Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Setelah sekian lama melakukan karantina di rumah, kita mungkin ingin mengajak anak bermain di luar rumah. Sayangnya, anak menolak ketika diajak ke luar rumah.
Seperti seorang ibu yang memiliki anak berusia lima tahun dan merasa bersalah karena si kecil hanya ingin di rumah saja.
" Saya khawatir dia terlalu lama menatap layar, kekurangan vitamin D karena kurang terpapar sinar matahari langsung, saat saya ajak keluar anak malah menolaknya," ungkap ibu tersebut.
Padahal sebelumnya anak rutin bermain di luar rumah. Kalau begitu kenapa anak-anak yang biasanya ingin keluar tetapi sekarang mereka tiba-tiba tak mau?
Consultant clinical psychologist, Emma Citron, mengatakan kita perlu mengingat bahwa anak-anak tidak terbiasa menghabiskan banyak waktu di rumah.
" Ingat mereka sama dengan orang dewasa - bisa sangat sulit untuk memotivasi diri kita sendiri, dan seharusnya tidak mengejutkan bahwa anak-anak juga mengalami hal yang sama, tidak punya motivasi," kata Emma.
© Dream
Secara alami, mereka mungkin kurang termotivasi. Cobalah untuk tidak khawatir. Kondisi ini masih terus berlangsung dan belum tahu sampai kapan.
“ Saya pikir ini tentang mengikuti arus dan menjadi fleksibel sesuai harapan. Jangan memperkenalkan aturan yang kaku, kita dapat menjadi lebih fleksibel daripada biasanya, pada saat seperti ini," ungkap Emma.
© Dream
Berikut adalah tiga cara untuk membujuk anak keluar demi mendapatkan udara segar, apakah itu di halaman belakang atau untuk berjalan kaki atau berolahraga setiap hari.
Perkenalkan 'jam aktif'
Citron mengatakan kita dapat menyarankan jam aktif, atau aktif 40 menit, sekali sehari dan lihat bagaimana anak-anak Anda melakukannya. Bisa dengan menyetel video musik kesukaannya atau tokoh favoritnya.
© Dream
Komunikasi
Tetap berkomunikasi dan jika mereka tidak ingin pergi ke luar, tanyakan mengapa mereka merasa seperti itu. Katakanlah, 'Sayang, aku merasa kadang-kadang sulit untuk pergi, apakah kamu merasakan itu juga?’ Empati penting dan begitu juga berbagi pengalaman dengan anak.
Jangan terlihat gugup
" Jika anak ingin keluar, cobalah untuk tidak terlihat gugup. Jangan bertanya penuh kekhawatiran. Cobalah untuk bersantai dan cari area yang aman dan tak ramai orang.
Laporan Cindy Azari/ Sumber: Huffingtonpost