Perjuangan Startup Sepeda Listrik Mahasiswa Yogyakarta

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Kamis, 11 April 2019 10:15
Perjuangan Startup Sepeda Listrik Mahasiswa Yogyakarta
Perusahaan ini ingin mengembangkan bisnisnya.

Dream – PT Astro Teknologi Internasional turut mejeng di Indonesia Startup Summit 2019. Perusahaan ini memamerkan produk sepeda listriknya, Astro Bike. Mereka mengharap suntikan dana dari investor untuk mengembangkan bisnisnya.

Dikutip dari Merdeka.com, Rabu 10 April 2019, Wakil CEO Astro, Syahrul Awaludin, mengatakan, Astro Bike didirikan oleh lima mahasiswa di Yogyakarta sejak 2015. Kini, perusahaannya sedang mencari suntikan dana dari investor.

Mereka memerlukan investasi ratusan juta rupiah untuk mengembangkan usaha mereka. “ Saat ini, ada investasi baru, Rp70 jutaan dan itu dari pemerintah,” kata Syahrul.

Dia berharap usahanya bisa menjangkau pasar yang lebih luas dengan suntikan dana dari investor. Investasi ini diharapkan bisa meningkatkan produksi serta menyerap lebih banyak tenaga kerja lokal.

“ Karyawan semuanya (ada) sepuluh di Yogyakarta. Kami jual tahun 2018 sebanyak 100 unit,” kata dia.

1 dari 2 halaman

Apa Itu Astro Bike?

Syahrul menambahkan, Astro Bike merupakan perangkat portabel yang bsia menyulap sepeda biasa menjadi sepeda listrik. Perangkat ini dibanderol dengan harga sekitar Rp5 juta.

“ Tujuannya untuk mengembalikan budaya bersepeda,” kata dia.

Desain Astro Bike dipasang tanpa merusak tampilan asli sepeda dengan menggunakan teknologi bluetooth connection, multi- function app, auto protection, dan auto shut-down.

Penggeraknya menggunakan HI-Speed BLDC Planetary Gear Hub 3350W, sedangkan sumber tenaga menggunakan baterai Lithium-Ion/48V 6700mAh dengan pengendali Kontroller BLDC/ V 1.3.

Uniknya lagi, perangkat tersebut dapat dikontrol dan dikendalikan melalui aplikasi yang terpasang di telepon pintar pengguna sepeda.

" Kontrol by smartphone untuk monitoring, baterai, kalori, kecepatan, mapping, tips perawatan itu by aplikasi," kata dia.

2 dari 2 halaman

Tiga Mode Mengemudi Sepeda Listrik

Syahrul mengungkapkan, dengan menggunakan perangkat Astro Bike, sepeda dapat dikemudikan dengan 3 mode.

Pertama adalah sport dengan mode yaitu dengan cara digowes seperti biasa.

Ke dua hybrid, yaitu kekuatan gowes menjadi lebih kuat dan ringan karena dibantu oleh gerakan dinamo.

Ke tiga, menggunakan gas seperti sepeda motor sehingga sepeda dapat berjalan tanpa harus digowes. Astro Bike mendukung kecepatan maksimal hingga 40 km/jam dengan kekuatan baterai bertahan selama 1 jam.

Beri Komentar
Lebih Dekat dengan Tiffani Afifa, Dokter Cantik Juara Kpop World Festival