Selebgram Ayla Dimitri Sedih Batal Umroh karena Virus Corona

Reporter : Amrikh Palupi
Jumat, 28 Februari 2020 18:23
Selebgram Ayla Dimitri Sedih Batal Umroh karena Virus Corona
Begini curhatan dari Ayla Dimitri.

Dream - Selebgram sekaligus influencer Ayla Dimitri batal berangkat umroh ke Tanah Suci karena pemerintah Arab Saudi menyetop sementara kedatangan jemaah luar negeri karena mengantisipasi penyebaran virus Corona.

Padahal, Ayla Dimitri sangat antusias ingin umroh untuk pertama kalinya. Dia bersedih saat perjalanan umroh itu dibatalkan untuk waktu yang tidak ditentukan.

" Kami berdua udah excited banget, apalagi ini bakal jadi kali pertama buat aku. Dan ternyata hari ini penerbangan ke Saudi semua ditutup dan cancel sehubungan dengan keadaan yang sedang terjadi. Sedih banget. Sedih. Dari dulu selalu kepingin mengunjungi tanah suci," tulis Ayla Dimitri, Kamis 28 Februari 2020.

 Ayla Dimitri© Ayla Dimitri

Meski begitu, Ayla yakin penundaan jamaah umroh sudah kehendak Sang Pencipta. Dia yakin bisa mengunjungi Tanah Suci di kesempatan lain.

" Tapi semua ini atas kehendak Allah SWT. InshaAllah nanti ketika waktunya pas dan rejekinya lagi, kita bisa pergi lagi. For now lets stay safe," ucapnya.

Gagal berangkat Ayla mencoba terus bersemangat untuk kembali kerja. Ayla kembali mengecek pihak-pihak yang memberikannya job pekerjaan, tapi terpaksa ditolak karena akan umroh.

" Yuk kita kembali bekerja! Buat yang kemarin aku sempet info gak available karena aku pergi Umroh, please hit me up (sambil aku track di whatsapp pun). InshaAllah kita berjodoh,' tuturnya.

1 dari 6 halaman

Hanung Bramantyo Bernazar Berangkatkan Korban Penipuan Biro Umroh ke Tanah Suci

Dream - Hanung Bramantyo bernazar, jika penonton film Mekah I'M Coming mencapai satu juta, dia bakal menolong beberapa calon jemaah umroh yang menjadi korban penipuan biro travel. Hanung dan sutradara film yang dibintangi Rizky Nazar dan Michele Ziudith itu berencana mengajak orang yang menjadi korban penipuan travel umroh.

" Ketika pertama kali membuat film ini sama Jeihan bernazar jika tembus satu juta penonton paling tidak bisa umroh bareng. Karena kalau haji enggak mungkin karena harus antre panjang. Jadi palingan umroh bareng bersama korban travel tidak profesional," ujar Hanung Bramantyo di Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Kamis 27 Februari 2020.

Menurut Hanung, dia akan mengajak lima calon jemaah umroh dari daerah terpencil yang tertipu biro travel. Terutama kepada korban yang tergolong kurang mampu.

" Ada yang dari Sumatera, Papua, tapi kami pilih yang umurnya tua. Itu prioritas utama. Karena rasanya akan luar biasa sedihnya ketika mereka yang sudah berharap dan menabung tapi kena tipu," tambah Hanung.

Suami Zaskia Adya Mecca itu mengaku sengaja bernazar lewat film ini karena sinema garapan Md Pictures dan Dapur Film itu bercerita tentang seorang pemuda bernama Edi yang kena tipu agen travel saat pergi haji.

Bagi Hanung, film ini diangkat ke layar lebar karena kasus penipuan biro travel nakal terhadap calon jemaah Indonesia sudah berlangsung lama. Film yang akan tayang 5 Maret 2020 itu dibuat lewat tayangan komedi satir.

