buah bibir. Bagaimana tidak, Lam Yat-yan, ditawari uang US$ 11 juta untuk berhenti dari pekerjaannya.
Imbalan setara Rp 148,61 miliar itu ditawarkan kepada Lam dari sebuah sekolah Modern Education untuk melawan pesaingnya Beacon Group.
Tak pelak, publik semakin menyadari ketatnya persaingan memperebutkan guru super di kota sesak Tiongkok tersebut.
Di Hong Kong, tempat dimana persaingan masuk dalam universitas top begitu ketat dan orang tua rela habiskan uang dan waktu untuk membawa anaknya ke perguruan tinggi terbaik, guru seperti Lam hampir sepopuler seorang artis.
Cobalah datang ke kota ini, Anda akan melihat billboard dan iklan televisi berseliweran.
Penampilan memang menjadi segalanya untuk seorang guru di Hong Kong. " Jika Anda ingin menjadi guru top, modal muda dan atraktif akan sangat membantu. Murid-murid akan melihat penampilan Anda," kata Kelly Mook, seorang guru senior Hong Kong mengutip laman Bussinessinsider, Minggu, 18 Oktober 2015.
Lam tampaknya mudah memenuhi syarat itu. Selama ini dia mendapatkan gaji US$ 4,6 juta di Beacon Group, salah satu lembaga pendidikan top di Hong Kong.
Tawaran yang diajukan pesaingna, Modern Education memang masuk akal. Media ekonomi Financial Times melaporkan pendapatan Beacon selama ini sebesar 40 persen, atau setara US$ 19,3 juta, berkat tangan dingin, dan penampilan, Lam.
Lam sendiri menolak mengomentari kabar upaya pembajakan dirinya oleh Modern Education. Dalam akun Facebooknya Lam justru mengatakan, " Untuk waktu yang sangat lama, sekolah dan saya telah menjaga hubungan yang baik. Bersama kami telah membangun model pendidikan ideal. Karenanya dengan lingkungan kerja yang adil dan masuk akal, saya bersedia bekerja disana," ujarnya.
" Saya yakin saya mampu menghidupi diri sendiri dan keluarga jadi tak ada perbedaan apakah saya mendapatkan tambahan pemasukan 50 juta dollar Hong Kong atau 80 juta dollar Hong Kong," tambah Lam.
Meski tawaran transfer ini ditolak Lam, publik semakin tahu adanya persaingan dan kekuatan uang antara lembaga keuangan sekelas Beacon dan Modern Education.
© Dream
Dream - Foto-foto seorang guru cantik yang mengajar di sebuah SMA khusus putra di Korea Selatan menghebohkan dunia maya.
Kecantikan dan kemolekan tubuhnya tidak hanya menggetarkan jantung siswanya, tetapi juga netizen yang melihatnya.
Wanita cantik bernama Lee Nayeong tersebut seharusnya menjadi seorang artis daripada seorang guru.
Selama ini kecantikan wanita Korea selalu diremehkan karena dianggap hasil oplas alias operasi plastik.
Namun, berbeda dengan kebanyakan artis Korea, Nayeong memiliki kecantikan alami sejak kecil. Saat masih kuliah, Nayeong bahkan berhasil sampai masuk ke babak penyisihan kontes kecantikan Miss Korea.
Kecantikan dan bakat Nayeong sebagai model telah membuat SMA dia mengajar menjadi terkenal.
(Ism, Sumber: Rocketnews24.com)
© Dream
Dream - Penyanyi Ratu Rachmatuzakiyah merupakan seorang guru. Perempuan yang karib disapa dengan sebutan Ratu ZY ini mengajar MTS Al-Mahdi Serang, Banten. Dan kini, murid-murid tak hanya mengenalnya sebagai guru di kelas, melainkan juga artis.
“ Sebagian ada yang sudah tahu dan sebagian tidak. Mereka senang gurunya menjadi penyanyi, dan mengatakan saya sebagai artis katanya,” ujar Ratu sat ditemui di Jakarta Convention Center (JCC) Jakarta.
Ratu mengaku akan tetap mengajar di sela-sela kesibukan barunya sebagai artis. “ Sulit memilih ngajar atau nyanyi, karena keduanya saya suka. Jadi saya harus bisa membagi waktu dengan baik agar tidak ada yang terbengkalai,” kata Ratu.
Meski sedikit kerepotan antara jadwal menyanyi dan mengajar, penyanyi kelahiran Serang, 22 Juli 1978 ini mengaku sangat menikmati, karena ia memiliki tujuan syiar lewat lagu-lagu religi.
“ Lumayan repot tapi karena tujuan saya untuk syiar lewat syair, kalau repot saya menikmati dengan sesuatu yang indah semoga endingnya baik,” tambah dia.
© Dream
Dream - Gara-gara sepucuk surat cinta yang ditujukan kepadanya, nama 'Cikgu Aishah' pernah menjadi viral di situs media sosial belum lama ini.
Foto Cikgu Aishah atau nama sebenarnya Putri Aishah Sulaiman, 21, mulai menjadi viral setelah mantan guru cantik yang sebelumnya berhijab ini, dikaitkan dengan sepucuk surat cinta. Surat yang diduga dari seorang wali murid yang ingin berkenalan dengannya.
Putri Aishah memang pernah bekerja sebagai guru sementara, di salah satu sekolah umum sekitar Kuala Lumpur sampai Mei 2015. Dia mengajar subjek Bahasa Inggris.
Namun sejak mengikuti program reality show Dewi Remaja 2015 dan menjadi finalis, Putri Aishah melepas hijabnya.
Gambaran sosok manis berhijab yang menjadi pujaan hati wali murid ini pun telah hilang. Kini dia berganti dengan baju ketat dan rok pendek yang mempertontonkan lekuk tubuhnya.
Foto Cikgu Aishah mengenakan pakaian yang sangat ketat. Ditambah rok pendek terekam saat menghadiri sebuah acara yang bertemakan fashion week baru-baru ini di Kuala Lumpur.
Hal lainnya yang turut dikritik masyarakat Malaysia adalah lemak perutnya yang dua-tiga lapis. (Ism, mynewshub.cc)