Putri Yuni Lestari: Sempat Diminta Lepas Jilbab Demi Kerjaan

Reporter : Syahid Latif
Minggu, 6 September 2015 11:02
Putri Yuni Lestari: Sempat Diminta Lepas Jilbab Demi Kerjaan
Karena tidak ingin buka jilbab akhirnya Putri memilih pekerjaan sebagai seorang guru di sebuah sekolah.

Dream - Putri Yuni Lestari. Memiliki cita-cita yang selalu berubah dari sejak kecil. Awalnya dia ingin menjadi pramugari, tetapi impianya itu tidak tercapai karena terkendala badannya yang kecil.

Akhirnya Putri kuliah di jurusan Teknik Informatika yang tidak dia sukai sama sekali. Tetapi meski demikian dia tetap menjalankan tugasnya sebagai mahasiswa dan berhasil lulus dengan 3,5 tahun.

Meski kuliah di jurusan Teknik Informatika tetapi Putri malah justru tertarik di dunia penyiara. Selama kuliah dia ikut radio kampus dan setelah keluar kuliah melamar untuk kerja di media. Tetapi pekerjaan tersebut mengharuskannya untuk membuka jilbab.

" Aku sempat berfikir untuk melakukannya, namun Allah ternyata memberikan aku tempat lain yang jauh lebih baik," katanya.

Karena tidak ingin buka jilbab akhirnya kontestan Dream Girls ini memilih pekerjaan sebagai seorang guru di sebuah sekolah. Pekerjaan tersebut tidak pernah terpikirkan sama sekali dalam fikirannya. Berikut kisah inspiratif Putri Yuni Lestari.

Setiap orang tercipta dengan keunikannya masing-masing. Setiap orang juga punya mimpi yang berbeda-beda. Setiap mimpi ada yang bertahan dan ada pula yang berganti. Ketika kita kecil mungkin kita ingin menjadi dokter, namun ketika remaja kita bisa saja berubah pikiran.

Jujur saja, aku adalah termasuk orang itu. Ketika kecil, aku ingin menjadi pramugari. Namun aku tidak memenuhi syarat utama, yaitu tinggi badanku tidak mencapai target. Saya ubah haluan untuk menjadi seorang dokter dan harus kandas oleh kemauan orang tuaku.

Aku membanggakan prestasiku yang lulus tepat waktu di jurusan yang salah. Aku kuliah Teknik Informatika dalam waktu 3,5 tahun. Lumayan lah untuk ukuran seorang perempuan yang kecil mungil sepertiku.

Dalam kurun waktu itu, aku memberanikan diri untuk bergabung dengan radio kampus bernama BVoice Radio. Nama sekelas Danang “ The Dandees”, Kresna Julio, Reza Alqadri, Michelle Joan, dan Sahil Mulachela lahir dari radio ini.

Aku sempat kecewa karena aku ditolak pada tahun pertama. Namun, itu tidak menyurutkan mimpiku untuk bergabung disini. Di tahun kedua, aku berhasil masuk sebagai Reporter. Dari sini pula aku belajar banyak hal dari banyak tempat. Dan aku membuat mimpi baru.

Aku ingin kerja di dunia media. Tapi untuk perempuan berjilbab sepertinya agak sulit. Aku sempat diminta untuk melepas jilbabku demi kerjaan.

Aku sempat berfikir untuk melakukannya namun Allah ternyata memberikan aku tempat lain yang jauh lebih baik. Disini lah aku akhirnya. Di pekerjaan di bidang pendidikan yang jauh dari segala mimpi dan juga cita – citaku.

Namun, aku tidak berhenti untuk menulis. Blog yang aku punya, aku kelola dengan baik. Meski terisi penuh dengan segala curahan hati, tapi aku tidak perduli.

Seiring dengan waktu, aku mulai berpikir dewasa. Mimpi dan cita – citaku juga berubah lagi untuk yang kesekian kalinya. Namun, aku tidak pernah menuntut diriku sendiri untuk menggapainya.

Biarlah Allah yang menuntunku jika memang hal itu diridhoinya. Aku berusaha, aku berdoa, aku berikhtiar dan pasrah. Insya Allah, rencanaku untuk qurban di tahun ini sepertinya mendapat titik terang.

Mimpiku yang terakhir, aku juga ingin kuliah lagi mengambil gelar master degree dan magang di Kementerian Luar Negeri. Aku ingin menjadi Duta Besar Indonesia tanpa harus mencopot jilbab.

Sebelum itu semua, aku ingin umroh. Keinginanku untuk umroh sempat tertunda di tahun 2012, semoga bisa terlaksana secepatnya.

Jika kalian suka dengan kisah ini, berikan vote untuk Putri Yuni Lestari DI SINI. (Ism)

 

Putri Yuni Lestari: Sempat Diminta Lepas Jilbab Demi Kerjaan

Beri Komentar