Pandji Pragiwaksono Mengaku Pernah Tak Percaya Tuhan

Reporter : Amrikh Palupi
Sabtu, 12 Juni 2021 20:16
Pandji Pragiwaksono Mengaku Pernah Tak Percaya Tuhan
Simak cerita dari Pandji Pragiwaksono sampai akhirnya dia kembali percaya dengan Tuhan.

Dream - Pandji Pragiwaksono mengaku pernah tidak percaya tuhan sampai duduk di bangku kuliah. Pandji mengaku tidak percaya Tuhan karena terinspirasi dengan idolanya.

" Saat itu idola gue tidak percaya Tuhan. Ini bukan superstar, ini teman gue satu komplek," kata Pandji Pragiwaksono dikutip Dream dari YouTube Daniel Mananta Network. Sabtu 12 Juni 2021.

Pandji Pragiwaksono dan sang idola merupakan satu tim basket. Saat itu, Pandji duduk di bangku SMP, sementara temannya yang idonya itu sudah SMA.

Pandji Pragiwaksono dan Daniel Mananta© Pandji Pragiwaksono dan Daniel Mananta

" Dia itu SMA, gue SMP. Kita ngomong panjang lebar terus dia cerita kalau enggak percaya sama Tuhan. Terus gue akhirnya berteman sama dia dan tidak percaya juga sama Tuhan, tapi gue enggak bilang. Gue enggak percaya Tuhan sampai gue kuliah," ucapnya.

" Ngakunya sih Islam. Lebih kepada biar enggak ada tekanan sosial aja. Biar enggak dianggap aneh gitu. Tapi enggak pernah merasa ada dampaknya dan manfaatnya," imbuhnya.

1 dari 6 halaman

Berkat Buku Mukjizat Al-Quran

Namun ketidakpercayaan Pandji terhadap Tuhan terkikis setelah sang ayahnya mendatanginya ke Bandung. Sang ayah membawakan sebuah buku tulisan Quraish Shihab, berjudul Mukjizat Al-Quran.

Dari situlah, pria berusia 41 tahun ini kembali merasakan keberadaan Tuhan.

Pandji Pragiwaksono tidak percaya Tuhan© Pandji Pragiwaksono tidak percaya Tuhan

" Gue baca buku itu ngebalikin keyakinan gue. Sejak itu mungkin umat Islam yang sempurna secara ritual dan segala macam, tapi lo nggak bisa memungkiri kepercayaan gue bahwa Allah itu ada. Gue percaya Tuhan ada," tuturnya.

Pandji Pragiwaksono, meyakini bahwa setiap gerakannya selalu dilihat Tuhan. Untuk itu, ia ingin menjadi orang yang lebih baik lagi dalam beragama yaitu dengan meningkatkan keimanan dan juga amal ibadah.

Sumber : youtube.com

2 dari 6 halaman

Komentari Pelaku Teror Mabes Polri, Pandji Pragiwaksono: Merasa Dirinya Rambo?

Dream - Kabar aksi teror di Mabes Polri turut menjadi perhatian para selebriti salah satunya Pandji Pragiwaksono. Sambil memperlihatkan tangkapan layar berita televisi dari video unggahan Wicaksono, komika yang tak ragu berbicara isu politik ini  mengaku heran dengan tindakan pelaku 

Dalam cuitannya, ayah dua anak itu mengomentari aksi nekat yang dilakukan terduga teroris. Apalagi dari informasi yang diterima dari media, aksi tersebut dilakukan seorang diri.

Cuitan Pandji Pragiwaksono© Pandji Pragiwaksono

"  Seorang terduga teroris ini merasa dirinya Rambo atau gimana, masuk seorang diri ke Mabes Polri?,"  kata Pandji Pragiwaksono dikutip Dream dari akun Twitternya, Rabu 31 Maret 2021.

Komentar komika dan aktor berusia 41 tahun ini langsung ramai dikomentari warganet. Mereka merasa heran dengan mudahnya orang masuk ke Mabes Polri tanpa pemeriksaan ketat.

Pandji Pragiwaksono© Pandji Pragiwaksono

Foto : @pandji.pragiwaksono

" Katanya hari biasa aja dulit orang untuk masuk ke dalam kok dia bisa santai gitu ya," kata aku Ara.

" Serius nanya apa masuk mabes nggak diperiksa duluya? kok bisa bawa senpi masuk?," taya akun Magenta.

" Kok CCTV nya ga sejelas yang di Makasar sih??," tanya akun Tika Hakim.

