Iwet Ramadhan Pilih Cuti Siaran Kala Patah Hati

Reporter : Cynthia Amanda Male
Senin, 29 April 2019 18:29
Iwet Ramadhan Pilih Cuti Siaran Kala Patah Hati
Namanya, `buka tutup helm`. Apa itu?

Dream – Meski perasaan sedang gundah-gulana, seorang penyiar dituntut untuk bisa mempertahankan suasana hati supaya tetap terdengar prima. Tuntutan itu tentu saja tak mudah apalgi buat kamu yang moody.

Kesulitan yang sama sempat dialami penyanyi dan MC, Iwet Ramadhan.

" Aku siaran radio sudah 20 tahun dan mengisi jam prime time di pagi hari,” kata Iwet dalam peluncuran koleksi terbaru Aldo di Jakarta, Jumat 26 April 2019.

Menurut Iwet, pekerjaan sebagai penyiar menuntutnya untuk tak boleh menunjukan kesedihan saat siaran. Jika tak sanggup lagi menahan, Iwet rela memilih cuti daripada kegalauannya diketahui pendengar.

“ Aku dituntut untuk nggak boleh sedih. Sampai aku minta cuti gara-gara patah hati,” kata Iwet.

Penyiar radio ini mengaku bisa menangani kendala itu dalam waktu singkat. “ Aku cuma mengambil izin sehari atau dua hari,” kata dia.

1 dari 2 halaman

Pakai Teori `Buka Tutup Helm`

Dari kejadian tersebut, Iwet belajar untuk menyesuaikan suasana hati dengan apa yang dilakukan. Dia menerapkan teori `buka tutup helm`.

“ Ketika siaran, aku belajar pakai `helm` yang berbeda. Jadi, harus switch mood,” kata dia.

Pria asal Yogyakarta ini mengaku jarang mencari teman-temannya untuk bercerita ketika sedang merasa sangat sedih atau terpuruk.

" Kalau sudah down banget, gue lari ke Yang Di Atas. Gue nggak percaya meditasi, tapi gue percaya ini (menunjukkan tasbih yang dikalungkan). Dzikir, menyebut nama pencipta, itu bikin gue tenang,” kata dia.

2 dari 2 halaman

Bagi Waktu

Selain itu, pria yang berprofesi sebagai pengusaha ini juga belajar membagi waktu dengan baik serta disiplin supaya bisnis maupun profesinya berjalan lancar.

" Gue nggak mungkin menerapkan konsep slow life, jadi harus membagi waktu dan disiplin,” kata Iwet.

Dia juga harus tahu persis kebutuhan badannya. Iwet juga tidak akan memaksakan untuk beraktivitas ketika badannya capek.

“ Kalau capek, gue akan cancel kegiatan,” kata dia.

Beri Komentar
Wasiat Terakhir Ustaz Arifin Ilham