Batasan Melihat Calon Pendamping Ketika Jalani Ta'aruf

Reporter : Ahmad Baiquni
Rabu, 3 Oktober 2018 20:00
Batasan Melihat Calon Pendamping Ketika Jalani Ta'aruf
Saat khitbah, dibolehkan melihat calon pasangannya.

Dream - Pernikahan di dalam Islam diawali dengan proses khitbah atau pinangan. Ketika khitbah dijalankan, seorang pria dan wanita dibolehkan untuk melihat bagaimana kondisi calon pasangannya.

Khitbah merupakan amalan yang dianjurkan dalam Islam. Para ulama tidak ada yang berselisih paham mengenai anjuran khitbah ini.

Dasarnya adalah hadis riwayat Ahmad dan Tirmidzi dari Al Mughirah bin Syu'bah RA.

" Lihat dulu calon istrimu, karena itu akan lebih bisa membuat kalian saling mencintai."

Dikutip dari bincangsyariah, hadis ini tidak menyebut ketentuan saat melihat calon pasangan. Meski demikian, terdapat beberapa batasan patut diperhatikan.

1 dari 1 halaman

Pandangan Ulama

Sebagian besar ulama membolehkan seorang pria melihat wajah dan telapak tangan calon istrinya saat khitbah. Ini karena dua bagian tersebut mencerminkan kondisi si wanita.

Wajah wanita memperlihatkan kecantikannya. Sedangkan tangan wanita memperlihatkan halusnya kulitnya.

Terkait anggota tubuh yang lain, jumhur ulama menyatakan tidak boleh dilihat. Dalam pandangan ulama, wajah dan telapak tangan sudah cukup mewakili.

Tetapi, ulama mazhab Hambali punya pendapat berbeda. Di mazhab ini, beberapa anggota tubuh wanita seperti sikut, kedua tangan, kedua tumitnya, betisnya boleh dilihat oleh calon suaminya.

Dasarnya adalah hadis riwayat Abu Daud dari Jabir RA.

" Jabir berkata, bahwasannya ia pernah mendengar Rasulullah Saw bersabda, 'Apabila seseorang melamar seorang wanita lalu ia dapat melihat sebagian yang dapat menariknya dari wanita itu, maka lakukanlah'."

Selengkapnya...

Beri Komentar
Babak Baru Daus Mini Vs Daus Mini ‘KW'