Cuci Kemasan Makanan Kaleng Sebelum Dibuka, Ini Alasannya

Reporter : Mutia Nugraheni
Selasa, 15 September 2020 19:36
Cuci Kemasan Makanan Kaleng Sebelum Dibuka, Ini Alasannya
Pastikan selalu mencuci bagian atas atau tutupnya sebelum dibuka.

Dream - Makanan kaleng dalam situasi pandemi seperti sekarang jadi andalan banyak orang. Tahan lama, mudah disimpan dan memiliki rasa yang cukup nikmat. Tinggal ditambahkan sedikit bumbu dan bahan segar, hidangan pun tersaji sempurna.

Mulai dari daging, ikan, jamur, hingga gudeg kini dikemas dalam kaleng. Sangat memudahkan kita jika tak bisa keluar rumah untuk berbelanja selama PSBB. Sahabat Dream juga menyetok cukup banyak makanan kaleng?

Pastikan selalu mencuci bagian atas atau tutupnya sebelum dibuka. Mengapa? Berikut empat alasannya.

1. Kaleng mungkin telah dikencingi binatang
Urine hewan dapat menjadi salah satu sumber penularan berbagai penyakit, salah satunya adalah leptospirosis. Ini adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri yang dapat ditemukan dalam urine hewan seperti tikus dan tikus. Leptospirosis ditularkan melalui kontak langsung dengan bakteri.

Beberapa gejalanya termasuk demam, sakit kepala, nyeri otot, dan rasa tidak enak badan secara umum, dan bahkan dapat menjadi lebih parah dan pada akhirnya mengarah ke bentuk penyakit yang lebih serius.

 

 

1 dari 6 halaman

2. Terkontaminasi Debu

Makanan kaleng© Shutterstock

Tidak disarankan mengonsumsi makanan yang mengandung debu, karena menurut Pan American Health Organization, komponen ini bisa terkontaminasi mikroorganisme pemicu penyakit. Misalnya, bakteri Bacillus cereus dapat menyebabkan diare, kram perut, bahkan muntah jika ditemukan pada manusia.

 

 

 

 

 

 

2 dari 6 halaman

3. Telur kecoa

Makanan kaleng© Pixabay

Kecoa merupakan penyebar penyakit seperti disentri, gastroenteritis, diare, tifus, gangren, dan kusta. Cara terbaik untuk menghindarinya adalah dengan mencuci kaleng dengan sabun dan air sebelum membukanya.

 

3 dari 6 halaman

4. Jejak hewan atau serangga bisa jatuh ke makanan

Cara Mudah Membuka Makanan Kaleng Tanpa Alat Pembuka© MEN


Tutup kaleng mungkin berisi jejak kecil serangga seperti lalat, laba-laba, atau kecoak. Jika tidak membersihkan tutupnya, berisiko membuat hewan kecil jatuh ke dalam makanan dan mencemari seluruh makanan.

4 dari 6 halaman

Ini yang Terjadi Saat Lalat Hinggap di Makanan

Dream - Menyantap makanan tidak lagi menyenangkan ketika ada lalat yang beterbangan di sekitarmu. Tidak hanya mengganggu, banyak yang mengatakan bahwa lalat bisa membahayakan kesehatan ketika hinggap di makananmu.

Mau tidak mau, kamu harus mengusir lalat setiap ingin menyantap makanan. Tapi, apa sebenarnya yang terjadi ketika lalat hinggap di makananmu?

Dilansir dari Cosmopolitan.com, lalat akan mengeksplorasi makananmu ketika hinggap di atasnya. Lalu, lalat akan mengeluarkan saliva atau cairan yang dapat menghaluskan makanan.


 

5 dari 6 halaman

Lalat Tak Punya Gigi?

Cairan tersebut dikeluarkan agar makanan tersebut lebih mudah untuk dicerna oleh lalat. Lalat diklaim tidak memiliki gigi sehingga mereka perlu menghaluskannya terlebih dulu agar bisa dihisap.

Lalat hanya membutuhkan waktu beberapa detik atau menit untuk hinggap di atas makananmu. Mereka juga bisa membuang kotoran ketika hinggap di atas makanan.

Minuman Dihinggapi Lalat© Shutterstock.com
Ada beberapa alasan yang membuat makananmu harus disingkirkan ketika dihinggapi lalat. Selain makanan, lalat juga hinggap di berbagai permukaan, seperti toilet, tanah maupun sampah.

6 dari 6 halaman

Ada 200 Patogen Dibawa Lalat

Tentunya, makanan bisa terkontaminasi oleh hal-hal yang bisa mengganggu pencernaan. Selain itu, lalat bisa membawa bakteri pada kaki, sayap atau mulutnya.

Penelitian pun mengidentifikasi keberadaan lebih dari 200 patogen yang dibawa oleh lalat di rumahmu. Lalat juga diklaim dapat membawa penyakit seperti anthrax, memicu konjungtivitis, disentri serta demam tifoid atau tifus.

Jadi, perhatikan makananmu ketika ingin mengonsumsi sesuatu. Jangan ragu untuk menghindari makanan yang telah dihinggapi lalat.

(Sumber: Cosmopolitan)

Beri Komentar