Nasib Pilu 30 Atlet Berprestasi RI, Jual Medali sampai Mengemis

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Rabu, 24 Juli 2019 16:01
Nasib Pilu 30 Atlet Berprestasi RI, Jual Medali sampai Mengemis
Demi menyambung hidup, medali yang pernah mereka raih untuk mengharumkan nama bangsa terpaksa dijual.

Dream – Kini, pemerintah memberikan banyak benefit bagi atlet berprestasi, seperti bonus ratusan juta rupiah sampai miliaran rupiah. Bahkan, para atlet berprestasi juga dijanjikan diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Dukungan dan perhatian pemerintah menjadi angin segar bagi atlet-atlet sekarang.

Sayangnya, masih ada atlet-atlet yang tidak merasakan hal serupa. Selepas menanggalkan profesinya sebagai atlet, mereka harus “ bertarung” demi menyambung hidup. Misalnya, Karni.

Dikutip dari Liputan6.com, Rabu 24 Juli 2019, wanita ini dulunya menjadi atlet dayung Pekan Olah Raga Nasional (PON), Sea Games 1997, dan kejuaraan dayung internasional di Hong Kong. Karni menyabet 3 medali emas dan 1 perak di Sea Games 1997. Kini, dia hanya menjadi tukang sapu.

Nasib Karni ini hanyalah satu dari sekian banyak atlet yang berjaya dan kini kondisinya susah. Masih ada “ Karni-Karni” lainnya yang memerlukan perhatian pemerintah.

Siapa saja mereka? Berikut ini adalah 30 atlet berprestasi dan kini hidupnya memerlukan perhatian pemerintah.

1 dari 6 halaman

Jadi Pengemis dan Tukang Becak

1. Karni

Olahraga: Dayung

Prestasi: PON, Sea Games 1997, Kejuaraan Dayung Internasional di Hong Kong

Kondisi kini: Tukang Sapu

 

2. Suharto

Olahraga: Balap Sepeda

Prestasi: SEA Games 1979

Kondisi kini: Tukang becak di Surabaya

 

3. Sandra Diana Sari

Olahraga: Angkat besi

Prestasi: Kejuaraan angkat besi junior Asia di Bandung 2017

Kondisi kini: Sempat mengemis di tepi jalan Masjid Raya Padang

 

4. Ellyas Pical

Olahraga: Tinju

Prestasi: Juara Dunia Bantam Junior IBF

Kondisi kini: Office Boy di Kemenpora

 

5. Tati Sumirah

Olahraga: Badminton

Prestasi: Uber 1975

Kondisi kini: Menganggur dan merawat ibu

2 dari 6 halaman

Atlet Senam yang Jadi Gelandangan

6. Amin Ikhsan

Olahraga: Senam

Prestasi: Suzuki World Cup 2000 di Jepang

Kondisi kini: Gelandangan

 

7. Lenni Haeni

Olahraga: Dayung perahu naga

Prestasi: SEA Games 1997

Kondisi kini: Tukang cuci

 

8. Marina Segedi

Olahraga: Pencak silat

Prestasi: SEA Games 1981

Kondisi kini: Sopir taksi online GRAB

 

9. Martha Kase

Olahraga: Lari

Prestasi: SEA Games 1987

Kondisi kini: Penjual minuman di sekitar GBK

 

10. Masadi

Olahraga: Dayung

Prestasi: SEA Games 1989

Kondisi kini: Supir truk sampah di Semarang

3 dari 6 halaman

Terpaksa Menjual Medali Emas

11. Jumain

Olahraga: Dayung

Prestasi: SEA Games 1989

Kondisi kini: Buruh rawat kapal di Pantai Marina, Semarang

 

12. Wempi Wungau

Olahraga: Binaraga

Prestasi: SEA Games 1989 - 1997

Kondisi kini: Pengawal pribadi dan tidak memiliki pekerjaan tetap

 

