(Sumber Foto: Instagram Noor Neelofa Mohd Noor)
Dream - Penampilan gaya busana Noor Neelofa Mohd Noor, selebriti sekaligus model ternama asal Malaysia membuat heboh warganet.
Busana wanita berhijab ini dalam pertunjukan fashion show di Kuala Lumpur mendapat kecaman. Banyak yang menilai pakaian yang dikenakan Lofa --sapaan akrabnya-- terlalu memperlihatkan lekuk tubuh.
Sebagai wanita yang sudah berhijab, seharusnya Lofa tidak mengenakan pakaian yang sangat ketat. Gaya dia memamerkan busana yang dipakai di atas catwalk Kuala Lumpur Fashion Week 2018, dinilai kurang pas dan terlalu 'berani'.
" Gaya Lofa di catwalk sangat buruk. Apalagi busananya, sangat ketat. Sangat tidak sedap mata memandangnya," komentar warganet.
Dalam kesehariannya, Lofa selalu tampil simpel dan stylish. Kerudung panjang tanpa corak dengan palet pastel seolah menjadi andalan wanita yang juga dikenal sebagai presenter itu. Paras cantiknya membuat Lofa sering disebut-sebut mirip supermodel Gigi Hadid.
(ism, Sumber: Ohbulan.com)
© Dream
Dream - Kehidupan sebagai pribadi yang populer pastinya tidak mudah. Terutama jika segala tingkah laku dan gerak gerik selalu diperhatikan oleh para penggemar.
Hal itulah yang baru-baru ini dirasakan aktris cantik Malaysia Fathia Latiff. Dia menjadi buah bibir warganet karena mengenakan busana muslimah yang ketat lengkap dengan kerudung yang membalut wajah cantiknya.
Gaun warna biru dengan penutup kepala senada itu dianggap tidak sesuai bagi seorang muslimah berhijab.
Banyak yang menganggap gaun yang dikenakan Fathia ketika menghadiri acara Gala Night yang digelar event organizer Mood Republik pada hari Minggu lalu terlalu seksi.
Warganet mengungkapkan rasa kecewa dan meninggalkan komentar berbaur negatif karena busananya terlalu ketat. Kerudung yang dipakai terlalu pendek sehingga tak bisa menutup dadanya.

Selain itu, ada warganet yang memprediksi Fathia bakal mengikuti jejak Uqasha Sesrose yang membuat keputusan untuk tidak berhijab setelah tiga tahun memakainya.
(Sah/Sumber: ohmymedia.cc)
© Dream
Dream - Selama beberapa hari terakhir, masyarakat Malaysia dihebohkan dengan iklan seorang pedagang baju Muslimah di negara itu.
Pedagang tersebut menjual baju Muslimah yang dipercaya mampu menangkal serangan sihir, santet, dan gangguan mistik lainnya.
Bahkan, melalui iklan yang sama, dia mengungkapkan bahwa baju tersebut dijahit hanya dengan menggunakan metode yang dia namakan sebagai metode falaq.
Dia mengklaim bahwa baju Muslim yang dijualnya itu tanpa menggunakan mantra atau kalimat yang diambil dari ayat-ayat suci Alquran.
Untuk meyakinkan pembeli, dia memberi jaminan akan mengembalikan uang jika baju Muslimah itu tidak memberi pengaruh seperti yang diiklankan.
Baju Muslimah anti sihir dan santet itu dijual dengan harga 313 ringgit atau Rp 1,1 juta dengan diskon 270 ringgit jika menjadi anggota toko onlinenya.
Selain baju Muslimah, pedagang tersebut juga menjual topi pintar (Brain Synchronized Cap) dengan harga tidak masuk akal sebesar RM 1.200 atau Rp 4,2 juta.
Namun, alih-alih mendapat respons positif, dagangan pedagang baju Muslimah itu ditertawakan netizen.
Ada netizen yang bertanya apa pedagang juga menjual baju yang dapat mencegah kebodohan.
Beberapa bahkan bertanya apakah jahitan falaq yang identik dengan astronomi didasarkan pada arah dan posisi bintang di langit.
Namun, iklan itu yang diduga takhayul oleh netizen itu juga menarik perhatian para pemimpin agama untuk mengomentari masalah ini.
Salah satu pemuka agama tersebut adalah Mufti Negeri Sembilan, Datuk Mohd Yusuf Ahmad.
Mohd Yusuf menyamakan baju Muslimah itu sebagai praktik mempercayai dan memakai jimat atau bentuk khurafat lainnya.
" Semua tangkal-tangkal ini adalah hal takhayul yang bertentangan dengan agama dan iman kita," katanya.
Mohd Yusuf mengingatkan pedagang baju Muslimah itu untuk tidak menggunakan agama untuk mencari keuntungan pribadi.
Advertisement

Pluang Luncurkan Saham Indonesia, Gabungkan Akses Pasar Global dan Domestik dalam Satu Aplikasi


MEMAHAMI HPV PADA ANAK LAKI-LAKI: MENINGKATKAN KESADARAN KESEHATAN GENERASI MASA DEPAN

Dukung Kartini Masa Kini, Sasa Hadirkan Solusi Masak Lezat Habis Tanpa Sisa

Dukung Kartini Masa Kini, Sasa Hadirkan Solusi Masak Lezat Habis Tanpa Sisa

MEMAHAMI HPV PADA ANAK LAKI-LAKI: MENINGKATKAN KESADARAN KESEHATAN GENERASI MASA DEPAN
