4 Cara Hilangkan Aroma Prengus Daging Kambing

Reporter : Mutia Nugraheni
Selasa, 20 Juli 2021 13:05
4 Cara Hilangkan Aroma Prengus Daging Kambing
Pastikan melakukannya saat mengolah daging kambing.

Dream - Memasak daging kambing di rumah biasanya kita lakukan saat Idul Adha. Untuk mengolahnya ada beberapa trik yang bisa dilakukan agar aroma prengus daging hilang.

Perlu diketahui, lemak dari daging kambing adalah faktor penyebab bau menyengat dari daging kambing.

Jadi, semakin sedikit lemak dagingnya maka semakin kecil juga kemungkinan aromanya akan menyengat. Sebelum memasaknya, pastikan Sahabat Dream telah membersihkan lemak-lemak dan memisahkan dengan daging.

Setelah lemaknya dipisahkan, kamu bisa melakukan cara-cara berikut untuk menghilangkan bau prengusnya. Yuk, simak.

1. Penggaraman
Ini merupakan cara kuno untuk mengawetkan daging atau ikan, tapi juga bisa kamu lakukan untuk mengurangi bau kambing yang cukup menyengat. Cukup garami daging dan biarkan selama sekitar satu jam.

2. Campuran cuka dan garam
Kamu bisa merendamnya dalam air yang sudah dicampuri garam dan cuka. Pastikan kamu juga membilasnya terlebih dahulu sebelum memasak.

3. Menggunakan susu
Kamu bisa menghilangkan bau daging kambing dengan merendamnya ke dalam susu cair selama beberapa jam. Sebelum memasak, tetap jangan lupa untuk membilasnya.

4. Gunakan rempah
Ada cara lain untuk menghilangkan bau menyengat dari daging kambing yakni dengan menutupinya dengan bumbu. Kamu bisa memilih rempah-rempah manis maupun gurih seperti kayu manis, jahe, cengkeh, atau pun lada hitam. Selain itu, perasan lemon dan bawang putih juga bisa mengurangi bau menyengat daging kambing.

Sumber: Diadona.id

1 dari 5 halaman

Oseng Mercon Kambing, Pedasnya Menantang Lidah

Dream - Menyantap hidangan pedas bisa membangkitkan selera makan dalam sekejap. Mungkin Sahabat Dream ingin menikmati menu-menu pedas yang menantang lidah? Bagaimana kalau membuat oseng mercon kambing.

Biasanya, oseng mercon terbuat dari daging sapi. Kali ini mari kita buat dengan bahan berbeda yaitu daging kambing. Rasanya pasti tak kalah nikmat. Berikut resepnya.

Oseng Mercon Kambing, Pedasnya Menantang Lidah© MEN

Bahan:
- 1 kg daging kambing, potong-potong
- 2 batang serai
- 1 batang kayu manis
- 4 butir kapulaga

Bumbu halus:
- 5 siung bawang putih, iris tipis
- 7 siung bawang merah, iris tipis
- 1 buah bawang bombay, potong dadu
- 2 buah tomat, potong dadu kecil
- 5 buah cabai merah keriting
- 10 buah cabai rawit

 

2 dari 5 halaman

Bumbu saus:
- cabai merah dan cabai hijau secukupnya, iris tipis
- 2 sdm saus tiram
- 2 sdm kecap manis
- 1 sdm kecap asin
- 1 sdt minyak wijen
- gula dan garam secukupnya

Cara Membuat:
- Rebus air, jika sudah mendidih masukkan daging kambing beserta serai, kayu manis dan kapulaga. Masak hingga daging empuk
- Tiriskan dan potong-potong jika potongannya terlalu besar
- Tumis bumbu halus hingga matang, masukkan daging kambing. Aduk rata, tuang air secukupnya masak dan hingga mendidih
- Masukkan semua bumbu saus, aduk rata dan masak hingga bumbu meresap
- Sajikan oseng mercon daging kambing selagi hangat

Sumber: Fimela

3 dari 5 halaman

Sirdan, Torpedo Kambing Khas Turki Disajikan Utuh

Dream - Olahan kambing di Indonesia sangat beragam. Bukan hanya dagingnya saja yang dimasak jadi hidangan nikmat tapi juga bagian tubuh lainnya. Mulai dari otak, pipi, telinga, kaki, hingga torpedo atau bagian intimnya.

