Adakah `Sekolah Muslim Internasional`?

Reporter : Sandy Mahaputra
Selasa, 29 April 2014 14:36
Adakah `Sekolah Muslim Internasional`?
Kasus pecelahan seksual yang dialami seorang siswa TK di Jakarta International School (JIS) tengah menjadi sorotan. Lalu, bagaimana nasib sekolah-sekolah 'muslim internasional'?

Dream - Keberadaan sekolah internasional di Indonesia tengah menjadi sorotan setelah terkuak kasus pecelahan seksual yang dialami seorang siswa TK di Jakarta International School (JIS). Lalu, bagaimana nasib sekolah-sekolah 'muslim internasional'?

" Data yang ada di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, tidak satu pun sekolah internasional berbasis agama. Dan sekolah berbasis agama menjadi kewenangan Kemenag," kata Direktur Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kemendikbud, Erman Syamsudin saat berbincang dengan Dream, Selasa 29 April 2014.

Sekolah berbasis agama yang ada di Indonesia termasuk dalam kategori sekolah swasta, bukan internasional. Semisal, Jakarta Islamic Shcool. Berdasarkan data Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, jumlah sekolah internasional di Indonesia saat ini sebanyak 114.

Dari jumlah itu, sebanyak 32 sekolah bertaraf internasional berada di Jakarta. Sisanya tersebar di beberapa kota lainnya. Terbanyak setelah Jakarta berada di Bali, karena jumlah ekspatriat di Pulau Dewata terbilang banyak. " Hanya ada 32 sekolah yang memiliki PAUD. Sisanya hanya SD, SMP dan SMA," tambah Erman.

Sementara, Juru Bicara Kementerian Agama Djubaedi menambahkan tidak ada sekolah internasional berbasis agama di Indonesia. " Jadi hanya sekolah swasta," timpal Djubaedi kepada Dream.

Djubaedi akui ada beberapa pusat pendidikan yang diselenggarakan Kedutaan Duta Besar, seperti Kedutaan Arab Saudi). Tetapi, kegiatan itu tidak bisa dikatakan sebagai sekolah muslim internasional. " Karena semua pesertanya orang Indonesia. Meski dan itu tidak terdaftar sebagai sekolah," tegas Djubaedi.

Beri Komentar