Anak Berbagi Mainan
Dream - Biskuit kesukaan serta mainan favorit si kecil selalu ada dalam dekapannya. Saat bermain bersama dengan teman-temannya, ia langsung menyembunyikan dan tak mau
membaginya. Anak-anak terutama balita, memang masih sangat sulit berbagi.
Ia akan menangis atau mengamuk jika dipaksa untuk berbagi, terutama jika hal yang harus dibagi adalah barang atau makanan kesukaan. Emosinya belum matang dan ia masih perlu
diajarkan. Jangan memaksa apalagi mempermalukannya di depan umum.
" Meneriaki anak balita karena tak mau berbagi mainan atau makanan tak ada gunanya. Hanya akan membuat suasana makin panas dan anak pun tak akan menurut. Ada banyak cara untuk
mengajarkanya berbagi," ujar Betsy Mann, seorang pendidik asal Kanada, seperti dikutip dari Parents.
Berbagi, menurut Mann, bukan sekedar memberi apa yang dimilikinya atau menuruti orangtua. Tapi berbagi juga butuh kematangan sosial, emosi serta kognitifnya. Sehingga, berbagai perlu
dicontohkan dan diajarkan berulang-ulang sehingga anak bisa melakukannya.
" Saat bermain, ibu, ayah atau pengasuh bisa mulai mengajarkan untuk membuat giliran. Misalnya ketika ia memegang bola, mintalah untuk bergantian, bilang saja 'giliran bunda, nanti kakak main lagi setelah bunda', lakukan itu berulang-ulang," kata Mann.
Anak juga perlu melihat contoh, saat di rumah berbagilah makanan kesukaan Anda dengannya. Berikan juga pada orang-orang di rumah. Dengan begitu ia bisa melihat, dengan berbagi
orang-orang di sekitarnya menjadi senang dan bahagia.
" Ada kalanya, anak tak mau sama sekali berbagi. Tak perlu memaksa, tapi jangan lupa jelaskan padanya dengan berbagi ia bisa membuat orang lain tersenyum dan bahagia karenanya," ujar Mann.
Lalu jangan lupa berikan pujian jika si kecil membagi makanan atau meminjamkan mainannya. Bisa berupa ucapan seperti " wah, kakak pinter banget mau kasih adik mainan" . Memberi gambar bintang yang bisa ditempel juga bisa dilakukan.
" Tempel gambar lucu di tangannya seperti penghargaan ketika ia mau berbagi dengan teman atau saudara. Berikan juga pelukan hangat atau jempol Anda untuknya, pasti ia akan sangat gembira menerimanya," ujar Mann.