Cara Cepat Menghafal Alquran, Mudah Digunakan untuk Pemula

Reporter : Ulyaeni Maulida
Selasa, 22 Desember 2020 12:12
Cara Cepat Menghafal Alquran, Mudah Digunakan untuk Pemula
Istiqomah adalah kunci untuk menghapal Alquran.

Dream – Menghafal Al-Qur'an memiliki banyak keutamaan. Para penghafal Al-Qur'an akan mendapat kehormatan berupa Tajul Karomah atau mahkota kemuliaan bagi dirinya dan kedua orangtuanya di hari kiamat. 

Selain itu, dengan menghafal Al-Qur'an, niscaya di akhirat kelak akan mendapatkan Tasyrif Nabawi atau penghargaan khusus dari Nabi. Keutamaan lain dari menghafal Al-Qur'an adalah kelak di surga akan mendapatkan tempat tertinggi di mana tidak ada tingkatan tertinggi lain setelah itu.

Namun, menghafal Al-Qur'an bukan pekerjaan yang mudah. Bahkan untuk menghafal satu surat pun kadang membutuhkan waktu yang sangat lama. Terkadang tidak sedikit orang yang belum menemukan cara menghafal Al-Qur'an yang tepat dan cepat agar tidak mudah lupa.

1 dari 4 halaman

Sejarah Turunnya Al-Qur'an

Ilustrasi© Freepik

Ayat pertama Al-Qur'an diturunkan pada bulan Ramadhan yaitu pada hari ke-17 yang kemudian disebut dengan Nuzulul Qur'an. Ayat pertama tersebut diturunkan oleh Allah SWT melalui Malaikat Jibril kepada Muhammad SAW di Gua Hiro, Mekah, Arab Saudi.

Turunnya ayat pertama Al-Qur'an juga disebut sebagai hari diresmikannya Muhammad menjadi seorang Nabi. Pertemuannya dengan Malaikat Jibril dikisahkan membuat Nabi Muhammad terkesima karena riwayat Malaikat Jibril yang memiliki sayap yang terbentang dari ufuk Barat hingga ufuk Timur.

Setelah itu, ayat-ayat Al-Qur'an turun berangsur-angsur selama kurang lebih 22 tahun. Al-Qur'an diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW sebanyak 30 Juz, 114 Surat, dan 6666 Ayat pada dua tempat yang berbeda.

Pertama adalah di Mekkah dimana ayat-ayat yang turun di kota ini disebut dengan ayat Makkiyah. Ayat Makkiyah dikenal dengan ayatnya yang pendek. Ayat Makkiyah turun selama 12 tahun, 5 bulan, 13 hari dimulai saat Nabi Muhammad berusia 40 tahun.

Kota kedua turunnya Al-Qur'an adalah Madinah yang kemudian ayatnya disebut dengan ayat Madaniyah. Ayat Madaniyah turun setelah Nabi Muhammad berhijrah dari Mekkah. Ayat Madaniyah dikenal dengan ayatnya yang panjang.

Ketika diturunkan, Nabi Muhammad menyampaikan ayat-ayat tersebut kepada para sahabat, yang kemudian mereka tulis dalam lembaran-lembaran. Ada yang menulisnya di kertas, ada pula di kulit hewan. Meski hanya dalam bentuk lembaran, tetap dinilai suci karena terdapat tulisan berupa ayat-ayat dari Allah SWT.

Lembaran-lembaran tersebut disebut mushaf yang kemudian dikumpulkan menjadi satu menjadi Al-Qur'an.

2 dari 4 halaman

Cara Menghapal Al-Qur'an Dengan Mudah

Ilustrasi© Freepik

Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk menghafalkan Al-Qur'an. Berikut cara menghafal Al-Qur'an dengan cepat dan mudah digunakan untuk pemula, dilansir dari berbagai sumber:

Meluruskan Niat

Niat menjadi hal yang paling utama. Niat yang benar itu merupakan salah satu syarat cara menghafal Al-Qur'an. Niatkan menghafal Al-Qur'an untuk beribadah dan ingin mendapatkan pahala terbaik di sisi Allah. Dengan niat yang lurus dan hati ikhlas karena Allah maka rasa lelah, malas, dan perasaan sulit tidak akan jadi penghalang dalam menghafal Al-Qur'an.

Meminta Doa Kepada Orangtua

Meminta doa dan mohon restu kepada orangtua menjadi hal yang penting. Ridho dari orangtua akan memberikan kemudahan dalam proses menghafal. Dukungan orangtua juga akan menambah rasa optimis dan semangat dalam menghafalkan Al-Qur'an.

