Sejarah Hari Olahraga Nasional dan Protes Soekarno Ditolak Olimpiade

Reporter : Ulyaeni Maulida
Rabu, 9 September 2020 15:30
Sejarah Hari Olahraga Nasional dan Protes Soekarno Ditolak Olimpiade
Bagaimana sejarahnya?

Dream – Setiap tanggal 9 September bangsa Indonesia akan memperingati Hari Olahraga Nasional. Meskipun perayaan Haornas 2020 diperingati di tengah keprihatian pandemi Covid-19. semangat juang tetap harus digelorakan.

Pada Haornas 2020, Kementerian Pemuda dan Olahraga mengusung tema Sport Science. Hal ini sebagai upaya untuk mendorong prestasi olahraga dengan dukungan sport science dan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui sport tourism dan sport industry.

Menilik dari sejarahnya, peringatan Haornas setiap tanggal 9 September bertepatan dengan diadakannya PON pertama di Indonesia. PON pertama tersebut diresmikan oleh Presiden Soekarno yang kemudian ditetapkan sebagai Hari Olahraga Nasional oleh Presiden Soeharto.

1 dari 3 halaman

Sejarah Hari Olahraga Nasional

Sejarah Haronas bermula dari adanya perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) pertama pada tanggal 9-12 September 1948, di Stadion Sriwedari Solo, Jawa Tengah.

Pembukaan PON I dilakukan Presiden Soekarno sementara penutupannya oleh Sri Sultan Hamengkubuwono IX yang menjabat Komite Olimpiade Republik Indonesia (KORI).

Awalnya PON dilaksanakan sebagai bentuk protes Bangsa Indonesia lantaran ditolak mengikuti Olimpiade ke-14 di London, Inggris. Saat itu, Indonesia dianggap belum memiliki prestasi di bidang olahraga. Terlebih hubungan antara Indonesia-Belanda juga belum membaik.

Penolakan ini memicu Persatuan Olahraga Indonesia menggelar konferensi darurat di Solo. Hasil dari konferensi akhirnya melahirkan pergelaran Pekan Olahraga Nasional (PON).

PON pertama tersebut diresmikan oleh Presiden Soekarno yang kemudian ditetapkan sebagai Hari Olahraga Nasional oleh Presiden Soeharto. Melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 67 Tahun 1987.

2 dari 3 halaman

Logo Hari Olahraga Nasional 2020

Logo Haronas 2020© Foto: Kemenpora.go.id

 

Logo Haornas 2020 menyerupai bola yang terbentuk dari tiga komponen tema Haornas 2020, yaitu sport science, sport tourism, dan sport industry.

Menurut Kementerian Pemuda dan Olahraga, logo ini melambangkan sinergi, semangat, dan kekuatan dalam meningkatkan kebugaran dan prestasi olahraga melalui dukungan sport science serta mendorong pertumbuhan ekonomi melalui sport tourism dan sport industry.

3 dari 3 halaman

Makna Logo Hari Olahraga Nasional 2020

Makan Logo Haronas 2020© Foto: Kemenpora.go.id

Warna logo Hari Olahraga Nasional 2020 terdiri dari kuning, merah, biru, hijau, emas, dan merah oranye dengan arti sebagai berikut.

  1. Kuning: melambangkan optimisme masyarakat Indonesia bangkit dari pandemi Covid-19. 2.
  2. Merah: melambangkan energi dan semangat yang berkobar untuk terus berjuang.
  3. Biru: melambangkan kekuatan dan percaya diri bahwa Indonesia mampu mencapai kebugaran masyarakat dan prestasi olahraga tertinggi.
  4. Hijau: melambangkan pertumbuhan ekonomi dalam sektor industri olahraga dan pariwisata.
  5. Emas: melambangkan prestasi olahraga Indonesia Jaya.
  6. Merah Oranye: melambangkan invoasi pada pembangunan industri nasional.

(Sumber: Kemenpora.go.id dan sumber lainnya)

Beri Komentar