Warisan Budaya RI, Diklaim Negara Lain Baru Bereaksi?

Reporter : Kusmiyati
Selasa, 9 September 2014 14:44
Warisan Budaya RI, Diklaim Negara Lain Baru Bereaksi?
Sebagai musisi Tjut Nyak Deviana Daudsjah dan Tompi serta pemerhati budaya, Gita Wirjawan merasa perlu adanya upaya dan inovasi untuk membuat generasi muda semakin mengapresiasi dan mengenal budaya.

Dream - Indonesia memiliki ragam lagu daerah yang begitu berirama, berfilosofi, dan bermakna yang dalam untuk masyarakatnya. Sayang, kini lagu-lagu daerah yang merupakan kekayaan budaya Indonesia kurang terdengar gaungnya di ranah musik tanah air.

Sebagai musisi Tjut Nyak Deviana Daudsjah dan Tompi serta pemerhati budaya, Gita Wirjawan merasa perlu adanya upaya dan inovasi. Terobosan untuk membuat generasi muda semakin mengapresiasi dan mengenal warisan budaya bangsa.

" Saya percaya bangsa yang berbudaya memiliki generasi-generasi cerdas. Kita butuh upaya dan inovasi agar bisa lebih menyentuh dan merangkul generasi muda Indonesia abad 21 ini," kata Gita dalam acara peluncuran album Symphonic Tales of Indonesia Tjut Nyak Deviana Daudsjah di Galeri Indonesia Kaya, Grand Indonesia, Jakarta, kemarin. 

Deviana merasa butuh adanya dokumentasi yang berisi warisan budaya bangsa. Deviana merasa belum cukup mengkaji sejauh mana dukungan pemerintah dalam mendokumentasi musik-musik daerah.

" Yang saya lihat sudah banyak upaya-upaya ke hal itu hanya belum maksimal. Jangan sampai setelah diklaim negara lain kita baru bereaksi. DKokumentasi semua budaya Indonesia itu perlu." kata wanita yang juga sebagai pendiri Institut Musik Daya Indonesia (IMDI).

Musisi asal Aceh ini yakin, musik daerah di Indonesia telah mengalami kemajuan sedikit demi sedikit. Karena ada usaha-usaha baik dari pemerintah maupun seniman untuk membuat musik ini tetap bergaung.

" Lagu-lagu daerah memiliki masa depan cemerlang jika didukung pendidikan musik yang memadai. Kami yakin musik daerah itu akan dicintai tidak hanya masyaraakat Indoenesia tetapi diapresiasi juga oleh negara luar," ujar Deviana. (Ism)

Beri Komentar