Bencana Kabut Asap, Zaskia Sungkar Kumpulkan `Sejuta Oksigen`

Reporter : Amrikh Palupi
Selasa, 13 Oktober 2015 19:03
Bencana Kabut Asap, Zaskia Sungkar Kumpulkan `Sejuta Oksigen`
Zaskia Sungkar mengumpulkan sejuta oksigen untuk korban asap di daerah terpencil pulau Sumatra dan Kalimantan. Menurut Zaskia kegiatan ini bentuk kepedulian terhadap sesama.

Dream - Bencana kabut asap yang menyerang beberapa daerah di Indonesia mengetuk hati hampir semua kalangan. Zaskia Sungkar salah satunya.

Desainer busana muslimah sekaligus penyanyi ini baru saja ikut serta dalam kegiatan sosial. Istri dari aktor Irwansyah ini mengumpulkan sejuta oksigen untuk korban asap di daerah terpencil pulau Sumatra dan Kalimantan.

Wanita yang akrab disapa Kia ini mengaku sudah lama tergabung dalam Yayasan sosial bernama 'Rumah Pandai' yang diketuai Kanaya Tabita.

" Dari awal udah gabung temenan juga udah lama sama Kanaya. Apapun bentuk kontribusinya sekecil apa pun pasti kita lakukan. Termasuk salah satunya kita ikut bergabung rumah panda ini," terang Zaskia saat di temui di Kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa 13 Oktober 2015.

Menurut Zaskia, kegiatan ini bentuk kontribusi yang bisa diberikannya untuk meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Hal paling penting untuk kakak dari aktris Shireen Sungkar ini yakni, doa serta dukungan moril untuk masyarakat yang terkena dampak asap kebakaran hutan.

" Batuan macam-macam, materi, doa, moril, sebisa mungkin kita lakuin. Kalau pun nanti saya tidak bisa terjun kesana setidaknya yang lainnya bisa lakuin. Terutama dukungan moril ke temen temen disana," kata dia.

Sesuai dengan kampanye yang diusung yakni mengumpulkan 1 juta Oksigen, Zaskia dan semua tim masih berharap bisa memenuhi target tersebut. Hingga kini baru terkumpul 500 ribu oksigen.

" Total kalau enggka salah sudah terkumpul 500 ribu oksigen. Masih butuh banyak banget," tandasnya. 

Zaskia berharap seluruh masyarakat semakin peduli dan bersatu membantu meringankan beban mereka.

" Jujur mereka merasa tidak diperhatikan. Di Jakarta kita enak-enakkan, sementara saudara di luar sana, ke sekolah aja nggak bisa, itu yang bikin prihatin banget. Kita harus melakukan sesuatu untuk mereka," jelasnya. (Ism) 

Beri Komentar