Bahaya Menceritakan Hubungan Intim Suami-Istri

Reporter : Ahmad Baiquni
Senin, 12 November 2018 06:03
Bahaya Menceritakan Hubungan Intim Suami-Istri
Ancamannya sangat mengerikan di Kiamat nanti.

Dream - Bagi orang yang telah menikah, berhubungan suami istri bukan lagi hal yang dilarang. Bahkan hubungan ini bisa jadi menjadi kebutuhan dalam rumah tangga untuk menjaga keharmonisan.

Tentu, hubungan suami istri dijalankan demi meraih kenikmatan sekaligus sarana untuk ibadah. Dengan begitu, rumah tangga bisa menjadi langgeng.

Tetapi, ada kecenderungan sebagian orang yang terlalu terbuka menceritakan pengalamannya berhubungan dengan pasangan sah kepada orang lain. Parahnya, hal itu dijadikan sebagai bahan obrolan dengan maksud menjaga kedekatan dengan sahabat atau teman.

Lantas, bagaimana Islam memandang hal ini?

Dikutip dari Harakah Islamiyah, dalam hadis riwayat Muslim, Rasulullah Muhammad SAW bersabda,

" Sesungguhnya di antara manusia yang paling buruk kedudukannya di hadapan Allah pada hari kiamat ialah seorang laki-laki yang menyetubuhi istrinya, dan seorang istripun menyetubuhinya, kemudian menceritakan rahasianya (hubungan suami istri di ranjang)."

 

1 dari 1 halaman

Pendapat Imam An Nawawi

Imam An Nawawi dalam Syarh Shahih Muslim menjelaskan hadis ini merupakan dalil diharamkannya menceritakan hubungan suami istri kepada orang lain. Apapun bentuk ceritanya baik caranya ataupun sebatas rayuannya.

Jika seseorang hanya mengatakan usai berjimak tanpa maksud apapun, ulama menghukumi hal itu sebagai makruh. Sebab, ucapannya bisa merendahkan harga dirinya.

Berbeda halnya jika hubungan intim diceritakan dengan tujuan sangat penting seperti menghindari tuduhan buruk, hukumnya tidaklah makruh.

Bahkan, dalam hadis lain yang diriwayatkan Ahmad, Rasulullah SAW memberikan gambaran yang buruk terhadap orang yang menceritakan hubungan suami istrinya.

" Janganlah kalian melakukan itu (menceritakan adegan ranjang). Karena hal itu sama seperti setan laki-laki yang bertemu setan perempuan di jalan, kemudian keduanya langsung melakukan hubungan intim, sedangkan yang lain menyaksikannya."

Selengkapnya...

Beri Komentar