Beredar Foto Tora dan Mieke, Ini Kata Polisi

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an
Jumat, 4 Agustus 2017 10:08
Beredar Foto Tora dan Mieke, Ini Kata Polisi
Pasangan suami istri ini ditangkap polisi lantaran menggunakan obat penenang yang mengandung psikotropika.

Dream - Beredar kabar kalau pasangan selebritis Tora Sudiro dan Mieke Amalia telah dibebaskan oleh Polres Metro Jakarta Selatan. Kabar tersebut diunggah oleh akun gosip @Lambe_Lamis.

" Salah satu kerabat Tora Sudiro mengatakan bahwa Tora dan Mieke sudah pulang dan sudah kembali bersama anak-anaknya," tulis @Lambe_Lamis dalam unggahan fotonya.

Tora dan Mieke© @Instgram Lambe_Lamis

Selain itu, dia juga mengunggah foto komentar dari warganet yang nama akunnya disembunyikan. Dalam komentar itu, dia menyatakan kalau Tora dan Mieke telah dibebaskan.

" Alhamdulillah sudah beres, sudah berkumpul dengan keluarga kembali. Thx atas perhatiannya," tulis dia.

Menanggapi hal itu, Kasat Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Vivick Tjangkung membantah kalau Tora dan Mieke sudah dibebaskan.

" Nggak bener itu, masih ada di Polres," kata Vivick kepada Dream, Jumat, 4 Agustus 2017.

Sebelumnya dikabarkan, Tora dan Mieke Ditangkap polisi lantaran menggunakan obat penenang yang mengandung psikotropika. Mereka ditangkap di rumahnya di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan.

1 dari 3 halaman

Pengakuan Mengejutkan Tora Sudiro dan Mieke Usai Ditangkap

Dream - Ketua Umum Ikatan Manajer Artis Indonesia (Imarindo), Nanda Persada, mengatakan, Tora Sudiro dan Mieke Amalia mengaku tidak tahu bahwa pil yang mereka konsumsi masuk dalam kategori psikotropika. Pengakuan itu diperoleh Nanda saat menjenguk pasangan artis ini.

" Jadi, mereka juga tidak tahu, tidak mengerti itu sebenarnya dilarang," ucap Nanda Persada, usai menjenguk Tora Sudiro dan Mieke di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Kamis 3 Agustus 2017.

Menurut Nanda, obat Dumolid digunakan oleh Tora dan Mieke untuk menghilangkan rasa lelah akibat kesibukan merekadi dunia hiburan. Mereka mengonsumsi pil itu bukan untuk bersenang-senang.

Tora Sudiro Lebih Banyak Belajar Agama Lewat Sinetron© MEN

" Yang saya tahu itu ya psikotropika yang jadi barang bukti itu inisialnya D dan jumlahnya sekitar 30 butir. Dan itu digunakan bukan untuk have fun, bukan untuk fly, tapi untuk istirahat sebenarnya," ucapnya.

Nanda mengatakan, saat ini kondisi pasangan suami istri ini masih shock. Mereka tidak tahu obat yang mereka konsumsi adalah psikotropika meski sudah lama mengonsumsinya.

" Kondisi mereka baik, cuma mereka tidak tahu, tidak ngerti. Memang tidak maksud menggunakannya dengan sengaja. Jadi seperti kurang info dan shock. Kurang lebih sudah lumayan lama (menggunakan)," imbuhnya.

2 dari 3 halaman

Mengejutkan! Sutradara Warkop Reborn Ungkap Kebiasaan Tora saat Syuting

Dream - Tertangkapnya Tora Sudiro atas kepemilikan 30 pil Dumolit membuat sutradara Anggy Umbara terkejut. Selama mengenal suami Mieke Amalia tersebut, Anggy menilai Tora sebagai sosok yang tidak pernah punya masalah berat.

" Tidak terlalu perhatiin segitunya tapi sih dia fine saja, tidak pernah ada gimana-gimana," kata Anggy saat ditemui di Gedung Trans TV, Jakarta Selatan, Kamis, 3 Agustus 2017.

Menurut Anggy, Tora tidak pernah terlihat mengonsumi obat-obatan selama proses syuting film garapannya, Warkop DKI Reborn. Dia malah kerap melihat Tora makan cemilan.

" Di lokasi syuting paling makannya kacang mete digadoin, sama makan daging," ucapnya.

Mendengar Tora ditangkap polisi, Anggy mengatakan akan segera menjenguknya di Polres Jakarta Selatan. Anggy ingin mencari tahu duduk persoalan yang sebenarnya terjadi pada Tora dan Mieke.

" Gue juga tidak yakin dia seperti yang diberitain atau memang benar. Gue mau cari tahu sih. Setahu gue sih Tora tidak kayak gitu sih," imbuhnya.

3 dari 3 halaman

Ini Bahaya Obat Penenang yang Dikonsumsi Tora Sudiro

Dream - Secara mengejutkan, pasangan suami istri selebritis Tora Sudiro dan Mieke Amalia diringkus polisi. Keduanya diamankan dari kediamannya di kawasan Cireundeu, Tangerang Selatan karena diduga memiliki 30 butir obat penenang Dumolid atau Nitrazepam.

Obat itu termasuk obat keras kategori psikotropika golongan IV.  Kasat Narkoba Polres Jakarta Selatan Kompol Vivick Tjangkung membenarkan, saat penangkapan berlangsung ditemukan bukti berupa 30 butir obat itu.

Sejauh ini, kandungan di dalam obat-obatan itu masih diuji di laboratorium dan forensik.  Zat yang terkandung dalam 30 butir obat penenang yang dimiliki Tora dan Mieke dikenal juga dengan nama pil dumolid.

Dumolid sendiri merupakan merek dagang dari nitrazepam, yang diketahui sebagai jenis obat-obatan dari golongan benzodiazepine.

Selama ini banyak digunakan untuk mengatasi gangguan tidur, gangguan panik, kejang, gangguan kecemasan dan depresi. Namun, penggunaaan obat-obatan ini harus dengan resep dokter karena tidak dijual bebas di pasaran.

Google© dream.co.id

Pasalnya, jika digunakan dalam jangka panjang dapat menyebabkan tingkat kecanduan tinggi sehingga harus digunakan secara hati-hati. Bahkan, harus dilakukan rehabilitasi untuk memutus ketergantungan pada pemakaian dumolid.

Jika tidak segera diatasi, pemakai dumolid dapat merasakan kebingungan atau disorientasi. Disertai dengan gangguan konsentrasi dan memori, penurunan darah dan frekuensi napas. Serta yang paling parah yaitu terjadinya depresi, gangguan emosi dan mengantuk berlebihan.

Pada awalnya, saat mengonsumsi dumolid akan merasakan ketenangan dan relaksasi secara fiisk serta mental. Gejala yang paling sering terjadi pada orang yang mengonsumsi dumolid biasanya akan lebih energik, santai dan lebih banyak bicara.

Nah, jika dikonsumsi tanpa pengawasan dokter akan menimbulkan persepsi yang salah bagi pemakaianya. Diantaranya yaitu merasa bahagia, fokus dan memiliki semangat yang berlebihan. Padahal kenyataan orang-orang melihatnya justru lesu, kurang nyambung saat diajak bicara, galak dan mudah tersinggung.

Mereka juga kerap memiliki daya ingatan yang buruk dan amnesia dari beberapa perisitiwa tertentu. (ism, Sumber: Bidhuan.id dan Hellosehat.com)

Beri Komentar