Anggota DPR Australia Ejek Pengguna Burqa, Lihat Akibatnya...

Reporter : Maulana Kautsar
Jumat, 18 Agustus 2017 17:02
Anggota DPR Australia Ejek Pengguna Burqa, Lihat Akibatnya...
Jaksa Agung menolak permintaan anggota DPR Australia tersebut.

Dream - Anggota DPR Australia, Pauline Hanson, mendapat kritik keras dari sejawatnya. Dalam waktu sidang parlemen, Hanson mengenakan burqa dan melepasnya saat sesi tanya jawab.

Menurut laporan ABC, Hanson melakukan aksi itu untuk meminta para anggota parlemen untuk menolak penggunaan burqa di Australia. Dia beralasan penggunaan burqa sebagai bentuk upaya menindas perempuan dan ada alasan keamanan.

" Saya sangat menentang burqa," katanya kepada radio 2GB. " Ini bukan persyaratan agama, ini dibawa oleh orang-orang yang ingin menutupi perempuan, ini menindas perempuan."

Beberapa anggota dewan mengkritik tindakan Hanson. Salah satu yang keras mengkritik yaitu Jaksa Agung George Brandis.

Hanson menolak penggunaan burqa

Menurut Brandis, permintaan Hanson menolak burqa telah merusak hubungan pemerintah dengan komunitas Muslim. Dia menyebut ada banyak warga Muslim di Australia yang taat aturan dan hukum.

" Mengolok-olok komunitas Muslim dan menyudutkannya, mengolok-olok pakaian yang mereka gunakan. Coba Anda (Hanson) renungkan," kata Brandis.

Pimpinan Senat Penny Wong setuju dengan pendapat Brandis. Menurut dia, penggunaan burqa sebagai bentuk mempercayai keyakinan.

Jaksa Agung Brandis

" Mereka tidak memaksaku untuk melihat wajahku," kata Penny.

Para senator Partai Buruh dan Partai Hijau berdiri dan memberi tepuk tangan kepada Brandis setelah memberikan jawaban kepada Hanson.

Beri Komentar