Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Dream - Nama Indra Rudiansyah baru-baru ini tengah jadi perbincangan hangat. Hal itu tak lain lantaran pelajar asal Bandung tersebut terlibat dalam tim Sarah Gilbert si penemu vaksin AstraZeneca.
Seperti diketahui, Sarah Gilbert yang seorang ahli vaksin Inggris dan Profesor Vaksinologi di University of Oxford bersama sejumlah rekannya berjasa pada kemanusiaan dengan menciptakan AstraZeneca, vaksin Covid-19 yang dipakai di berbagai negara.
Rupanya ada andil anak bangsa Indonesia dalam riset yang dilakukan di Universitas Oxford, Inggris ini. Indra Rudiansyah, mahasiswa asal Indonesia yang tengah menempuh pendidikan di Universitas Oxford ini tergabung dalam tim Jenner Institute pimpinan Sarah. Penasaran seperti apa sosok Indra Rudiansyah? Simak potretnya berikut ini!
Inilah sosok Indra Rudiansyah, salah satu anggota tim penemu vaksin AstraZeneca. (foto: Facebook/Indra Rudiansyah)
Hak Cipta foto: Facebook/Indra RudiansyahAdvertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya