Kepincut Pedasnya Nasi Naga Khas Kediri

Reporter : Mutia Nugraheni
Minggu, 24 Maret 2019 06:01
Kepincut Pedasnya Nasi Naga Khas Kediri
Nasi ini berisi nasi putih hangat, ikan wader yang digoreng kering dan kikil dengan bumbu pedas.

Dream - Kediri, Jawa Timur, rupanya memiliki nasi khas yang wajib dicicipi. Terutama bagi para pecinta kuliner lokal. Nasi tersebut bernama Nasi Naga. Isiannya meskipun terdengar sederhana tapi membuat banyak orang tergila-gila dengan rasanya.

Nasi ini berisi nasi putih hangat, ikan wader yang digoreng kering dan kikil dengan bumbu pedas. Semuanya disajikan dalam cowek (piring yang terbuat dari batu bata merah) yang di atasnya dilapisi daun pisang.

Sebagai pelengkap juga disajikan mentimun dan kemangi atau lalapan. Nasi yang masih panas, plus tambahan sambal pendamping membuat sego nogo menjadi salah satu masakan favorit pecinta kuliner yang doyan masakan pedas.

" Dinamakan sego nogo (nasi naga) dikarenakan sambal dan bumbu pedasnya sangat terasa di lidah. Untuk satu kali masakan daging kikil sapi saya bisa menghabiskan 22 cabai," tutur salah satu pemilik warung Nasi Naga, Surini (45), yang cukup laris, saat ditemui Liputan6.com, beberapa waktu lalu.

1 dari 1 halaman

Kedai Garudha Raja

Kuliner nasi naga (sego nogo) dapat dijumpai di  beralamat di jalan Kelurahan Bandar Ngalim Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri. Lokasi tepatnya berada di bawah samping jembatan, di atas bantaran Sungai Brantas.

 Warung Garudha Raja© Liputan6.com

 

Lokasinya yang teduh, banyak para pengunjung yang memilih makan di posisi bawah jembatan sambil mendengarkan suara gemericik air sungai Brantas. Warung nasi Garudha Raja sudah ada sejak 16 tahun yang lalu. Surini menceritakan warung usahanya ini dirintis bersama suaminya, Julianto (48).

Di sini para pengunjung disajikan menu makan dengan harga yang bervariatif. Jika uang di kantong pas-pasan pengunjung dapat memilih menu ikan wader goreng plus sambal dan nasi yang harganya tidak terlalu menguras kantong, hanya Rp13 ribu.

Sebaliknya, jika ingin membeli nasi naga (sego nogo) dengan kombinasi ikan wader goreng plus daging kikil sapi cukup membayar Rp17 ribu. Karena banyaknya jumlah pelanggan yang datang, Surini mengaku setiap harinya ia bisa menghabiskan 10 kg beras, 6 kilo ikan wader, dan 4 kilo daging kikil sapi.

" Pada umumnya yang datang ke sini kebanyakan pecinta kuliner yang suka selera masakan pedas. Kebetulan sego nogo ini kan bumbu cabainya sangat pedas," imbuhnya.

Tidak hanya menyajikan menu nasi naga di sini juga menjual segala macam menu masakan botok. Masakan botok yang ditawarkan di antaranya botok ikan patin, botok ikan kutuk, dan botok ikan nila yang dijual harganya bervariasi sekitar Rp12 ribu hingga Rp15 ribu.

Laporan: Dian Kurniawan/ Liputan6.com

Beri Komentar