Jadi Pemilik Klub Bola, Wapres Suriname Ikut Main Sekaligus Jadi Kapten Tim

Reporter : Ahmad Baiquni
Kamis, 23 September 2021 16:01
Jadi Pemilik Klub Bola, Wapres Suriname Ikut Main Sekaligus Jadi Kapten Tim
Saat bermain, si pemilik klub, kapten, sekaligus pemain ini marah-marah karena tak dioper bola oleh pemain lain.

Dream - Lazimnya pemilik klub bola tak bakal turun ke lapangan. Mereka cukup duduk di balik meja dan memantau perkembangan tim serta manajemen klub yang dimilikinya.

Tetapi prinsip itu tidak berlaku bagi Wakil Presiden Suriname, Ronnie Brunswijk. Dia ikut turun lapangan membela Inter Moengotapoe di Laga Concacaf.

Brunswijk yang berusia 60 tahun berposisi sebagai kapten klub. Padahal, dia sendiri adalah pemilik dari klub bola tersebut.

Brunswijk memutuskan ikut merumput dalam putaran 16 besar liga pada Selasa malam, 21 September 2021. Dia pun tercatat sebagai pemain bola tertua yang pernah ada.

 

1 dari 7 halaman

Viral

Dalam pertandingan itu, Brunswijk melancarkan serangan bersama anaknya, Damian. Sayangnya, pertandingan itu berakhir dengan kekalahan Inter Moengotapoe dengan skor akhir 6-0.

Dalam klip yang beredar di media sosial, Brunswijk terlihat hanya berteriak-teriak meminta operan bola. Dia juga beberapa kali tampak marah lantaran tidak diberi bola oleh pemain lain.

Sepanjang 54 menit pertandingan, Brunswijk hanya menyelesaikan 14 dari 17 operan. Sementara di video lain, dia tertangkap kamera membagi-bagikan uang di ruang istirahat pemain.

Brunswijk cukup populer dan New York Times menggambarkannya sebagai 'Robin Hood' dari Suriname.

Dia kerap memberikan uang yang diperolehnya dari penindakan kasus kejahatan kepada orang miskin, dan pernah melemparkan uang dari helikopternya, dikutip dari mstar.com.my.

2 dari 7 halaman

Ini videonya

      Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh TUDN USA (@tudnusa)

3 dari 7 halaman

Ayah Tajir Beli Klub Bola Agar Putra Berbobot 126 Kg Bisa Main di Liga Utama

Dream - Bagi orang yang tajir melintir, kehilangan uang dalam jumlah besar tidak mengapa asal keinginan bisa terwujud.

Begitulah kira-kira pemikiran He Shihua, seorang pengusaha 35 tahun yang sangat menyukai olahraga sepak bola.

Shihua baru-baru ini membeli klub sepak bola divisi dua supaya dia dan putranya bisa bermain dalam pertandingan resmi.

4 dari 7 halaman

Bisa Seenaknya Pilih Posisi dan Nomor Punggung

Dengan menjadi pemilik klub sepak bola tersebut, dia bisa menekan pelatih memasukkan dirinya ke dalam anggota tim.

Shihua membeli Zibo Cuju FC yang merupakan tim di divisi dua Liga Utama China. Shihua sendiri pernah menjadi pemain di klub tersebut pada masa lalu.

Sebagai pemegang saham utama di Zibo Cuju, Shihua bisa berbuat seenaknya. Dia bebas memilih nomor punggung dan meminta untuk jadi penyerang.

Tidak cukup sampai di situ. Awal bulan ini, pengusaha muda ini menekan sang pelatih untuk memasukkan putranya ke dalam susunan pemain inti.

Masuknya putra Shihua sebenarnya tidak akan menarik terlalu banyak perhatian jika memiliki keterampilan dan kemampuan bermain sepak bola.

Tetapi putranya yang berbobot 126 kilogram benar-benar seperti sebuah beban bagi Zibo Cuju dalam menjalani pertandingan demi pertandingan.

5 dari 7 halaman

Pemain Takut Menolak Permintaan Bos

Meski tak punya skill bermain bola sama sekali, rekan satu timnya tidak bisa mengeluh dan berbuat banyak dalam menghadapinya.

Mereka terlalu takut dipecat oleh pemilik klub jika mempertanyakan keputusan pelatih memasukkan putra Shihua dalam tim.

Keputusan Shihua menggunakan klub sepak bola sebagai jalan untuk menyenangkan dirinya dan putranya yang kelebihan berat badan viral di media sosial.

6 dari 7 halaman

Dipuji Sayang Anak Sekaligus Dicaci Hina Sepakbola

Ada sebagian yang memuji keberanian dan ambisi pria tersebut. Namun sebagian lain menganggap tindakan Shihua sebagai penghinaan terhadap dunia sepak bola.

Shihua juga dianggap telah merendahkan martabat sekaligus mempermalukan pelatih dan para pemain Zibo Cuju.

Cemoohan netizen sebenarnya bukan tanpa alasan. Masalahnya, sejauh ini, duo bapak-anak tersebut belum membuktikan kemampuannya.

Zibo Cuju menjadi klub yang menduduki posisi paling bawah di Liga Utama China, dengan hanya meraih satu poin dari lima pertandingan.

Sumber: OddityCentral.com

7 dari 7 halaman

Video aksi putra Shihua saat menjalani pertandingan resmi di Liga Satu China yang benar-benar terlihat tidak profesional sama sekali.

 

Beri Komentar