Mendengkur Saat Hamil Bisa Jadi Pertanda Buruk?

Reporter : Mutia Nugraheni
Senin, 21 Januari 2019 18:07
Mendengkur Saat Hamil Bisa Jadi Pertanda Buruk?
Banyak perempuan yang tidak mendengkur di masa lalu mulai mendengkur selama kehamilan.

Dream - Beberapa ibu mengeluhkan kalau muncul kecenderungan mendengkur saat hamil besar. Terutama ketika memasuki trimester tiga atau di bulan akhir kehamilan.

Padahal sebelum hamil, tak pernah mendengkur. Rupanya hal ini bisa jadi pertanda buruk. Sebuah penelitian tim dari University of Michigan, Amerika Serikat, menganalisis 1.673 wanita hamil di trimester ketiga.

Sebanyak 35% di antaranya mendengkur saat hamil. Para peneliti meninjau rekam medis mereka saat persalinan. Ditemukan, ibu yang mendengkur tiga malam atau lebih dalam seminggu memiliki risiko lebih tinggi terhadap hasil kelahiran yang buruk, termasuk kelahiran melalui operasi caesar dan melahirkan bayi yang lebih kecil.

" Banyak perempuan yang tidak mendengkur di masa lalu mulai mendengkur selama kehamilan. Hal ini kemungkinan karena kenaikan berat badan, retensi cairan, dan perubahan kadar hormon," kata salah satu peneliti, Louise M. O'Brien, PhD, MS, profesor di Pusat Gangguan Tidur Universitas Michigan, seperti dikutip dari Prevention.

Pendengkur kronis (ibu yang mendengkur sebelum dan selama kehamilan) dua pertiga lebih mungkin untuk memiliki bayi yang lahir di bawah persepuluh persentil berat dan dua kali lebih mungkin membutuhkan operasi caesar, dibandingkan dengan yang tidak mendengkur.

Mengapa bisa terjadi? Pada orang dewasa yang tidak hamil, mendengkur dan apnea tidur obstruktif menyebabkan peradangan yang dapat berbahaya bagi sistem kardiovaskular.

" Meskipun belum banyak data dalam kehamilan, kami berpikir bahwa dengkuran menyebabkan peradangan yang mengubah pembuluh darah yang menuju plasenta. Bisa jadi, hasil akhirnya adalah lebih sedikit darah dan nutrisi yang didapat bayi, menghasilkan lebih sedikit pertumbuhan," kata O'Brien.

Ia menekankan bahwa temuannya itu bukan untuk memunculkan kepanikan. Namun para ibu agar lebih menerapkan gaya hidup sehat saat hamil.

" Sama seperti dokter dan bidan menyarankan makan sehat dan berolahraga dalam kehamilan, penting diketahui bahwa tidur yang sehat juga penting tidak hanya untuk kesehatan ibu tetapi juga untuk bayi," ungkapnya.

Untuk menghindari mendengkur selama kehamilan, dr. O'Brien menyarankan untuk tidur miring atau tidur dengan bantal lebih tinggi. Jika ibu mendengkur lebih dari tiga malam dalam seminggu, lalu tekanan darah cukup tinggi, dan kadang-kadang terbangun dengan perasaan seperti tersengal-sengal, segera konsultasikan dengan dokter.
 

Beri Komentar