Aksi Valentino Rossi Pulang Kampung Pakai Yamaha YZR-M1

Reporter : Maulana Kautsar
Rabu, 11 September 2019 13:33
Aksi Valentino Rossi Pulang Kampung Pakai Yamaha YZR-M1
Aksi yang fantastis, kata Rossi.

Dream - Terlaksana sudah keinginan pebalap MotoGp, Valentino Rossi mudik ke kampung halamannya menggunakan motor balapnya.

Baru-baru ini Rossi menunggangi Yamaha YZR-M1 ke kampung halamannya di Tavullia, Italia. Aksi Rossi ini dilakukan jelang balapan MotoGP di Sirkuit Misano, Italia.

" Ini luar biasa, akhirnya mimpi itu dapat jadi kenyataan," kata Rossi, dilaporkan Crash, Rabu, 11 September 2019.

Rossi menyebut aksinya ini sebagai momen fantastis dan penuh emosi. Dia menyebut aksi M1 di jalanan sangat bagus.

" Aku merasa gembira, dan di Tavullia, di pusat kota yang dipenuhi orang-orang dan penggemar, aku rasa mereka menikmati ini juga," kata dia.

Rossi bercerita, Tavullia berjarak 10 kilometer dari lokasinya berlatih, Sirkuit Misano. Meski tak terlampau jauh, ini menjadi kali pertama Rossi mengendarai motor dari sirkuit ke rumahnya.

" Akhir pekan ini kami berharap banyak orang, banyak penggemar, dan banyak topi kuning, jadi kami akan berikan tenaga dan aksi kompetitif yang maksimal," ujar dia.

 

2 dari 6 halaman

Selain MotoGP, Jokowi Ingin Mandalika Jadi Sirkuit F1

Dream – Selain MotoGP tahun 2021, Presiden Joko Widodo (Jokowi) tenyata berharap Indonesia menjadi tempat pelaksanaan balap mesin jet darat, mobil Formula 1 (F1). Dengan berlangsungnya ajang balap ini diharapkan upaya branding Indonesia di sport tourism akan semakin kuat.

“ Beliau menyampaikan bahwa F1 ini patut kita jajaki untuk diselenggarakan dalam rangka country branding Indonesia dan juga dalam memperkuat brand sports tourism di Indonesia selain MotoGP, dan juga upaya Indonesia untuk menjadi tuan rumah Olimpiade tahun 2032,” kata Direktur Utama Tourism Development Corporation (ITDC), Abdulbar Mansoer, usai bersama Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Erick Thohir diterima oleh Presiden Jokowi, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, dikutip dari setkab.go.id, Kamis 23 Mei 2019.

Mansoer menyatakan akan menindaklanjuti arahan Jokowi dengan melihat kemungkinan Sirkuit Mandalika bisa digunakan sebagai arena balap F1.

Untuk diketahui, sirkuit di Lombok ini sebelumnya dipersiapkan untuk menggelar ajang balap MotoGP tahun 2021.

“ Kami akan segera menindaklanjuti arahan Bapak Presiden untuk melihat kemungkinan F1 dapat diselenggarakan di Sirkuit Mandalika,” kata dia.

Mansoer mengatakan, dalam waktu dekat, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan pihak yang akan bekerjasama dalam hal ini dalam menyelenggarakan balap F1. Ia berharap dalam waktu dekat bisa menyampaikan hal-hal lebih lanjut tentang kemungkinan membawa F1 di Indonesia setelah MotoGP.

Sejauh ini, lanjut Abdulbar, pemerintah sangat mendukung penyelenggaraan MotoGP di Mandalika. Bahkan, Jokowi menyampaikan di depan pers juga bahwa jalan akses dari bandara ke Mandalika akan dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), kemudian akan ada pelebaran runway bandara, dan juga perbaikan pelabuhan untuk cruise.

“ Jadi support dari pemerintah sangat jela,” kata dia.

3 dari 6 halaman

Bangun Sirkuit Bersama Partner

Perusahaan pelat merah ini hanya membangun sirkuit bersama dengan rekanannya, Vinci. ITDC merupakan pemilik tanah. Kini, pembangunan sirkuit masih tahap homoglasi. Lalu, dokumen teknis akan diselesaikan.

Konstruksi jalan untuk MotoGP akan dilakukan pada Oktober 2019.

“ Jadi bulan Oktober Insya Allah kita akan mulai membangun dalam jangka waktu 12 bulan akan selesai jalan hanya sepanjang 4,3 kilometer. Dan di sini kami juga sudah memastikan bahwa itu bisa dipakai untuk F1 juga,” kata dia.

