Ibu Hamil Mengonsumsi Suplemen (Foto: Shutterstock)
Dream - Asupan nutrisi saat hamil harus diperhatikan secara cermat. Hal ini demi menjaga stamina ibu dan mendukung perkembangan serta pertumbuhan janin secara maksimal.
Makanan yang dikonsumsi sehari-hari seringkali tak mampu memenuhi kebutuhan nutrisi ibu hamil. Untuk itu, ibu perlu mengonsumsi suplemen atau vitamin tambahan secara rutin.
Banyak yang mengira suplemen kehamilan sebaiknya dikonsumsi di usia awal kehamilan. Rupanya, hal tersebut tak sepenuhnya benar. Jauh lebih baik jika suplemen tertentu dikonsumsi sebelum kehamilan terjadi atau ketika kehamilan masih direncanakan.
" Tiga bulan sebelum berusaha hamil, sebaiknya konsumsi vitamin. Sel telur akan mulai proses pematangan tiga bulan sebelum siap dibuahi, sangat penting untuk mengonsumsi suplemen agar sel telur yang dibuahi memiliki kualitas yang baik," ujar Robert Greene, seorang dokter kandungan.
Banyak ibu yang mengandalkan resep dokter untuk mengonsumsi vitamin kehamilan. Namun jika belum sempat memeriksakan diri, dan hasil testpack positif, segeralah konsumsi suplemen tambahan.
" Neural tube defects yaitu cacat bawaan pada otak, tulang belakang, atau sumsum tulang belakang cenderung terjadi pada bulan pertama kehamilan, salah satu mencegahnya dengan mengonsumsi nutri secara optimal. Jangan menunggu resep dokter jika sudah tahu tengah berbadan dua untuk mengonsumsi asam folat tambahan," ungkap Greene.
Ada tiga suplemen dan vitamin tambahan yang sangat penting dikonsumsi ibu hamil. Yaitu asam folat, zat besi dan kalsium. Asam folat untuk mencegah cacat bawaan dan membantu perkembangan otak bayi.
Sementara suplemen zat besi untuk membantu asupan oksigen dari ibu ke bayi lebih lancar dan mencegah ibu mengalami anemia. Suplemen kalsium sangat dibutuhkan untuk pembentukan tulang bayi dan mencegah keropos tulang pada ibu di kemudian hari.