Kabar Terkini Nasib Bocah Pemakai Jersey Kresek Messi, Memilukan

Reporter : Sugiono
Sabtu, 8 Desember 2018 15:01
Kabar Terkini Nasib Bocah Pemakai Jersey Kresek Messi, Memilukan
Namun dia tidak akan melupakan kata-kata Lionel Messi saat mereka bertemu di Doha, Qatar, pada 2016 lalu.

Dream - Masih ingat dengan bocah pemakai jersey kresek tim nasional Argentina bernomor punggung 10 milik megabintang Lionel Messi? Nasib terbaru dari bocah yang bernama lengkap Murtaza Ahmadi sungguh memilukan.

Murtaza saat ini sudah berusia tujuh tahun dan tinggal di Afganistan. Dua tahun lalu namanya menjadi viral setelah potretnya saat memakai plastik kresek bernomor 10 beredar di sosial media

Begitu viralnya foto Murtaza memakai kostum timnas Argentina bernomor punggung 10 itu hingga Messi ingin menemuinya.

Akhirnya, berkat foto itu juga, mimpi Murtaza untuk bertemu sang idola terwujud. Mereka berjumpa di Doha, Qatar, pada 13 Desember 2016 lalu.

Dalam pertemuan tersebut La Pulga memberikan kenang-kenangan berupa bola dan kostum bertanda tangan kepada Murtaza.

Kini di usia 7 tahun, bocah itu dan keluarganya harus mengungsi akibat serangan Taliban.

Semua benda kenangan dari Messi harus ditinggalkan setelah kampung halaman Murtaza di Jaghori, Provinsi Ghazni, diserang Taliban awal November lalu.

 

1 dari 2 halaman

Kado dari Messi tertinggal

Murtaza meneteskan air mata saat berada di pengungsian di Kabul. Dia teringat bola dan dua kostum bertanda tangan Messi di rumahnya.

" Kami meninggalkan semua itu di Jaghori. Kami tidak bisa membawanya karena kami buru-buru meninggalkan rumah pada malam hari," kata Murtaza.

Murtaza mengaku rindu dengan rumahnya di Jaghori. Dia tidak punya bola dan tidak bisa keluar untuk bermain sepak bola di pengungsian.

Sebenarnya pasukan keamanan Afganistan sudah berhasil mengusir Taliban dari Jaghori. Tapi keluarga Murtaza merasa takut untuk pulang.

Sebelum Taliban masuk Jaghori, keluarga Murtaza kerap menerima ancaman melalui telepon. Mereka mengira keluarga Murtaza menerima uang yang banyak dari Messi.

" Setelah Murtaza bertemu Messi di Qatar, situasinya menjadi rumit dan kami hidup dalam ketakutan. Orang-orang di sekitar kami berpikir bahwa Messi telah memberi kami banyak uang," kata Humayoon Ahmadi, kakak Murtaza.

 

2 dari 2 halaman

Takut Diculik

Karena itu keluarganya takut dan khawatir Murtaza akan diculik. Untuk melindungi Murtaza, keluarga tidak mengizinkannya bermain di luar rumah dan tidak menyekolahkannya selama dua tahun.

Ketika ancaman semakin mengkhawatirkan, keluarga Murtaza kabur ke Pakistan pada bulan Mei 2016. Mereka berharap bisa berangkat ke Amerika Serikat.

Sayang, setelah berusaha berbulan-bulan, permintaan suaka mereka ditolak dan diminta kembali pulang ke rumah.

Saat ini keluarga Murtaza menggantungkan bantuan dari LSM dan kerabat untuk bertahan hidup di pengungsian.

Tapi Murtaza tidak akan melupakan janji yang diucapkan Messi kepadanya saat mereka bertemu di Qatar.

" Messi bilang kepadaku 'Jika kamu sudah besar, aku akan membantu segala keperluanmu'," kata Murtaza, yang mengaku tidak punya kontak lagi dengan Messi sejak itu.

Sumber: Marca.com

Beri Komentar
Bukan Pertama Kali, Ini Deretan Kebrutalan Anjing Milik Bima Aryo