Biarkan Buah Hati Melihat Orangtuanya Menangis, Alasannya...

Reporter : Mutia Nugraheni
Rabu, 11 April 2018 12:01
Biarkan Buah Hati Melihat Orangtuanya Menangis, Alasannya...
Justru dengan melihat kondisi yang ada, mereka akan belajar banyak hal.

Dream - Perilaku meniru kerap kali dilakukan anak terutama balita. Sebagai orangtua kita memang harus berhati-hati bersikap dan berbicara karena anak-anak merupakan peniru yang sangat ulung.

Namun ada hal-hal yang tak perlu ditutupi dari anak. Justru dengan melihat kondisi yang ada, mereka akan belajar banyak hal. Apa saja hal tersebut?

Menangis
Dalam beberapa momen tertentu, seperti terharu, sedih, orangtua pasti tak bisa menahan emosi di depan anak. Tak perlu bersembunyi dari anak saat menangis.

" Anak-anak akan tahu kalau semua orang bisa menangis, tak masalah untuk mengeluarkan emosi. Justru dengan orangtua menangis di depan anak menunjukkan pada mereka, hal yang sangat normal dan manusiawi, tak perlu ada yang ditutupi," ujar Susan Stiffelman, penulis buku Parenting With Presence: Practices for Raising Conscious, Confident, Caring Kids.

Kerja keras
Biarkan juga si kecil melihat orangtuanya bekerja keras. Mereka akan melihat sendiri orangtuanya menjalani proses yang begitu sulit dan panjang hingga mendapatkan apa yang diinginkan.

" Ketika orangtua sedang bekerja keras, lelah, jatuh dan berusaha lagi, anak akan melihat dengan mata kepalanya sendiri. Ini semacam pelajaran yang tak akan mereka dapatkan dibangku sekolah, justru akan sangat baik jika didapatkan dari orangtuanya," ujar Stiffelman.

Membuat anggaran
Untuk anak-anak yang sudah di usia sekolah dasar, libatkan mereka dalam mengatur keuangan keluarga. Seperti membuat anggaran dan perencanaan belanja. Menulis keperluannya yang harus dibeli.

" Banyak anak yang tak memiliki skill keuangan yang mumpuni, ketika dewasa dan jauh dari orangtua, mereka kebingungan. Untuk itu sedari kecil libatkan anak dalam membuat anggaran keluarga. Jangan beranggapan urusan uang adalah urusan orangtua, tapi lebih baik urusan semua anggota keluarga," kata Stiffelman.

Sumber: Parents

Beri Komentar