Ilustrasi
Dream - Hari masih terlalu pagi, matahari pun belum menampakan sinarnya. Alfar memutuskan untuk berolahraga sambil menikmati udara segar di pagi hari. Terlihat seorang bocah tengah sibuk membawa sebuah karung berisikan barang-barang bekas.
Rasa penasaran menyelimuti Alfar, " Apa yang dilakukan bocah sekecil itu di pagi buta seperti ini" , tanyanya dalam hati. Bocah yang usianya sekitar 6 tahun itu nampak semangat dan teliti memilah-milih barang yang berada di tong-tong sampah sekitaran komplek.
Tubuhnya yang kecil harus menopang karung berukuran besar. Matanya pun terlihat masih sayup, langkah kaki kecilnya berjalan perlahan.
" Apa yang kamu lakukan dik?"
" Aku sedang mencari kak, mencari pundi-pundi rupiah untuk kelangsungan hidupku" .
Alfar sempat heran mendapati jawaban bocah perempuan tersebut. Karena penasaran Alfar mengajaknya untuk berbincang-bincang mengenai keluarganya.
Sungguh sedih saat mendengar cerita bocah itu. Ibunya telah meninggal dunia setahun lalu akibat tertabrak kereta api sedangkan ayahnya entah kemana sejak ia dilahirkan.
" Aku harus bekerja untuk makan agar aku tidak sakit. Jika aku sakit aku akan meninggal dan aku tidak mau meninggal makanya aku bekerja" , Ungkap bocah perempuan itu.
Meski hanya tinggal dengan teman-teman yang mengalami nasib tak jauh berbeda dengannya, bocah itu nampak bersemangat dan tegar menjalani hidup yang Tuhan takdirkan untuknya.
Penasaran dengan kisah ini? Yuk simak kisahnya Baca di sini
Kirimkan kisah nyata inspiratif disekitamu atau yang kamu temui, ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:
1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog atau sosmed
3. Foto dengan ukuran high-res
4. Isi di luar tanggung jawab redaksi
Ayo berbagi traffic di sini!