Cari Kapolda Metro Jaya, Ahmad Dhani: Siapa yang Berani...

Reporter : Maulana Kautsar
Senin, 6 Juni 2016 16:28
Cari Kapolda Metro Jaya, Ahmad Dhani: Siapa yang Berani...
"Kami ingin tahu siapa orangnya," kata Dhani.

Dream - Ahmad Dhani mendatangi Polda Metro Jaya untuk bertemu Kapolda Metro Jaya. Kedatangan Dhani untuk mencari tahu siapa yang melarang dirinya dan para aktivis untuk demo di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

" Hak menyampaikan pendapat itu kan ada undang-undangnya. Saya mau tanya hari ini siapa yang melarang, atau siapa yang berani melarang kami aktivis, kami ingin tahu siapa orangnya," kata Dhani di Mapolda Metro Jaya, Senin, 6 Juni 2016.

Menurut Dhani, rencana panggung rakyat yang akan digelar di depan gedung KPK sebetulnya sudah melampirkan pemberitahuan. Bahkan, dia menyayangkan kepolisian yang melarang para aktivis untuk menyampaikan pendapat.

" Untuk pemberitahuan demo ada. Demo tidak perlu ijin, hanya perlu pemberitahuan saja," kata dia.

Untuk itu, Dhani menegaskan, akan mencari tahu siapa yang melarang aksi itu. Tetapi, Dhani juga belum tahu langkah apa yang akan diambil jika sang pelaku diketahuinya.

" Kalau sudah tahu, diapain enaknya?" kata dia berseloroh.

Sebelumnya, Musisi Ahmad Dhani diketahui mendatangi Polda Metro Jaya untuk mencari Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi Moechgiyarto. Dia datang sekira pukul 10.30 WIB menggunakan mobil Toyota Fortuner dan didampingi oleh Komunitas Tionghoa Anti Korupsi.

Dhani menjelaskan, kedatangan dia ke Polda Metro Jaya untuk menanyakan alasan Kapolda Metro Jaya yang ingin mempidanakannya. Selain itu, dia juga ingin mempersoalkan mengenai penahanan anak buahnya yang ditangkap ketika membawa mobil box saat akan demo di depan KPK pada 1 Juni 2016 lalu.

" Saya ingin menanyakan kepada Kapolda, kenapa anak buah saya yang ditangkap itu sampai di BAP, kaya teroris aja," kata dia di Polda Metro Jaya, Senin, 6 Juni 2016.

Ahmad Dhani juga mempermasalahkan mengenai mobil box miliknya yang diamankan oleh polisi. Menurut dia, jika mobil box itu tidak diperbolehkan berdemo, polisi cukup mengusirnya.

" Gini lho. Sebenenarnya kan kalo mobil box mau masuk terus ga boleh, ya usir aja. Kenapa harus ditahan," ucap dia.

(Laporan Ilman Nafi'an)

Beri Komentar