Inasgoc: 90 Persen Bangku Penonton Asian Games 2018 untuk Umum

Reporter : Ahmad Baiquni
Selasa, 28 Agustus 2018 11:41
Inasgoc: 90 Persen Bangku Penonton Asian Games 2018 untuk Umum
Penjualan tiket pertandingan rata-rata hampir mencapai 100 persen.

Dream - Indonesia Asian Games 2018 Organizing Committee (Inasgoc) atau Panitia Pelaksana Asian Games menyatakan 90 persen bangku penonton dialokasikan untuk umum. Hal ini sesuai dengan kesepatan dengan Olympics Committee Asia (OCA) atau Komite Olimpiade Asia.

Direktur Media PR Inasgoc, M Buldiansyah, penjualan tiket Asian Games rata-rata hampir 100 persen, terutama untuk pertandingan atlet Indonesia.

Hal ini mengindikasikan tingginya animo masyarakat untuk menyaksikan kejuaraan olahraga mentereng di Asia itu.

" Perlu dipahami, kapasitas bangku di tiap lokasi pertandingan sangat terbatas. Dalam ajang multievent sepert ini, panitia wajib mengalokasikan sejumlah bangku khusus untuk wartawan, atlet, perwakilan negara peserta, federasi olahraga dunia, hingga perwakilan sponsor," ujar pria yang akrab disapa Danny ini, dikutip dari Liputan6.com, Selasa 28 Agustus 2018.

Danny mengatakan, memang ada sebagian bangku dibiarkan kosong dengan pertimbangan keamanan.

Seperti untuk memudahkan petugas keamanan untuk bergerak di tribun atau untuk evakuasi. Ketentuan ini seusai dengan standar operasi global untuk kejadian darurat. (ism)

1 dari 3 halaman

Dijual Online

Dream - Sejauh ini, penjualan tiket Asian Games dilakukan lewat tiga jalur online resmi. Tiket dapat diperoleh melalui Blibli.com, Tiket.com, dan pada laman resmi penjualan tiket Asian Games (https://asiangames2018.loket.com).

Dua laman pertama menjual tiket seluruh cabang olahraga. Sedangkan laman tiket Asian Games hanya menjual tiket untuk cabang olahraga tertentu yaitu badminton, bola basket, sepak bola pria, akuatik, bola voli, dan eSports.

Tiket boks© Liputan6.com

Dalam beberapa hari penyelenggaraan Asian Games, penjualan tiket online ini berjalan lancar. Proses transaksi pun relatif stabil.

Untuk penutupan, Inasgoc berencana membuka penjualan tiket online sebentar lagi. Tiket dapat dibeli baik di Blibli.com, Tiket.com, maupun Asian Games Ticket.

(ism, Sumber: Liputan6.com/Achmad Yani Yustiawan.)

2 dari 3 halaman

Duet Orang Terkaya Indonesia Sabet Perunggu Asian Games 2018

Dream - Orang terkaya Indonesia, Michael Bambang Hartono, menyumbang prestasi bagi kontingen Indonesia di Asian Games 2018. Dia meraih medali perunggu di cabang olahraga bridge pada Minggu, 26 Agustus 2018.

Bambang bersama adiknya, Budi Hartono, kalah dari pasangan China di babak semifinal. Pasangan kakak beradik pemilik Grup Djarum dan BCA ini mencatatkan skor akhir 60-137, dikutip dari laman resmi asiangames2018.com.

Selain Bambang, Indonesia menerjunkan beberapa atlet bridge kategori supermix seperti Bert Toar Polii, 64 tahun, Frangky Karwur, 52 tahun, Jemmy Bojoh, 47 tahun, dan dua atlet wanita yaitu Conny Sumampauw, 43 tahun dan Rury Andhani, 34 tahun.

Orang Terkaya Indonesia Beberkan Rahasia Jadi Pebisnis Sukses© MEN

Medali perunggu juga diraih Indonesia pada kategori campuran pria. Para pemain yang telah berjasa yaitu Taufik Asbi, Lusje Bojoh, Robert Parasian, Joice Tuejeh, Bill Mondingir dan Ervita Lasut. Mereka juga kalah dari China.

" Lawan menunjukkan performa yang konsisten. Mereka adalah tim juara dunia wanita," ujar Hendra Railis, kapten tim bridge Indonesia.

" Tiga dari pemain pada tim campuran merupakan juara dunia 2017," lanjut Hendra.

Pada Asian Games ini, bridge merupakan olahraga yang pertama kali dimainkan. Ada enam medali emas yang disiapkan untuk para pemenang cabang olahraga ini.

3 dari 3 halaman

Tangis Haru Rifki Usai Sumbang Emas dari Cabang Karate Asian Games 2018

Dream - Indonesia kembali menambah pundi-pundi medali dalam ajang Asian Games 2018. Kali ini melalui cabang olah raga Karate. Melalui karateka Rifki Ardiansyah Arrosyiid, Indonesia meraih medali emas.

Rifki dari berhasil menggondol emas pada nomor kumite 60 kg. Dia naik ke podium tertinggi setelah mengalahkan karateka asal Iran, Amir Mahdi Zadeh, 9-7 di JCC Senayan, Jakarta, Minggu 26 Agustus 2018.

Medali yang dipersembahkan oleh Rifki ini merupakan emas ke-11 bagi Indonesia pada Asian Games tahun ini. Rifki terlihat menangis haru saat prosesi pengalungan medali dan lagu Indoneesia Raya berkumandang.

Dalam perjalanan ke final, Rifki mengalahkan Siravit Sawangsri (Thailand, 5-1), Hu Chen (Tiongkok, 8-0), dan Lee Chun Ho (Hong Kong) 3-0.

Beri Komentar