Menggunakan Satu Jenis Mushaf Al-Qur'an

Pastikan untuk selalu menggunakan mushaf Al-Qur'an yang sama. Menggunakan mushaf yang sama akan mempermudah untuk mengingat letak ayat yang telah kita hafalkan. Analogi menghafal Al-Qur'an itu sebenarnya mirip dengan merekam gambar ke dalam memori. Sehingga bentuk mushaf itu akan memengaruhi struktur hafalan kita di memori otak.

Menggunakan Metode Menghafal Al-Qur'an Paling Mudah

Sebaiknya pilihlah metode menghafal Al-Qur'an yang paling mudah. Setiap orang sangat mungkin untuk memiliki metode hafalan yang berbeda. Hal itu tergantung dari bagaimana cara yang paling memudahkan pada masing-masing orang.

Membuat Jadwal Hafalan

Membuat jadwal rutin untuk menghafal Al-Qur'an juga sangat penting agar kita bisa disiplin dalam proses menghafal. Usahakan untuk menyediakan satu waktu khusus untuk menghafal Al-Quran setiap harinya.

Ada beberapa waktu yang dianjurkan untuk menghafalkan Al-Qur'an, antara lain di sepertiga malam terakhir, saat pertengahan siang hari, dan di pagi hari setelah sholat subuh.

 

3 dari 4 halaman

Cara Menghapal Al-Qur'an Dengan Mudah Berikutnya

Ilustrasi© Freepik

Tidak Menghafal Banyak Sekaligus

Allah tidak menyukai orang yang melakukan segala sesuatu dengan berlebihan. Begitu pula saat menghafal Al-Qur'an. Jangan paksakan diri kamu untuk menghafal Al-Qur'an dalam jumlah yang banyak sekaligus karena cara tersebut bukanlah cara yang efektif.

Cara menghafal Al-Qur'an sedikit demi sedikit secara konsisten jauh lebih baik daripada menghafal banyak sekaligus.

Menyetorkan Hafalan di Hadapan Qori yang Lebih Mahir

Ketika kamu mulai merasa berhasil menghafal satu ayat, surat, maupun juz, segera setorkan kepada seseorang yang memiliki bacaan bagus dan faham ilmu tajwid seperti imam-imam masjid ataupun guru tahfiz.

Dengan begitu kamu akan mengetahui kesalahan yang mungkin terjadi dan bisa segera dikoreksi jika disetorkan di hadapan Qori yang lebih mahir.

Baca Berulang-Ulang

Menghafal Al-Qur'an dengan cara membaca berulang-ulang juga merupakan salah satu metode yang tepat untuk cepat menghafal. Kesungguhan dalam membaca ayat Al-Qur'an secara berulang-ulang akan mempercepat proses dalam menghafal. Semakin sering kamu mengulangi satu ayat, akan lebih mudah ayat tersebut lengket di ingatanmu.

4 dari 4 halaman

Cara Menghapal Al-Quran Dengan Mudah Selanjutnya

Ilustrasi© Freepik

Mengutamakan Durasi

Berkomitmenlah pada durasi kamu biasa menghafal, bukan pada jumlah ayat yang harus dihafal. Jika kamu biasanya menghafal selama dua jam setiap hari, lakukan secara konsisten dengan dua jam tersebut sehingga tidak memberi tekanan kepada otak yang harus menghafal terlalu lama.

Mengulangi Hafalan Setiap Waktu Sholat

Selain mengatur durasi hafalan, mengulangi hafalan sebelum atau sesudah waktu sholat dapat kamu lakukan untuk menambah daya hafalan. Kamu dapat sisihkan waktu minimal 15 menit. Selain itu, mengulangi hafalan setiap waktu sholat juga bisa membantu kamu melaksanakan sholat tepat pada waktunya.

Istiqomah

Menjadi penghafal Al-Qur'an harus memiliki prinsip yang teguh untuk selalu menjaga hafalan walau dalam keadaan dan situasi apapun. Sebab tidak ada kesuksesan yang dapat diraih kecuali dilandasi konsistensi yang kuat, begitu pula tidak ada hafalan yang kuat diraih kecuali konsisten mengulang hafalan.

Oleh karena itu, untuk menjaga hafalan seorang penghafal Al-Qur'an harus konsisten dengan manajemen waktu dan murajaah yang telah ditetapkan.

 

Beri Komentar