Chrisye Hadir di Panggung Java Jazz Festival 2020

Reporter : Ferdike Yunuri Nadya
Sabtu, 29 Februari 2020 11:52
Chrisye Hadir di Panggung Java Jazz Festival 2020
Erwin Gutawa memadukan visual dan audio dari mendiang Chrisye dengan balutan musik orkestra. Sungguh memukau.

Dream - Chrismansyah Rahadi alias Chrisye, sang legenda musik Indonesia ‘hadir’ di Java Jazz Festival 2020 melalui rekaman asli dan dukungan visual. Deretan rekaman ini diambil dari beragam konser sejak tahun 1994 hingga 2003.

Meskipun telah tiada, lagu-lagu Chrisye masih terus didengarkan dan mendapat tempat di hati berbagai generasi. Hal inilah yang menjadi alasan komposer kenamaan Indonesia, Erwin Gutawa mempersembahkan pertunjukan musik bertajuk “ Chrisye Live by Erwin Gutawa”.

Membuka penampilan, lagu “ Semusim” disenandungkan. Wajah Chrisye terpampang pada layar depan panggung. Membawa para penonton kembali pada masa kejayaan Chrisye. Dilanjutkan dengan lagu bertempo lebih cepat yakni “ Cinta Dia”, “ Nona Lisa”, “ Hura-hura”, dan “ Anak Sekolah” yang sukses membuat penonton berdendang.

 Komposer musik Erwin Gutawa kembali membawa 'nyawa' Chrisye di panggung Java Jazz 2020© Bayu Herdianto/KLY

Di tengah penampilan, Erwin mencurahkan kekagumannya pada suara Chrisye

“ Suara Chrisye sangat khas, jika mendengar lagu dia selalu buat senang, jatuh cinta. Dan makna lagu yang dibuat Chrisye kayaknya mengiri jutaan cerita hidup banyak orang sejak 1997 ya” tutur ayah Gita Gutawa ini di JExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat 28 Februari 2020.

Lampu panggung redup, suara suling mengalun mengiringi video Chrisye yang menyanyikan lagu “ Seperti Yang Kau Minta” diteruskan dengan “ Kala Cinta Menggoda”, “ Angin Malam”, “ Sendiri” dan “ Untukku”.

 Komposer musik Erwin Gutawa kembali membawa 'nyawa' Chrisye di panggung Java Jazz 2020© Bayu Herdianto/KLY

Gerald Situmorang ikut hadir menyemarakan malam nostalgia ini.

“ Dia akan berkolaborasi dengan suara Chrisye yang saya ambil langsung dari arsip konser Chrisye pada tahun 1994. Kita sambut Gerald Situmorang.” sambut Erwin.

Gerald memetik gitarnya memainkan lagu “ Angin Malam” dan “ Sendiri” tanpa instrumen. Hanya petikan gitar dan suara syahdu Chrisye yang menggema di BNI Hall Java Jazz Festival 2020.

1 dari 1 halaman

Kejutan Lainnya

Kejutan lainnya hadir, Erwin Gutawa mempersembahkan lagu khusus untuk Almarhum Chrisye. Lirik yang ditulis oleh Gita Gutawa ini diciptakan 5 tahun setelah kepergian sang pelantun Kala Cinta Menggoda.

“ Lagu saya ciptakan 5 tahun setelah beliau wafat. Tapi saya mau tetap dia yang menyanyikan. Karena kecanggihan teknologi akhirnya kami berhasil merangkai 246 kata menjadi satu lagu berjudul Kidung Abadi” jelas Erwin Gutawa.

 Erwin Gutawa kembali membawa 'nyawa' Chrisye di panggung Java Jazz 2020© Bayu Herdianto/KLY

Lagu ini dikemas secara apik. Bait demi bait tampil pada layar. Mengajak para penonton bernyanyi bersama. Meskipun raganya sudah tak ada, Erwin Gutawa berhasil membawa ‘nyawa’ Almarhum Chrisye kembali hidup.

Lagu Pergilah Kasih menjadi penutup acara ini, seluruh penonton menyalakan flash gawainya. Membuat suasana semakin syahdu. Para pemain musim melambaikan tangan mereka ke layar, rekaman Chrisye seolah membalas.

 Erwin Gutawa kembali membawa 'nyawa' Chrisye di panggung Java Jazz 2020© Bayu Herdianto/KLY

“ Jumpa lagi, jumpa lagi semoga kita jumpa lagi” ucap Chrisye dari rekaman video itu. Cahaya panggung meredup. Erwin Gutawa bersama pengiring musik lainnya membukukan badannya. Menjadi tanda berakhirnya pertunjukan yang membawa ‘nyawa’ sang legenda kembali malam ini.

Beri Komentar