Gilang Juragan99 Buka Suara Terkait Money Laundry, Kaji Edan, dan Pesawat Jet

Reporter : Nur Ulfa
Rabu, 23 Maret 2022 10:40
Gilang Juragan99 Buka Suara Terkait Money Laundry, Kaji Edan, dan Pesawat Jet
Mendapat tudingan bisnisnya semakin besar karena mendapat dana hasil money laundering, Gilang Widya Permana akhirnya buka suara. Pria berjuluk Juragan99 itu juga bicara soal pesawat jet.

Dream - Shandy Purnamasari dan Gilang Widya Permana atau biasa dijuluki Juragan99 menjadi sorotan karena tudingan pencucian uang dalam menjalankan bisnisnya. Tudingan muncul karena masyarakat melihat kejanggalan kekayaan pasangan asal Malang yang mendadak memiliki aset luar biasa dalam waktu singkat

Selain Juragan99, nama Kaji Edan juga ikut terseret karena diduga barang-barang yang dibeli Gilang Widya merupakan uang darinya.

Mendengar tudingan yang terus bermunculan, Gilang menegaskan tidak mengenal sosok Kaji Edan.

" Saya jujur nggak kenal sama sekali," kata Gilang di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa, 22 Maret 2022.

 

1 dari 6 halaman

Uang Sendiri

Gilang

Gilang juga menegaskan tak pernah menerima uang maupun aset lain yang dutuding sebagai hasil dari aktivitas money laundry. Dia memastikan semua kekayaan yang diperoleh berasal dari kerja keras bersama sang istri.

" Apapun yang terus akan beredar, money laundering kek atau apa, itu tidak tidak benar. Semua yang saya kerjakan dengan istri adalah usaha dari kami berdua," imbuhnya.

 

2 dari 6 halaman

Jet Pribadi Sewa

Potret Liburan Mewah Crazy Rich Malang di Swiss

Sementara terkait pesawat jet yang sempat menghebohkan publik karena mampu dibelinya saat usia 31 tahun, Gilang akhirnya mengaku bahwa private jet tersebut hanya sewaan.

" Sekarang kontraknya sudah selesai. Jadi nggak ada masalah sebenarnya," ucap kuasa hukum Gilang Juragan 99, Arman Hanis.

3 dari 6 halaman

Disebut Sebagai Pemilik Sebenarnya Kekayaan Juragan 99, Kaji Edan Blak-blakan

Geram Disebut Sebagai Sosok Dibelakang Juragan99, Kaji Edan Buka Suara

Dream - Kaji Edan, nama ini belakangan banyak dibicarakan dan dikait-kaitkan dengan sumber kekayaan Gilang Widya dan Shandy Purnamasari alias Juragan 99. Namun, pria bernama asli Hendro Adiaksono membantah tudingan itu.

" Jadi sebenarnya yang disebutkan di medsos dan sebagainya, yang lagi viral itu, menurut saya fitnah. Kenapa fitnah? saya itu enggak kenal blas (sama sekali) sama yang namanya Gilang itu," kata Kaji Edan dalam video yang diunggah ke Instagram.

Kaji Edan memang mengakui pernah naik jet pribadi Juragan 99. Namun, kata dia, tidak ada yang istimewa dengan peristiwa tersebut. Dia mengaku kala itu hanya iseng belaka.

" Saya naik, karena otak saya itu Juragan 99. Otak saya waktu itu memang iseng aja," kata dia.

4 dari 6 halaman

Kala itu, tambah Kaji Edan, dia meminta anaknya untuk memvideokan dirinya saat naik jet pribadi Gilang dan Shandy. Dia ingin membuat konten, sehingga dia meminta anaknya untuk mengambil gambar yang memuat tulisan Juragan 99 pada pesawat tersebut.

" Intinya saya hanya ingin menunjukkan bahwa yang disebut juragan, siapapun, saya tidak menyebut mas Gilang, siapapun juragannya itu, di atas juragan itu masih ada juragan lagi," kata dia.

" Jadi bayangan yang terlintas pada waktu itu adalah naik pesawat itu biasa. Sudah bikin bercandaan saja. Enggak usah barang yang mewah, enggak usah. Kita sombong naik Mercy sekalipun ada yang punya Rolls-Royce, kan? Kita naik Rolls-Royce ada yang punya yang lebih baguslah," tambah Kaji Edan.

5 dari 6 halaman

Disebut Sebagai Pemilik Sebenarnya Kekayaan Juragan 99, Kaji Edan Blak-blakan

Lewat video itu pula, pria yang pernah diperiksa dalam kasus korupsi e-KTP itu membantah sebagai pemilik jet pribadi yang digunakan oleh Gilang dan Shandy. " STNK pesawat saja saya belum pernah lihat kok," tegas dia.

Kaji Edan juga menjelaskan soal pemeriksaan dirinya dalam kasus e-KTP. Dia mengaku pernah menjadi sebagai komisaris utama pada perusahaan yang kemudian mengikuti tender pengadaan e-KTP.

" Ceritanya gini, ada perusahaan saya jadi komisaris utama di situ, yang punya perusahaan bilang ini akan bubar, kamu turun. Saya sopir. Akan dibubarkan. Saya turun, saya keluar dari perusahaan itu. Rupanya perusahaan ini yang dipakai untuk lelang e-KTP," kata dia.

6 dari 6 halaman

Dia mengaku dipanggil untuk diperiksa dalam kasus e-KTP hanya untuk ditanya siapa pemilik perusahaan yang ikut lelang pengadaan kartu identitas tersebut.

" Kenapa saya dipanggil? Saya hanya ditanya benar enggak perusahaan ini milik si itu? Ya bener, karena saya dulu tahunya waktu saya nyopir ya punya dia," kata dia.

Kaji Edan mengaku tidak ditanya hal lain kecuali soal pemilik perusahaan tersebut. Sehingga dia heran disebut ikut menikmati hasil korupsi e-KTP. " Lha kok ceritanya saya menikmati Rp2,3 triliun lah, Rp7 triliun lah. Alhamdulillah kalau benar, kan gitu," kata dia.

      View this post on Instagram

A post shared by @kajiedan

Beri Komentar