Corona Merebak, Liverpool Terancam Gagal Juara Liga Inggris

Reporter : Idho Rahaldi
Senin, 2 Maret 2020 19:30
Corona Merebak, Liverpool Terancam Gagal Juara Liga Inggris
Padahal sudah 30 tahun menanti...

Dream - Liverpool kini tengah diatas angin, kesempatan menjuarai Liga Premier Inggris sudah di depan mata.

Laju The Reds memang tak lagi bisa dijegal dengan jarak keunggulan 22 poin dari rival terdekatnya, Manchester City.

Tetapi ada sesuatu yang tampaknya bisa memperlambat Liverpool untuk mengangkat tropi. Bukan Pep Guardiola atau Manchester United, melainkan coronavirus.

1 dari 5 halaman

Mengendalikan Penyebaran Corona

Melansir The Vocket, pemierintah Inggris dalam waktu dekat akan membatalkan semua acara yang dapat membuat kumpulan masa.

Langkah ini diambil pemerintah untuk mengendalikan penyebaran wabah virus corona.

Jika itu benar diberlakukan, maka Liverpool dipastikan harus bersabar menunda perolehan piala juara yang sudah ditunggu selama 30 tahun untuk waktu yang belum diketahui.

Jika dilihat dari jadwal liga Primer, Liverpool masih harus menghadapi 11 pertandingan sisa di Liga.

Meski begitu, Klopp hanya perlu empat kemenangan lagi untuk mengklaim gelar Liga Premier.

Sebelumnya, pemerintah Swiss juga memebuat keputusan serupa dengan membatalkan semua acara yang melibatkan 1000 orang atau lebih.

2 dari 5 halaman

Seberapa Mudah Virus Corona Menular?

Dream - Informasi dua warga Depok, Jawa Barat yang diketahui positif terkena corona (COVID-19) memuculkan kekhawatiran. Terutama oleh para warga sekitar tempat tinggal pasien di Depok.

Sebagian besar orang menganggap, virus corona menular dengan mudah melalui udara. Faktanya, tak demikian. Dikutip dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC), virus corona menular melalui percikan air liur (droplet) orang yang terinfeksi, saat batuk atau bersin.

Percikan tersebut dapat mendarat di mulut atau hidung orang yang berada di dekatnya atau mungkin terhirup ke dalam paru-paru. Bisa juga menular jika menyentuh permukaan atau benda yang terdapat percikan liur terinfeksi kemudian menyentuh mulut, hidung, atau mata.

Kondisi pasien corona yang paling menular adalah ketika sedang muncul gejala. Gejalanya antara lain batuk, pilek, dan disertai sesak napas.

3 dari 5 halaman

Seberapa mudah virus menyebar?

Hal ini sangat bervariasi. Beberapa virus sangat menular (menyebar dengan mudah), seperti campak, sementara virus lain tidak menyebar dengan mudah. Faktor lain yang juga berpengaruh adalah apakah penyebaran berkelanjutan.

Virus yang menyebabkan COVID-19 diperkirakan menyebar dengan mudah dan berkelanjutan saat pasien berada di beberapa wilayah geografis yang terkena dampak (community spread). Community spread berarti ada orang yang telah terinfeksi virus di suatu daerah, termasuk beberapa yang tidak yakin bagaimana atau di mana mereka terinfeksi.

Sumber: CDC

4 dari 5 halaman

Indonesia Positif Corona, Asuransi Bisa Cover?

Dream - Masyarakat dunia sedang digemparkan dengan kemunculan virus corona, tak terkecuali Indonesia.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan ada dua warga negara Indonesia (WNI) positif terjangkit virus corona.

Kamu bisa melindungi diri dengan `amunisi-amunisi`, termasuk asuransi kesehatan. 

Asuransi siap melindungi kamu dari virus corona. Jika terjangkit corona, asuransi ini bisa mengcover biaya perawatan intensif virus corona.

CEO Generali Indonesia, Edy Tuhirman, mengatakan pihaknya siap memberikan pelayanan klaim untuk nasabahnya yang terjangkit virus corona.

“ Generali secara penuh akan menjamin dan menanggung pengobatan nasabah yang terinfeksi virus corona menyesuaikan ketentuan polis,” kata Edy di Jakarta, dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Senin 2 Maret 2020. 

Begitu pula yang dikatakan oleh Vice President Head of Corporate Branding, Marketing, and Communications Sequis, Felicia Gunawan, mengatakan, penting untuk mengantisipasi biaya kalau terjadi kondisi klinis akibat segala wabah penyakit.

Pihaknya siap memberikan perlindungan asuransi kesehatan dan asuransi jiwa dari kondisi klinis yang disebabkan oleh virus corona sesuai dengan ketentuan polis yang berlaku.

“ Ketika sakit apalagi telah masuk tahap kritis, biasanya biaya pengobatan yang harus dikeluarkan di rumah sakit sudah pasti sangat besar. Jika tidak memiliki asuransi kesehatan tentunya mau tidak mau kita harus merelakan uang tabungan, dana darurat, bahkan aset kita terpakai untuk berobat,” kata Felicia di Jakarta, dikutip dari keterangan tertulisnya.

Manulife juga melindungi nasabahnya dari wabah virus corona. “ Kami juga mendapat banyak telepon soal apakah polis mereka meng-cover untuk perlindungan terhadap virus corona. Kami memastikan Manulife memberikan jaminan perlindungan,” kata Direktur and chief Marketing Manulife Indonesia Novita Rumgangun, di Jakarta, dikutip dari Liputan6.com.

5 dari 5 halaman

Asuransi Bisa Cover Asalkan Kondisi Ini Terpenuhi

Jika ingin biaya pengobatan dicover oleh asuransi, Edy mengatakan ada beberapa hal yang harus diperhatikan masyarakat. Pertama, memastikan jenis penyakitnya masuk ke dalam pertanggungan polis atau tidak.

“ Untuk mempercepat proses klaim, pemegang polis harus mempersiapkan dokumen yang diperlukan, klaim tidak berada dalam `Masa Tunggu Polis`, serta menggunakan jaringan rumah sakit kami untuk cashless claim,” kata Edy.

Meskipun ada sejumlah polis yang memberikan jaminan layanan kesehatan, nasabah diminta mengutamakan upaya pencegahan untuk menghindari infeksi virus.

Sampai saat ini, yang bisa dilakukan masyarakat dalam upaya pencegahan virus corona adalah membiasakan perilaku hidup sehat seperti selalu mencuci tangan dengan air dan sabun cair, menutup mulut dan hidung dengan tissue ketika bersin atau batuk, menggunakan masker, dan pergi ke dokter jika kondisi kesehatan memburuk.

Beri Komentar
Melihat Kelanjutan Nasib Konser Tunggal Ayu Ting Ting