Adam Ali Suguhkan Musik Religi, Jazz, dan Rock untuk Fans Indonesia

Reporter : Cynthia Amanda Male
Jumat, 14 September 2018 14:21
Musisi asal Lebanon ini bakal memanjakan telinga warga Indonesia lewat lagu religi dengan lirik-lirik menyentuh dan khidmat.

Dream - Musik religi yang diaransemen secara modern tengah digandrungi masyarakat Indonesia. Tak cuma artis lokal, musisi mancanegara juga turut menunjukkan eksistensinya. Salah satunya pendatang baru, Adam Ali.

Musisi asal Lebanon ini bakal memanjakan telinga warga Indonesia lewat lagu religi dengan lirik-lirik menyentuh dan khidmat. Bisa membuatmu lebih memaknai hidup dan mendekatkan diri pada-Nya.

Lalu apakah Adam Ali bisa mengulang kesuksesan Maher Zein yang sudah lebih dulu sohor di industri musik Tanah Air?

 adam ali

Foto : Cynthia Male/Dream

" Ada musik yang biasa saja, tapi didengar dari tahun ke tahun. Tapi, ada juga yang 'hit', tapi tidak bertahan lama. Saya ingin menggabungkan keduanya menjadi musik yang 'hit' dan bisa terus didengar," ujar Adam saat berbincang dengan Dream di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis 13 September 2018.

Lewat lagu-lagunya, penyanyi 31 tahun ini menyampaikan pesan tentang Allah, Asmaul Husna dan perdamaian antar-sesama.

Tapi, founder dari paduan suara Islam pertama dunia ini paling banyak menyampaikan tentang Nabi Muhammad SAW dan ajaran-ajarannya.

" Saya percaya, pesan baik yang berusaha disampaikan lewat lagu-lagu ini akan membawanya menjadi lebih menonjol. Ditambah dengan campuran musik jazz atau rock yang membuatnya unik dan berbeda," imbuh musisi yang telah konser di 18 negara, termasuk Australia.

Sebelum membuat lagu, musisi lulusan salah satu Universitas di Pennsylvania ini berusaha mencari tahu apa yang ingin didengar oleh masyarakat. Lalu, dikemas ke dalam sebuah musik dengan sentuhan unik.

" Tidak hanya mempersembahkan berbagai macam lagu, tapi juga memberi apa yang ingin didengar atau dikatakan orang lain," kata musisi yang tengah berbulan madu di Indonesia ini. 

Beberapa karyanya telah diterjemahkan ke bahasa Inggris, bahkan Indonesia. Ke depannya, Founder Australian Multicultural Choir ini ingin menerjemahkan musiknya lebih luas agar bisa dipahami secara luas.

 

2 dari 4 halaman
Beri Komentar
Citra Scholastika Ditantang Tirukan Ghea, Marion & Jodie