Bikin Haru, Ayah Keliling Gendong Putranya yang Berhasil Hafal Alquran

Reporter : Mutia Nugraheni
Rabu, 22 Juni 2022 08:12
Bikin Haru, Ayah Keliling Gendong Putranya yang Berhasil Hafal Alquran
Banyak yang iri sekaligus mendoakan ayah dan anak ini.

Dream - Sebuah kebanggaan tak terkira bagi orangtua saat memiliki anak yang menjadi seorang penghafal Alquran. Kelak di akhirat, Allah SWT menjanjikan anak penghafal Alquran bisa membawa orangtua dan keluarganya masuk surga.

Luapan bangga dan kebahagiaan seorang ayah karena anaknya menjadi seorang penghafal Alquran, diabadikan di akun TikTok @achru97. Dalam video tampak ayah yang dengan sengaja menggendong putranya yang sudah remaja.

depresi-220816t.html" id="link-box-terkait-1" data-position="1">Mona dan Indra Brasco Ungkap Awal Ketahui Putrinya Mengalami Depresi

Ayah tersebut dengan girangnya menggendong sang anak walau berat keliling lapangan. Hal itu lantaran anaknya sudah menjadi Hafiz atau hafal 30 juz dalam Alquran.

1 dari 5 halaman

Sambil Menangis Bahagia

Penuh haru, sambil menitikkan air mata ayah tersebut terus keliling lapangan menggendong putranya itu. Sang anak memeluk erat ayahnya sambil tersenyum dan juga menangis bahagia.

Ayah dan anak© TikTok @achru97

Ekspresi sang ayah menggendong anaknya keliling lapangan saat tahu putranya sukses jadi Hafiz, juga membuat haru orang di sekitarnya. Dari kolom komentar diketahui kalau ayah dan anak ini tinggal di Kudus, Jawa Tengah.

2 dari 5 halaman

Komentar dan Videonya

Komentar pun bermunculan. Seperti dari salah satu akun yang menulis " Surga dan mahkota sudah di gengaman" .

Akun lainnya menulis " Ya Allah sampai menetes air mataku semoga anak2 dan cucuku bisa hafidz Alquran" .

" Tiket masuk surga asli.. gak semua org punya, MasyaaAllah," ungkap salah satu akun. Lihat videonya di sini dan di sini.

3 dari 5 halaman

Ingat Ayah Bunda, Ini Ciri Anak Penyejuk Hati Orangtua dalam Islam

Dream - Hadirnya buah hati dalam keluarga tentunya memunculkan banyak kebahagiaan dan pengharapan. Orangtua pun dianjurkan untuk mengasuh anak-anaknya agar memiliki akhlak yang baik dan menjadi penyejuk hati atau qurratu a’yun.

Dikutip dari Bincangmuslimah.com, dalam kamus al-Munawwir, qurratu a’yun bermakna buah hati, biji mata, kesayangan dan kekasih. Berasal dari kata al-Qurra yaitu kedinginan, kesejukan, dan al-ainu yang bermakna mata. Juga bermakna penyejuk hati, pelipur lara dan sumber kegembiraan bagi kedua orangtua. Sebagaimana telah Allah jelaskan dalam Qs. al-Furqan [25]: 74.

Al Furqan  ayat 25© Bincang Muslimah

" Dan orang orang yang berkata: Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa”.

Ayat tersebut menjelaskan bahwa qurratu a’yun merupakan doa dan harapan yang dipanjatkan oleh semua orangtua agar keturunannya/anak-anaknya menjadi penyambung kebaikan dan ketakwaan dari orangtuanya. Lalu apa ciri-ciri anak yang qurratu a’yun?

 

4 dari 5 halaman

Saleh dan saleha

Ciri-ciri dari nikmat qurratu a’yun adalah saleh dan saleha. Semua pasangan suami dan istri sangat mengharapkan anak-anaknya menjadi anak yang baik. Keturunan yang saleh dan saleha akan menjadi tabungan pahala bagi kedua orangtuanya kelak. Tidak ada orangtua yang berdoa keburukan untuk anak-anaknya.

Anak yang taat beribadah
Salat merupakan amalan yang akan dihisab oleh Allah SWT di yaumul hisab kelak. Jika dalam keluarga taat beribadah kepada Allah SWT, maka akan diberikan keselamatan dunia akhirat. Sebagaimana dalam Qs. Ibrahim ayat 40 “ Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat”. Nabi Ibrahim sangat berharap pada Allah swt agar mengabulkan doanya dan meminta ampun bagi dirinya dan kedua orangtuanya serta orang-orang beriman.

 

5 dari 5 halaman

Mencintai Allah dan Rasulullah

Rasa cinta pada Allah SWT merupakan cinta yang paling tinggi. Selain itu juga bentuk rasa syukur yang paling indah dari seorang hamba kepada pencipta-Nya. Tidak ada gunanya berharap dengan sesama makhluk, karena akan menciptakan kesedihan.

Selain rasa cinta pada Allah, cinta kepada Rasulullah merupakan pondasi keislaman. Kenalkan sosok Rasulullah pada anak yang merupakan suri tauladan sepanjang masa. Seperti mengajak anak-anak bersalawat, menceritakan kisah-kisah sahabat Rasulullah dan sebagainya.

Selengkapnya baca di sini.

Beri Komentar