Biasanya di Indonesia, torpedo disajikan dalam bentuk irisan dan cukup disukai kaum adam. Hal ini lantaran mitos kalau mengonsumsi torpedo bisa meningkatkan 'kekuatan' di ranjang.

Sirdan© Instagram Kokorec

Rupanya, torpedo kambing juga jadi menu favorit di Turki. Di negeri cantik ini menu torpedo kambing bernama Sirdan. Sirdan di Turki disajikan dalam kondisi utuh dalam kuah kaldu.

Untuk menggugah selera, Sirdan dimasak dengan cara direbus dengan rempah-rempah khas Timur Tengah. Seperti juga di Indonesia, menu torpedo ini sangat digemari oleh kaum pria Turki karena khasiatnya yang dipercaya bisa meningkatakan vitalitas pria.

Menu ini berasal dari daerah Ardana. Disajikan dengan nasi berbumbu rempah dan irisan bawang merah. Mau mencobanya, Sahabat Dream?

Sumber: Diadona.id

4 dari 5 halaman

Penderita Darah Tinggi, Ini Cara Aman Makan Kambing

Dream - Hari raya Idul Adha identik dengan hidangan daging kambing. Segala macam olahan kambing biasanya tersaji di meja makan. Bagi penderita darah tinggi, mungkin takut untuk mengonsumsinya.

Hal ini karena ada anggapan makan kambing bisa meningkatkan level tekanan darah. Ternyata anggapan itu kurang tepat. Dikutip dari KlikDokter, berbagai studi ilmiah membuktikan bahwa daging kambing dan tekanan darah tidak memiliki hubungan yang saling mempengaruhi.

Salah satu studi yang membuktikannya adalah sebuah penelitian di India yang dipublikasikan oleh Pubmed Central pada 2014. Dalam studi tersebut, peneliti membandingkan antara orang yang jarang makan daging, orang yang sering makan daging kambing, dan orang yang sering makan daging ayam. Hasilnya, sering mengonsumsi daging kambing maupun ayam tidak menyebabkan tekanan darah naik.

Fakta yang benar adalah daging kambing mengandung sejumlah kolesterol di dalamnya yang efeknya bisa berdampak pada kenaikan kolesterol dan bisa memicu komplikasi. Beberapa ahli menyarankan untuk membatasi konsumsi semua daging merah, termasuk daging kambing, tak lebih dari 90 gram per hari.

 

5 dari 5 halaman

Daging kambing juga mengandung zat bermanfaat bagi tubuh. Seperti protein yang bermanfaat untuk menjaga daya tahan tubuh, kalsium untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi, serta zat besi yang diperlukan sebagai bahan pembentuk sel darah merah.

Nah, agar manfaat tersebut benar-benar dirasakan, daging kambing harus diolah dengan cara yang benar. Hindari memasak daging kambing dengan suhu terlalu tinggi (di atas 250?C), karena dapat merusak kandungan gizi yang ada di dalamnya. Ini berarti, daging kambing sebaiknya tidak dibakar, digoreng, atau dipanggang.

Semur Kambing© Shutterstock

Cara memasak daging kambing yang paling baik adalah dengan merebus atau mengukusnya. Namun, agar kandungan kolesterol di dalam daging kambing tidak bertambah, sebaiknya jangan gunakan santan saat proses pengolahannya. Banyak resep sehat yang dapat Anda kombinasikan dengan rebusan daging kambing. Misalnya, menjadikannya rawon, sup, atau semur.

 

Beri Komentar