" Saya mengemas film ini gimana film ini cermin dan sering terjadi pada siapapun, ketika orang memanfaatkan ibadah untuk kepentingan yang sifatnya duniawi," tutur Hanung.

2 dari 6 halaman

Penutupan Umroh Diharapkan Tak Merembet ke Pelaksanaan Haji

Dream - Keputusan Arab Saudi untuk menutup sementara penerimaan jemaah umroh dari luar negeri untuk mencegah penyebaran virus Corona mengagetkan banyak pihak. Sebab, keputusan itu diberlakukan secara mendadak.

Terkait kebijakan penghentian kedatangan jemaah umroh itu, Direktur Syariah CIMB Niaga, Pandji P. Djajanegara, mengatakan, sektor perbankan syariah belum merasakan dampaknya.

" Belum terpengaruh kepada perbankan syariah," kata Pandji dalam " Diskusi Bersama CIMB Niaga Syariah" di Jakarta, Jumat 28 Februari 2020.

Pandji menilai pihak yang paling terpengaruh kebijakan tersebut yaitu biro perjalanan umroh.

Menurut Pandji, terdapat Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) untuk pendaftaran haji. Seluruh bank syariah yang ditunjuk menerima setoran haji berada dalam sistem tersebut.

Sementara untuk umroh, terdapat Sistem Komputerisasi Pengelolaan Terpadu Umroh dan Haji Khusus (Siskopatuh). Baru ada dua hingga tiga bank syariah ada di sistem tersebut.

" Kami sebenarnya ingin me-launching layanan (pendaftaran umroh) bulan Maret. Tetap jalan, tapi belum tentu ada nasabah yang datang," kata dia.

Pandji berharap penutupan ini tidak merembet ke haji. " Mudah-mudahan (haji) enggak disetop. Kalau disetop, enggak ada yang berangkat," kata dia.

3 dari 6 halaman

3 Penerbangan Jemaah Indonesia Mendarat di Saudi, Diperbolehkan Umroh

Dream - Sebanyak tiga penerbangan yang membawa jemaah umroh Indonesia sudah mendarat di Jeddah, Arab Saudi, Kamis pagi, 27 Februari 2020. Mereka diperbolehkan menjalani proses imigrasi dan diizinkan ke Mekah untuk umroh.

" Hari ini (Kamis 27 Februari) sudah ada tiga penerbangan yang mendarat di Saudi. Sebanyak 433 jemaah dengan Lion Air JT 92. Ada juga 200 jemaah yang mendarat dengan Saudia Arlines SV200," kata Konsul Haji KJRI Jeddah, Endang Jumali.

" Tidak lama lalu, ada 433 jemaah dengan Lion Air JT 100. Mereka bisa masuk imigrasi untuk kemudian ke Mekah untuk berumroh," ucap dia.

Menurut Endang, Kantor Urusan Haji (KUH) KJRI terus memantau kedatangan jemaah umroh Indonesia. Diperkirakan sampai malam nanti, masih ada beberapa penerbangan yang akan mendarat di Jeddah, Arab Saudi.

" Berdasarkan data yang kami terima, saat ini masih ada 4 penerbangan yang belum mendarat," kata dia.

 

 

4 dari 6 halaman

Tujuh Kedatangan Terakhir

Berdasarkan data Sistem Komputerisasi Pengelolaan Terpadu Umrah dan Haji Khusus (Siskopatuh), jumlah jemaah yang dijadwalkan berangkat hari ini mencapai 4.448 orang. Sebanyak 2.500 jemaah bisa berangkat, sisanya atau sekitar 1.948 jemaah tertunda.

" Sampai dengan malam ini, sudah ada tujuh penerbangan yang mendarat di Saudi," ucap dia.

