Pilih Permainan Sensorik yang Merangsang Perkembangan Si Kecil

Reporter : Mutia Nugraheni
Rabu, 1 Maret 2017 09:02
Pilih Permainan Sensorik yang Merangsang Perkembangan Si Kecil
Anak-anak akan belajar keterampilan penting seperti memecahkan masalah dan berpikir kreatif.

Dream - Permainan sensorik bisa menciptakan kesenangan dan pengalaman belajar yang kreatif untuk buah hati. Anak-anak akan belajar keterampilan penting seperti memecahkan masalah
dan berpikir kreatif.

Caranya, dengan memanfaatkan benda-benda yang ada di rumah. Justru dengan memanfaatkan barang yang selalu digunakannya anak akan lebih mengerti. Permainan ini punya efek dahsyat bagi kemampuan kognitif, linguistik dan sosial anak.

Cobalah buat permainan-permainan berikut yang bisa merangsang kemampuan dasar anak. Ingat, kuncinya adalah gunakan barang yang ada di rumah, beri contoh dan temani saat bermain.

1. Merangsang kemampuan linguistik
Ketika anak-anak diberikan barang-barang untuk bermain, mereka belajar mengetahui makna dari sebuah kata baru. Contohnya " keras" . Anak akan tahu artinya dan mungkin akan
mengambil benda yang teksturnya keras tanpa berpikir banyak. Mungkin kata tersebut sulit untuk diartikan oleh anak-anak, tapi anak dapat mengetahui maksudnya.

Kumpulkan benda-benda di rumah beragam tekstur, keras, lembek, lunak, lembut. Biarkan anak memilih barang sesuai instruksi tekstur yang diberikan oleh Anda. Ajarkan mana benda yang keras, kasar, lembek, lembut.

2. Membangun kemampuan kognitif
Apakah pernah menyuruh buah hati membangun sesuatu dari balok-balok kayu? Kalau belum, cobalah. Karena hasilnya sangat menakjubkan. Hal itu mengajarkan mereka untuk
membuat keputusan, memecahkan masalah, dan berpikir kreatif ketika memiliki kesempatan. Tak perlu produk balok yang mahal, bisa juga manfaatkan tumpukan boks bekas di rumah.

3. Mendorong bersosialisasi
Permainan sensorik mendorong anak untuk berkerjasama. Mereka bisa membangun koneksi, mengembangkan kemampuan berbicaranya, belajar bergiliran, mengekspresikan diri, dan
berkolaborasi dengan yang lain.

Saat di rumah, coba buat antrian mengambil minum atau makan. Libatkan ayah, sepupu atau kakek dan nenek. Mintalah mereka membuat antrian saat mengambil cemilan atau makanan.

4. Untuk kesehatan fisik
Semua anak berkembang dengan caranya sendiri. Ada yang bergerak cepat, ada juga yang bergerak lambat. Permainan sensorik adalah cara yang tepat untuk mengembangkan kemampuan motoriknya. Lompat kodok, main bola, atau berjalan mengikuti garis akan sangat seru dan melatih fisiknya.

Jangan lupa untuk sering-sering mengajaknya main di luar rumah dan bertemu dengan banyak teman sebayanya. Hal ini akan sangat berdampak positif pada perkembangan kognitif dan sosialnya.


Laporan Gemma Fitri Purbaya

 

Sumber: Momtastic

 

Beri Komentar