3 dari 6 halaman

Foto Lawas Pandji Pragiwaksono Bikin Kaget

Dream - Foto unggahan Pandji Pragiwaksono ke Instagram menjadi perbicangan. Dalam foto itu, Pandji tampil dengan penutup kepala berwarna biru muda dan jaket biru.

Pandji juga terlihat lebih kurus dari penampilannya sekarang. Ayah dua anak ini mengaku penampilannya itu diambil saat masih kelas dua Sekolah Menengah Atas (SMA).

"  Gue kelas 2 SMA," tulis Pandji Pragiwaksono.

Netizen heboh melihat foto itu. Banyak di antara mereka yang langsung mengomentari penampilan tubuh Pandji yang terlihat kurus.

Panji Pragiwaksono© Panji Pragiwaksono

 

" Mas panji kurus ya dulu, beda sama yg sekarang, sekarang lebih sehat...," tulis akun @intan_tan00.

" Kurus bgt bang," kata akun @hasznikhania.

" Beda banget sama yang skarang kak... Skarang gemuk @pandji.pragiwaksono," tulis akun @antomanulang.

4 dari 6 halaman

Tanggapan Pandji Pragiwaksono Soal Ramai-ramai Bilang 'Nyesel Kan Milih Jokowi'

Dream - Setelah kecolongan dengan UU KPK, masyarakat kembali kecewa dan protes soal Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) yang kontroversial.

Dari mahasiswa, dosen, pelajar, hingga artis semuanya menyuarakan protes. Mereka menggelar demo atau menulis status di media sosial untuk mengingatkan Presiden dan DPR soal RKUHP yang terlalu mengatur privasi warga.

Meski pada akhirnya Presiden Joko Widodo menunda pengesahan RKUHP, tetap saja banyak netizen yang kecewa. Sebagian besar mengaku menyesal telah memilih Jokowi pada saat Pemilu Presiden kemarin.

Mengenai uneg-uneg netizen yang menyesal telah memilih Jokowi ini, komika Pandji Pragiwaksono memberikan tanggapannya.

5 dari 6 halaman

Yang Nyesal dengan Pilihannya Berarti Puber Politik

Melalui video di kanal YouTube miliknya, Pandji menyebut bahwa mereka yang menyesal itu adalah orang-orang yang puber politik.

Menurutnya, mereka yang seperti itu kemungkinan adalah orang-orang yang baru pertama kali ikut pemilu. Atau sering ikut pemilu tapi pilihannya tidak pernah menjabat atau menang.

" Nyesal kan lo milih ini, nyesal kan lo. Kayaknya dia cuman sekali ikutan pemilu. Kalo ikut berkali-kali, maka lo akan tahu bahwa semua pilihan itu akan mengecewakan, udah pasti," katanya

Kata Pandji, mungkin ada yang bilang pilihannya tidak mungkin akan mengecewakan. Tapi hal itu tidak mungkin karena setiap pilihan pasti akan mengecewakan.

" Kenapa? Karena saat dalam posisi tidak menjabat, pilihan lo itu lebih mudah bilang. Yang benar itu seperti ini, harusnya seperti itu," kata Pandji.

Menurut Pandji, berbicara ketika tidak menjabat memang lebih mudah karena apa yang dikatakannya tidak memiliki dampak atau konsekuensi.

Namun begitu pilihannya itu menjabat, dia pasti akan membuat orang yang memilihnya kecewa. Karena keputusan yang dia buat bukan hanya untuk satu orang tapi banyak orang.

6 dari 6 halaman

Tidak Ada Orang Yang Selalu Benar

Jadi, pernyataan menyesal pilih seseorang itu adalah pernyataan aneh dari orang yang ikut pemilu baru sekali atau setiap kali dia memilih, pilihannya tidak pernah menjabat.

" Ini ditujukan spesifik terhadap pendukung-pendukung Pak Jokowi yang ngelihat orang mengkritik Jokowi sebagai serangan. Yang dibenak lo apa, orang ini selalu benar? Tidak mungkin," kata Pandji dalam videonya.

" Kalau dipikir-pikir apakah ada orang selalu benar? Kan tidak mungkin. Jadi ketika salah, kita kritik, ketika benar, kita puji," lanjutnya.

Selain itu, Pandji juga mengingatkan netizen untuk tidak terlalu fanatik yang berlebihan terhadap seseorang, apalagi politisi.

" Ngefans sih boleh. Tapi tidak kepada politisi. Fanatik ke politisi kan? Ya jangan. Ngefans sih ke penyanyi, penulis, aktor, sutradara, stand up comedian mungkin."

Sumber: Kanal Youtube Pandji Pragiwaksono

Beri Komentar