Nasib 13 Anak yang Disekap Orangtua Sendiri Selama 3 Tahun

Reporter : Mutia Nugraheni
Kamis, 1 Maret 2018 14:04
Nasib 13 Anak yang Disekap Orangtua Sendiri Selama 3 Tahun
Kedua orangtua diseret pengadilan dan menghadapi tuntutan seumur hidup, lalu anak-anaknya terpaksa terpisah.

Dream - Kabar mengerikan muncul dari kediaman keluarga Turpin di Los Angeles beberapa waktu lalu. Pasangan David Turpin (57) dan Louise Turpin (49) menyekap 13 anaknya di dalam rumah mereka hingga mereka mengalami depresi, masalah mental, kekurangan gizi dan kondisi kesehatan yang mengenaskan.

Hal tersebut terkuak setelah salah satu anaknya melarikan diri dari rumah dan meminta pertolongan kepolisian. Kini David dan Louise menghadapi proses hukum di pengadilan. Banyak yang penasaran bagaimana nasib 13 anak keluarga Turpin.

Kini kakak beradik tersebut terpaksa terpisah dalam tiga tempat. Negara mengambil alih hak asuh. Pada 7 anak tertua ditempatkan Corona Regional Medical Centre. Mereka menjalani
pengobatan fisik dan psikis.

Pasalnya saat ditemukan, anak-anak yang dirahasiakan identitasnya itu dalam kondisi kurang gizi akut, tubuhnya penuh luka, dan kulitya sangat pucat. Bahkan salah satunya mengalami luka parah di lengan dan kaki karena dirantai oleh orangtuanya.

Dari 7 anak tersebut, terdiri dari 5 anak perempuan dan dua anak laki-laki, masih sering menangis. Terapi musik diberikan pada mereka. Ternyata anak-anak tersebut memiliki suara yang indah.

Sementara 6 anak lainnya yang masih kecil terpisah terbagi dalam dua keluarga asuh. Ayah ibu mereka menghadapi 12 tuntutan hukum, salah satunya penyiksaan anak. Pasangan ini terancam penjara seumur hidup.

 

1 dari 3 halaman

Kondisi Miris Rumah Orangtua yang Rantai 13 Anak Kandungnya

Kondisi Miris Rumah Orangtua yang Rantai 13 Anak Kandungnya © Dream

Entah apa yang ada di pikiran David (56) dan istrinya Louise Turpin (49), menyekap 13 anak kandungnya selama bertahun-tahun. Pasangan suami istri tersebut tak membolehkan anaknya keluar rumah dan merantai anak-anaknya di tempat tidur.

Kasus ini sedang jadi sorotan di Amerika Serikat. Pasalnya saudara dan orangtua David dan Louise tak mengetahui sama sekali. Begitu juga para tetangga mereka, yang bahkan tak tahu kalau keluarga Turpin memiliki 13 anak.

Kondisi rumah keluarga Turpin, di Perris, California sangat mengerikan. Saat polisi masuk ke rumah, tercium bau busuk yang sangat menyengat. Seluruh tirai rumah tertutup rapat, begitu juga pintu-pintu yang memiliki akses ke luar rumah.

" Dari temuan polisi dan investigator yang kami kirim untuk mencari data, beberapa anak dirantai di tempat tidur mereka. Kondisinya sangat mengenaskan karena kekurangan gizi. Pemeriksaan medis menemukan kalau mereka juga mengalami kerusakan saraf akibat siksaan selama bertahun-tahun," ujar Mike Hestrin, Jaksa Wilayah Riverside County, seperti dikutip dari BBC.

2 dari 3 halaman

Karpet Penuh Bercak Darah

Karpet Penuh Bercak Darah © Dream

Tampak karpet di rumah sangat kotor dan penuh noda kecokelatan, seperti darah dan kotoran yang sudah mengering. Pada bagian pintunya juga terdapat seperti bekas cakaran atau garukan, yang ternyata diketahui dilakukan oleh anak-anak keluarga Turpin saat mereka di dalam kamar dan tak boleh keluar.

Tumpukan barang-barang lama, seperti kardus popok, mainan bayi, koper juga terlihat tak beraturan dalam rumah. Polisi setempat rumah tersebut bukan seperti rumah keluarga pada umumnya namun justru seperti tempat penyekapan dan penyiksaan.

" David dan Louise Turpin juga seringkali memukul anaknya, mereka hanya diperbolehkan makan satu kali sehari, lalu mandi satu kali dalam setahun. Lalu merantainya agar tak ada yang kabur, bagi kami ini adalah penyiksaan," ungkap Hestrin.

3 dari 3 halaman

Penyiksaan Diperkirakan Terjadi Selama 3 Tahun

Penyiksaan Diperkirakan Terjadi Selama 3 Tahun © Dream

Keluarga Turpin tinggal di Perris, California sejak 2014. Diperkirakan penyekapan dan penyiksaan terhadap anak-anak mereka sudah berlangsung selama 3 tahun.

Usia anak yang ada di dalam rumah mulai dari 2 tahun hingga 29 tahun. Terbongkarnya 'rumah penyiksaan' keluarga Turpin saat salah satu anak perempuan mereka yang berusia 17 tahun berhasil kabur dari jendela rumah.

Dengan menggunakan telepon, ia menghubungi kantor Sherrif dan meminta pertolongan. Polisi datang dan menemukan anak-anak keluarga Turpin dalam kondisi yang sangat mengenaskan.

Penyebab pasanga Turpin menyekap anak-anaknya diketahui mereka menjalani aliran kepercayaan tertentu secara ekstrem.

Beri Komentar