Lebaran Mengharukan Said Bajuri

Reporter : Nur Ulfa
Kamis, 14 Juni 2018 10:02
Lebaran Mengharukan Said Bajuri
Sang istri menghembuskan nafas karena penyakit kanker yang dideritanya pada 28 Januari 2018 lalu.

Dream - Lebaran tahun ini dirasa berbeda bagi Said Bajuri. Pemilik nama Saleh Ali Bawazier ini merayakan lebaran tanpa kehadiran istri, Aliyah.
 
Sang istri menghembuskan napas karena penyakit kanker yang dideritanya pada 28 Januari 2018 lalu. 
 
" Ya udah mau gimana lagi? Paling ane, anak ane sama Nyokap. Udah aja itu lebaran. Ngga ada spesialnya, tanpa istri kalau sekarang," kata Said di Jakarta Belum lama ini.
 
Tak hanya itu, jelang lebaran pun Said tak memiliki persiapan apa-apa. Tak pernah terpikirkan untuk membeli baju lebaran, kue lebaran dan sejenisnya. 
 
" Karena baju, sepatu, biasanya tuh yang beliin istri. Ane suruh diajakin. Paling males belanja baju, kalau ada istri, istri yang belanjain," Said sambil menutupi kesedihan. 
 
Untuk merayakan lebaran, Said akan berlebaran di Jakarta dan tidak memilih mudik. 
 
" Kalau mudik kejauhan ke Arab, berat di ongkos, mending buat anak-anak duitnya. Ga mudik, di Jakarta aja," paparnya. (ism) 
 

1 dari 2 halaman

Pesan dan Permintaan Terakhir Istri Said 'Bajuri'

Dream - Said 'Bajuri' diberi pesan oleh sang istri, Alyah, sebelum berpulang selamanya. Alyah meminta agar anaknya menjadi hafidz Quran.

" Paling jagain, jagain anak, rawat baik-baik, ya selayaknya pesan seorang istri, kalau bisa di hafidzin Quran, insyaallah," kata Said saat di TPU Menteng Pulo, Jakarta Selatan, Senin 29 Januari 2018.

Kata Said, almarhumah juga meminta agar dikuburkan di Menteng Pulo, Jakarta.

" Dia demen di sini (TPU Menteng Pulo) katanya bersih," kata Said yang terlihat tegar.

Said berjanji akan menepati permintaan Alyah. Dan berharap sang istri dapat tenang di sisi Yang Maha Kuasa.

" Insyaallah mudah-mudahan di tempat yang baru, Allah angkat derajatnya ampuni segala dosanya. Insyaallah khusnul khatimah, minta doanya semoga masuk surga firdaus," tuturnya.

Tak Ada Tangis...

2 dari 2 halaman

"Masa Mau Ngerengek Jangan Dong Ya Allah"

Said terlihat tegar menghantarkan sang istri ke peristirahatan terakhir. Tak terlihat air matayang keluar dari matanya. Said mengaku sudah ikhlas atas kepergian Alya.

" Ya Alhamdulillah, mau ngapain lagi? Yang ngambil yang punya. Masa mau ngerengek jangan dong ya Allah, Allah sudah menunjukkan yang terbaik, Allah sayang sama dia, Bismillah," ujar Said.

Menurutnya dengan cara ini Alya sudah tidak merasakan sakit lagi. 
Sebab selama sakit kanker tulang sumsum, Said mengaku tak tega melihat tubuh Alya yang semakin kurus.

" Daripada kita maksa dia panjang umur tapi dengan kondisi yang seperti itu kan kasian dia juga, kasian, sakit. Bismillah deh, ane ikhlas lillahi taala. Kalau mau diambil cepat silahkan," tuturnya.

Beri Komentar