Dream – Gatot Brajamusti batal diperiksa penyidik Polda Metro Jaya pada Jumat pekan lalu karena kelelahan setelah diterbangkan dari Nusa Tenggara Barat. Sehingga, pria yang karib disapa dengan nama Aa Gatot ini baru diperiksa hari ini, Senin 24 Oktober 2016.
“ Pemeriksaan Aa Gatot pada hari Senin berkordinasi pihak penasihat hukum,” kata Kanit IV Subdit Resmob Polda Metro Jaya, Kompol Teuku Arsya Khadafi, di Jakarta.
Menurut Arsya, selama di Mapolda Metro Jaya, Gatot diperiksa terkait kasus kepemilikan senjata api, kepemilikan hewan langka, dan dugaan pelecehan seksual.
“ Kami akan upayakan secepatnya. Proses di sini selesi kami akan kembalikan ke Nusa Tenggara Barat,” ucap Arsya.
© Dream
Pengacara Gatot, Ahmad Rifai, mengatakan, kliennya memang harus beristirahat. Pemeriksaan harus dilakukan saat kliennya dalam kondisi sehat.
“ Ini untuk mencari kebenarannya sendiri. Tidak mungkin Aa Gatot diperiksa karena capek. Pemeriksaan harus sehat, perjalanan jauh dan capek,” ujar Rifai.
“ Kalau diperiksa capek gak akan maksimal. Demi kebaikan bersama, untuk menjaga proses hukum. Karena kasus ini tidak satu saja, ada pelecehan seksual dan lain lain. Itu harus diproses mumpung ada di sini,” imbuh Rifai.
Advertisement
Refuse Derived Fuel (RDF), Saat Sampah Jadi Bahan Bakar Alternatif

Perusahaan Milik Orang Terkaya Indonesia Bakal Rekrut 1.000 Pegawai Baru

Sempat Terpeleset 20 Menit, IHSG Bergerak Menguat di Paruh Pertama Perdagangan

Sosok 2 Orang Terkaya Indonesia yang Masuk Wantimpres Presiden Prabowo

Sederet Alasan untuk Investasi Emas 'Hijau'


5 Cara Membantu Tubuh Mengeluarkan Mikroplastik, Bisa Dimulai dari Konsumsi Makanan Bergizi

Alkimia: Ilmu Kuno yang Dipelajari Berabad-Abad, Adakah Hubungannya dengan Kimia Modern?

Teh Panas atau Es, Mana yang Lebih Banyak Mengandung Antioksidan?

Benarkah Uang Bisa Membeli Kebahagiaan? Studi Ungkap Jawabannya Tak Sesederhana Itu

Pengeluaran Rp1,65 Juta, BPS Bongkar Uang WNI Menguap Kemana Saja

Refuse Derived Fuel (RDF), Saat Sampah Jadi Bahan Bakar Alternatif

Perusahaan Milik Orang Terkaya Indonesia Bakal Rekrut 1.000 Pegawai Baru