13. Denny Thios

Olahraga: Angkat besi

Prestasi: Kejuaraan Angkat Berat Dunia di Swedia 1993

Kondisi kini: Tukang las (meninggal dunia pada Mei 1998)

 

14. Soeharto

Olahraga: Angkat besi

Prestasi: Far East and South Games for Disabled (DESPIC Games), Australia, 1976

Kondisi kini: Tukang pijit tunanetra

 

15. Rachman Kili Kili Taliak

Olahraga: Tinju

Prestasi: Juara Nasional Kelas Super Bantam

Kondisi kini: Pengangguran (wafat dengan gantung diri pada 2007)

4 dari 6 halaman

Jual Medali Emas

16. Darmiyanto

Olahraga: Lari jarak pendek, menengah, dan jauh

Prestasi: South American Masters Athletics Championship, Santiago, Cile

Kondisi kini: Tukang becak di Salatiga

 

17. Yuni Astuti

Olahraga: Badminton

Prestasi: PON XI

Kondisi kini: Pengamen di bus-bus terminal Bungurasih, Surabaya

 

18. Dyah Renatih

Olahraga: Lempar lembing

Prestasi: Kejuaraan lempar lembing Thailand 2006

Kondisi kini: Pengangguran dan sempat menjual mendali emas yang ia peroleh

 

19. Marzuki Nyak Mad

Olahraga: Sepak bola (Timnas)

Prestasi: SEA Games 1985-1987

Kondisi kini: Guru honorer SDN Kelapa Dua Wetan 03 Pagi, Jakarta

 

20. Supriyono

Olahraga: Tinju

Prestasi: Wijayakusuma Cup 1985, Anniverstary Cup 1987, Asahan Trophy Cup 1987/1988

Kondisi kini: Juru parkir dan pelatih tinju PORDA

5 dari 6 halaman

Menjadi Kuli Bangunan

21. Hapsani

Olahraga: Lari estafet 4x100 meter

Prestasi: SEA Games 1981 dan 1983

Kondisi kini: Hidup pas-pasan

 

22. Gurnam Singh

Olahraga: Lari jarak menengah, jauh 800 meter, marathon

Prestasi: Asian Games 1962

Kondisi kini: Menjual medali emas yang ia peroleh, mengemis hingga wafat pada 2006

 

23. Hendrik Brock

Olahraga: Balap sepeda (jalanan)

Prestasi: Asian Games 1962

Kondisi kini: menderita glukoma

 

24. Jatmiko

Olahraga: Angkat berat

Prestasi: Asian Games 1962

Kondisi kini: kuli bangunan

 

25. Ardiansyah

Olahraga: Catur

Prestasi: Olimpiade Catur di Lucerne, Swiss 1982 dan mendapat gelar Grand Master

Kondisi kini: Menganggur (wafat karena penyakit paru-paru)

6 dari 6 halaman

Jadi Juru Parkir

26. Tatie IR Soeparto

Olahraga: Renang

Prestasi: SEA Games XI, Event Asias Pacific Girl 1983

Kondisi kini: Berjualan nasi penyet di depan rumahnya di Surabaya

 

27. Totok Hardiyanto

Olahraga: Tenis meja

Prestasi: ASEAN Para Games 2011

Kondisi kini: membantu istri membuat kue yang dititipkan ke warung

 

28. Samuel Elia Huwae

Olahraga: Atletik

Prestasi: SEA Games 1987

Kondisi kini: Juru parkir di Senayan

 

29. Agatha Trisnawaty

Olahraga: Pencak silat perisai diri

Prestasi: Asian Games 2010 dan SEA Games 2011

Kondisi kini: Pernah menjadi sales pada perusahaan swasta dan akhirnya merantau dari kampung halamannya karena kecewa oleh janji pemerintah setempat

 

30. Hasan Ringgo Lobubun

Olahraga: Tinju

Prestasi: Bantam Junior Nasional 1987

Kondisi kini: Pemulung

(Sumber: Liputan6.com/Tommy Kurnia)

Beri Komentar