Mengenai kemungkinan penyesuaian spek pembangunan sirkuit dari arena balap motor menjadi juga arena balap F1, Mansoer mengatakan, meskipun baru mendapat berita ini beberapa hari lalu, namun pihaknya langsung dengan desainer tracknya mendapat kepastian bahwa bentuknya tidak perlu diubah.

“ Hanya ada perlakuan untuk topsoil dan beberapa sinyal-sinyal atau sensor yang harus kita tambahkan karena sifatnya agak berbeda tapi tidak akan merubah signifikan sekali dari sisi budget maupun dari sisi teknis jalan,” kata dia.

4 dari 6 halaman

Tidak Ada Pemborosan

Sementara Ketua KOI, Erick Thohir menilai, track yang sedang dibangun di Mandalika bisa juga dimanfaatkan untuk arena balapan mobil. Tak ada pemborosan untuk arena balap F1 ataupun kendaraan balap mobil yang lain.

Bahkan, menurut Erick, pembangunan sirkuit ini tak hanya membuka peluang sebagai penyelenggara balap, tetapi juga investasi wisata.

“ Kita tahu Indonesia sedang menjajaki tidak hanya halal tourism tapi juga bagaimana menjajaki menjadi negara yang tidak kalah bersaing dengan negara-negara tetangga seperti Thailand, Malaysia dalam menjual sports tourism ataupun kebudayaan,” kata dia. 

5 dari 6 halaman

Indonesia Jadi Tuan Rumah MotoGP 2021

Dream – Masyarakat bisa menyaksikan langsung ajang balap motor MotoGP di Indonesia. Dua tahun lagi, Indonesia akan menjadi tuan rumah MotoGP. Balap motor kelas dunia ini akan digelar di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Dikutip dari Liputan6.com, Rabu 20 Februari 2019, Direktur Utama PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/ Indonesian Tourism Development Corporation (ITDC), Abdulbar M Mansoer, mengaku telah meneken kontrak dengan Dorna sebagai penyelenggara MotoGP.

Dorna memberikan kesempatan bagi Indonesia untuk menjadi tuan rumah MotoGP mulai 2021. " Kami menandatangani kontrak di Januari dengan Dorna.‎ Kita bersaing dengan Brasil, tetapi akhirnya kita yang dapat di 2021. Kami siapkan venue, bangun sirkuit," ujar Abdulbar di Jakarta, Selasa kemarin.

Abdulbar menggandeng perusahaan konstruksi Prancis, Vinci Construction Grands Projects, untuk membangun sirkuit di Mandalika. ITDC juga telah mendapatkan pendanaan dari Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB).

" Pendanaan kita dapat, jadi akan dibangun. MotorGP balap motor terbesar di dunia. Penontonnya 400 juta, Indonesia nomor 2 setelah China, penontonnya. Dibangun oleh Vinci, ini kita ‎bangun dari awal. Kalau di negara lain tidak," kata dia.

Abdulbar optimistis pembangunan sirkuit sepanjang 4,3 kilometer (km) tersebut rampung pada 2021 sehingga bisa menarik wisatawan untuk menyaksikan MotoGP di Mandalika.

" Kita punya waktu dua tahun. Diharapkan selesai 2021. Ini panjangnya 4,3 km dan dikelilingi oleh bukit dan pantai," kata dia.

6 dari 6 halaman

Bisa Tarik Wisatawan

ITDC akan mulai membangun sirkuit di Mandalika pada Oktober 2019. Keberadaan sirkuit ini akan menarik banyak wisatawan ke Indonesia, khususnya di Mandalika.

Sebelumnya, PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau ITDC akan memulai pembangunan sirkuit MotoGP di Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Oktober 2019.

Abdulbar mengatakan, untuk satu kali balapan, membutuhkan waktu minimal empat hari untuk tahap kualifikasi hingga balapan. Untuk satu hari saja biasanya akan ada 100 ribu orang yang akan hadir.

" Untuk 1 race butuh 4 hari, kan harus kualifikasi, ada Moto2. Setiap hari 100 ribu, yang hari terakhir (saat balapan) lebih dari 150 ribu (datang). Jadi, satu race mungkin bisa 300 ribu orang," kata dia.

Selain MotoGP, akan ada balap motor lain yang akan diselenggarakan di Mandalika. Salah satunya Superbike yang juga dikelola oleh Dorna.

‎" Jadi di tahun pertama akan ada 2 race (MotoGP dan Superbike). MotoGP bisa 300 ribu orang, Superbike 150 ribu orang. ‎Yang lain (balap) bisa 25 ribu orang," kata dia.

(Sumber: Liputan6.com/Septian Deny)

Beri Komentar
Rumah Emas Selamat dari Tsunami, Ini Amalan Sang Pemilik