Komika Mongol (Foto: @mongolstres)
Dream - Semua tentu sudah tak asing dengan komika Rony Imanuel alias Mongol Stres. Kariernya di dunia komika memang bersinar.
Tapi, banyak yang tidak tahu sisi lain dari komika asal Manado ini. Pasalnya meski bukan seorang Muslim, Mongol percaya dengan sedekah mendapatkan berkah.
" Di saat kita memberi nggak mungkin yang di Atas enggak kembalikan," kata Mongol dikutip dari YouTube kasisolusi, Kamis 10 Agustus 2023.

" Karena sedekah, ifaq itu tidak mengurangi harta, itulah poinnya," timpal Derry, host podcast itu.
" Betul, itulah gue sampai hari ini stand up, 12 tahun tak tergeser," jawab Mongol.
Ia mengaku selalu mengingatkan asisten pribadinya untuk bersedekah di hari Jumat. Ia bahkan mengajarkan ke asistennya agar bersedekah banyak, minimal Rp 50 ribu.
" Setiap sholat jumat asisten mongol harus gue titipin. Jangan kasih Rp2 ribu di kotak amal, yang lu dapat itu lebih dari Rp2 ribu (minimal) Gocap," kata Mongol.

Tak hanya itu, Mongol juga selalu mengingatkan sopir dan asisten agar tak lupa sholat jumat. Jika mereka tidak melakukannya maka Mongol mengancam akan membawa ibadah ke greja.
" Kalau Jumat dia nggak sholat Jumat. Besok Minggu gue ajak lu ke gereja," kata Mongol.
Percapakan Mongol di podcast YouTube Kasisolusi bareng Deryansha mendapatkan pujian dari warganet. Mereka salut dengan sikap Mongol.
" Salut sama abang berdua. Ini yang namanya toleransi. Sukses buat abang berdua. Semoga menjadi motivasi dan inspirasi untuk semua orang agar hidup lebih rukun," tulis akun @DindinHendra.
" Sebagai seorang muslim,saya kagum dengan Ahlak bang Mongol,.mudah mudahan Allah kasih hidayah buat Mongol," tulis akun @muhammadhabib3012.
" Masya Allah kata2 bang Mongol sangat bijak dan toleransi yang tinggi," tulis akun @nuryamah453.
Dream - Rony Imannuel, atau yang dikenal dengan Mongol, blak-blakan mengaku pernah tergabung dalam organisasi penyembah setan.
Dia bergabung dengan komunitas tersebut karena saat itu merasa belum menemukan jalan yang benar, sehingga mau diajak bergabung.
" Kalau Mongol tidak menemukan jati diri enggak benar, saya masih muda," kata Mongol dalam kanal YouTube Chef Haryo Pramoe.

Bukan soal jati diri saja, Mongon bergabung dengan koomunitas itu juga karena sang bunda menjadi anggota terlebih dahulu. Sehingga dia mengikuti jejak sang ibu.
" Mama saya dulu adalah salah satu elders dari COG, Children of God. Itu adat, pimpinannya di Indonesia dideportasi. Mama saya adalah elders. Mama mungkin dia lagi stres memikirkan kandungannya mungkin menjanjikan Mongol menjadi penyesatan," kata Mongol.
Berawal masuk ke organisasi itu juga karena Mongol diajak oleh tiga orang bule asal Amerika, yang menyebut dirinya bagian dari organisasi itu.
Tanpa pikir panjang, Mongol akhirnya masuk dan bergabung selama tujuh tahun.
" Karena saat ketemu bule mereka bilang Mongol adalah bagian dari mereka, kita enggak mikir lain. Ya sudah join with us. Mereka orang Amerika," tutur dia.
Tujuh tahun dirasa sudah cukup menjadi bagian organisasi tersebut, dia pun memilih untuk keluar.
" Saat gue mengambil keputusan menjadi orang yang baru, gue selalu punya quotes yang gue pegang, 'Jangan izinkan masa lalu menyakitimu'. Saya bergabung dan tahun 1997 saya keluar. Tujuh tahun lebih bersama mereka," ucap Mongol.