Berikut daftar penerbangan jemaah umrah Indonesia yang sudah mendarat di Arab Saudi:

A. Bandara Jeddah:

1. Saudia Airlines SV 823, mendarat pukul 07.25 WAS (Waktu Arab Saudi) dengan 375 jemaah umrah;

2. Lion Air JT 100, mendarat pukul 14.22 WAS dengan 433 jemaah;

3. Garuda Indonesia GA 980, mendarat 16.45 WAS dengan 171 jemaah;

4. Saudia Airlines SV 817,mendarat 16.45 WAS dengan 297 jemaah.

B. Bandara Madinah:
1. Lion Air JT 092, mendarat 13.30 WAS dengan 433 jemaah;

2. Lion Air JT 084, mendarat 17.30 WAS dengan 433 jemaah;

3. Saudia Airlines SV 3591, mendarat pukul 18.30 WAS dengan 437 jemaah.

" Untuk bandara di Jeddah, sudah tidak ada jadwal kedatangan jemaah umrah Indonesia. Ada kedatangan Garuda Indonesia nanti malam waktu Saudi, namun tidak membawa jemaah umrah," ucap dia.

 

 

5 dari 6 halaman

Menlu Upayakan WNI di Saudi Bisa Umroh

Dream - Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi mengupayakan agar para Warga Negara Indonesia (WNI) yang dalam perjalanan dan sudah di Arab Saudi, dapat melaksanakan ibadah umroh.

Retno mengatakan menghubungi Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, terkait kebijakan tersebut.

Dia mengakui, kebijakan yang dikeluarkan secara mendadak Arab Saudi berdampak terhadap WNI yang sudah terlanjur berpergian untuk umroh.

" Saya tadi menyampaikan apakah bisa untuk yang sudah terbang itu dan akan segera mendarat waktu tadi waktu saya bicara itu pukul 08.00 waktu Saudi," kata Retno, Kamis, 27 Februari 2020.

" Kiranya yang sudah terlanjur landing itu dapat diperkenankan untuk umrah," ucap dia.

Retno belum mengetahui berapa jumlah WNI yang hendak dan sudah tiba di Arab Saudi untuk melaksanakan ibadah umroh.

Pemerintah mempersilakan apabila Arab Saudi melakukan pemeriksaan kesehatan ke jemaah umroh Indonesia.

" Katakanlah ada pemeriksaan-pemeriksaan kesehatan dan sebagainya kita serahkan tapi sekali lagi kita belum mendapatkan informasi," ucap dia.

 

 

6 dari 6 halaman

Duta Besar RI Diminta Memantau WNI

Dia menyebut, telah meminta seluruh Duta Besar RI yang bertugas wilayah Timur Tengah, untuk memantau apabila ada WNI yang terhenti perjalanannya ke Arab Saudi karena kebijakan itu.

" Kemungkinan ada warga negara kita yang menjadi terhenti perjalanannya pada saat mereka transit dan sebagainya, itu nanti penanganannya itu. Tentunya akan dikoordinasikan dengan maskapai maupun travel bironya masing-masing," kata Retno.

Sebelumnya, rombongan umrah asal Indonesia dilaporkan tertahan di Bandara Abu Dhabi dan Dubai, Uni Emirat Arab. Hal ini menyusul larangan perjalanan umroh yang dikeluarkan Arab Saudi.

Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi telah resmi menangguhkan sementara pelayanan umrah bagi warga dari luar kerajaan.

Kebijakan itu diambil sebagai bagian dari upaya Kerajaan Arab Saudi untuk mencegah masuknya Covid-19.

Berdasar laporan organisasi dari Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Kesehatan Dunia (WHO) per 25 Februari 2020, kasus Covid-19 yang terkonfirmasi secara global mencapai 81.109.

Dengan penambahan 871 kasus baru yang meliputi 459 kasus baru di 37 negara di luar China dan 412 kasus baru di China.

Sumber: Liputan6.com/Lizsa Egeham

Beri Komentar
5 Kiat Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Biar Nggak Gampang Sakit Bersama Tolak Angin