Pembongkaran Jenazah BH (Foto: Mingkabaunews.com)
Dream - Keluarga di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, membongkar makam BH, 60 tahun, warga Nagari Campago Selatan, Kecamatan V Koto Kampung Dalam, Senin 28 September 2020.
Keluarga membongkar makam tersebut usai mengetahui hasil swab jenazah, negatif Covid-19.
" Berdasarkan hasil negatif tersebut kemudian pihak keluarga dari Nagari Manggopoh, Kecamatan Lubuk Basung minta izin kepada Walinagari Campago Selatan bapak Hanafi untuk melakukan pembongkaran makam BH," ujar Kapolsek Kampung Dalam AKP Kasman, dikutip dari minangkabaunews.com, Selasa 29 September 2020.
Kapolsek menjelaskan, keluarga membongkar makam BH telah berkoordinasi dengan pihak Bamus dan Walinagari Campago Selatan Kampung Dalam, dengan alasan ingin memindahkan jenazah ke arah kiblat.
" Tujuan keluarga untuk menggali kuburan BH guna memastikan hadap kiblat dari jenazah, kemudian setelah itu pihak keluarga mengarahkan jenazah ke arah kiblat dan menimbunnya kembali," lanjutnya.
Kegiatan pembongkaran dilakukan sekitar pukul 15.15 WIB dan pemakaman kembali jenazah BH selesai pukul 16.15 WIB.
Sebelumnya, Senin tanggal 2 September 2020 sekira pukul 12.00 WIB, didapat informasi dari satgas Covid-19 Puskesmas Kampung Dalam bahwa ada masyarakat Korong Simpang Empat Pancahan, Nagari Campago Selatan, Kecamatan V Koto Kampung Dalam berinisial BH yang dinyatakan positif Covid-19 dari hasil tes swab yang dilakukan oleh RSUD Pariaman.
Pada saat itu pasien dirawat di RSUD Pariaman dan pada hari Kamis tanggal 24 September 2020 sekira pukul 13.00 WIB pasien meninggal dunia dan dimakamkanlah secara Protokol Covid-19
Pemakaman secara protokol Covid-19 tersebut dilakukan pengamanan oleh personil Polsek V Koto Kampung Dalam.
Keluarga yang kontak erat dengan pasien tersebut sudah dilakukan tes swab oleh Puskesmas Kampung Dalam pada hari Selasa tanggal 22 September 2020 dan menunggu hasil keluar.
Sumber: Minangkabau News
Dream - Menjadi petugas medis memang penuh tantangan. Mereka harus siap bekerja dengan kemungkinan terburuk. Mereka melakukan pekerjaan mulia.
Baru-baru ini, kisah viral tentang tenaga medis datang dari Thailand. Seorang tenaga medis nekat mengikat jenazah wanita tua yang meninggal karena terhimpit lantai dan papan saat mencoba mencuri.
Wanita berusia 70 tahun itu ditemukan oleh petani, diyakini telah mati dalam keadaan lemas di bawah lantai kayu toko.
" Berdasarkan pakaian yang dia kenakan, dia mungkin berasal dari suku Mlabri di perbukitan. Pondok itu sekitar 80 kilometer dari lokasi desa mereka," jelas warga.
Petugas medis kemudian mengikat jasad wanita tua itu ke punggungnya karena tak ada sarana transportasi yang memadai. Dia membawa jasad itu ke kuil Buddha terdekat untuk dimakamkan.
Sebuah dedikasi yang tinggi terhdapa pekerjaan, paramedis itu berusaha memastikan bahwa wanita tua itu menerima pemakaman yang tepat meski tidak ada kendaraan yang layak untuk mengangkutnya.
Sumber: World of Buzz