Simpan Bumbu Dasar dengan Tepat Biar Tak Cepat Basi

Reporter : Mutia Nugraheni
Senin, 21 September 2020 07:12
Simpan Bumbu Dasar dengan Tepat Biar Tak Cepat Basi
Jangan sampai saat ingin digunakan kondisi bumbu basi atau berbau tengik.

Dream - Pandemi membuat kita sebisa mungkin tak sering keluar rumah. Termasuk belanja kebutuhan dapur dan makanan sehari-hari. Untuk menyiasati, Sahabat Dream bisa membuat bumbu dasar yang bisa digunakan kapan pun untuk memasak.

Ada tiga jenis bumbu dasar andalan, yaitu bumbu dasar putih, kuning dan merah. Ketiganya dibuat dalam bentuk basah dan bisa digunakan untuk membuat banyak hidangan. Bila sudah membuatnya, pastikan disimpan dengan tepat.

Jangan sampai saat ingin digunakan kondisi bumbu basi atau berbau tengik. Berikut panduan menyimpan bumbu dasar agar awet dan tak cepat basi.

1. Simpan di dalam wadah kaca
Sebisa mungkin gunakan wadah kaca daripada wadah stoples plastik karena rentan meninggalkan bau dan aromanya menyerap pada bahan plastik. Pilih wadah yang bisa tertutup rapat sehingga tidak mudah terkontaminasi.

 

1 dari 5 halaman

2. Simpan setelah matang
Setelah dihaluskan, tumis dan masak bumbu hingga matang. Jika bumbu disimpan dalam keadaan mentah, tidak akan tahan lama, mudah basi. Jadi untuk membunuh bakteri di dalamnya, masak bumbu hingga matang dan pastikan sudah dingin benar sbelum dikemas dalam wadah tertutup. Boleh disimpan pada suhu ruangan, namun akan lebih baik jika di dalam kulkas.

Resep Baceman Bawang Putih, Masak Jadi Praktis Saat Sahur© MEN

3. Simpan dalam minyak dan garam
Saat menumis, jangan pelit minyak. Akan lebih merata matangnya jika bumbu dimasak dalam minyak agak banyak dan ditambahkan garam. Garam dan minyak berfungsi sebagai pengawat alami bumbu.

 

2 dari 5 halaman

4. Bumbu dasar putih: simpan di bagian kulkas paling depan
Bumbu dasar putih umumnya digunakan untuk tumis atau oseng-oseng, sup, semur, mie goreng, nasi goreng dan rawon. Karena lebih sering digunakan dibandingkan bumbu kuning dan merah. Simpan bumbu putih di area kulkas paling mudah dijangkau.

5. Bumbu dasar kuning: simpan di bagian rak kulkas agak dalam
Bumbu dasar kuning umumnya digunakan untuk bumbu soto, kare, gulai, opor, nasi kuning, atau ungkep ayam. Simpan di bagian kulkas agak dalam jika memang jarang digunakan. Pastikan kulkas memiliki suhu cukup dingin agar bumbu awet.

Bumbu dasar merah© Shutterstock

6. Bumbu dasar merah: simpan di bagian terdalam kulkas
Bumbu dasar merah biasanya untuk memasak berbagai makanan pedas, seperti sambal goreng, rendang, balado, dan sebagainya. Jika jarang digunakan, akan lebih baik jika disimpan di bagian paling dalam kulkas, yang paling dingin.

Laporan Febi Anindya/ Sumber: Fimela

3 dari 5 halaman

Trik Marinasi Daging Biar Bumbu Meresap Kaya Rasa

Dream - Ternyata membumbui daging tidak semudah yang dikira. Bukan hanya sekadar merendam dalam bumbu dan saus tapi ada teknik tertentu yang harus dilakukan agar proses membumbui optimal dan daging terasa lezat.

Sahabat Dream termasuk yang suka mengolah ayam, daging sapi maupun ikan dengan memarinasi atau merendamnya dalam bumbu? Agar mendapatkan rasa yang diinginkan, coba lakukan tiga trik berikut.

© Dream

Haluskan bumbu
Bawang putih, bawang bombay, lada hitam dan berbagai rempah masakan, cenderung lebih menyerap saat dihaluskan. Bisa juga dipanggang baru digeprek. Cara ini akan membuat aroma dan rasanya lebih keluar. Setelah itu baru dicampur dengan perasan lemon atau saus untuk merendam daging, ayam, atau ikan.

4 dari 5 halaman

Diamkan minimal 30 menit

Protein hewani biasanya membutuhkan waktu lebih dari lima menit untuk menyerap semua rasa. Tidak perlu menunggu 24 jam, tetapi sebaiknya diamkan bahan masakan yang dimarinasi selama minimal 30 menit. Bisa juga memarinasi ayam atau daging sapi saat malam, diamkan dalam lemari es, keesokan paginya baru diolah.

Daging© Shutterstock

Bumbu akan lebih meresap dan aromanya juga sedap. Pastikan saja tak menaruh terlalu banyak garam karena akan terlalu asin.

 

5 dari 5 halaman

Porsi untuk sekali masak

Ikan panggang© Shutterstock

Penting juga mempertimbangkan porsi masakan. Lebih baik marinasi bahan masakan sesuai dengan porsi makan satu keluarga dan sekali masak.

Takaran bumbunya akan lebih pas. Tak kurang dan tak berlebihan. Selain itu, merendam bahan mentah bisa menimbulkan pertumbuhan bakteri. Jika terlalu banyak dan disimpan lama, khawatir bisa menimbulkan keracunan.

Sumber: Reader Digest

Beri Komentar