Cara Mendoakan Orang Tua yang Sudah Meninggal, Bacaan Doa dan Cara Memuliakannya

Reporter : Arini Saadah
Rabu, 9 Februari 2022 11:35
Cara Mendoakan Orang Tua yang Sudah Meninggal, Bacaan Doa dan Cara Memuliakannya
Mendoakan orang tua yang sudah meninggal merupakan salah satu jalan untuk berbakti kepada mereka ketika sudah tiada.

Dream - Doa anak kepada orang tua adalah salah satu amalan yang tak terputus meskipun sudah meninggal dunia. Mendoakan kedua orang tua adalah hal yang baik hingga bernilai pahala. Sebab siksa kubur bisa berkurang dengan doa-doa yang dikirimkan kepada mendiang orang tua.

Doa kepada orang tua akan sampai seperti yang telah disampaikan Rasulullah SAW dalam sebuah hadis berikut ini:

عن أبي هريرة رضي الله عنه: أن النبي صلى الله عليه وسلم قال: إذَا مَاتَ الإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إلاَّ مِنْ ثَلاَثَةِ: إِلاَّ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ، أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ، أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

Artinya: " Dari Abu Hurairah RA berkata, Rasulullah bersabda, “ Apabila manusia meninggal dunia maka terputuslah semua amalnya kecuali tiga perkara yaitu sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak sholeh yang mendoakan kepadanya.” (HR Muslim)

Mengetahui cara mendoakan orang tua yang sudah meninggal merupakan salah satu jalan untuk berbakti kepada mereka ketika sudah tiada. Cara mendoakan orang tua yang sudah meninggal juga merupakan bentuk upaya memohon kepada Allah agar mendiang orang tua kita diringankan siksa kuburnya dan diberikan tempat terbaik di sisi-Nya.

Berikut cara mendoakan orang tua yang sudah meninggal disertai bacaan doa lengkap latin dan artinya.

1 dari 3 halaman

Cara Mendoakan Orang Tua yang Sudah Meninggal

Allah SWT memerintahkan kepada umat manusia untuk selalu berdoa kepadanya. Berdoa adalah bentuk pengharapan, permohonan hajat, dan permohonan perlindungan.

Dalam Surat Ghafir ayat 60 Allah berfirman,

وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُوْنِيْٓ اَسْتَجِبْ لَكُمْ ۗاِنَّ الَّذِيْنَ يَسْتَكْبِرُوْنَ عَنْ عِبَادَتِيْ سَيَدْخُلُوْنَ جَهَنَّمَ دَاخِرِيْنَ

 

Artinya: " berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembahKu akan masuk neraka jahanam dalam keadaan hina dina."

Terlebih mendoakan kedua orang tua yang sudah meninggal. Sebab doa adalah salah satu amalan yang tak terputus meskipun seseorang sudah meninggal.

Dengan begitu mengetahui adab atau cara mendoakan orang tua yangg sudah meninggal adalah suatu hal yang mutlak. Dengan melakukan adab dan cara mendoakan orang tua yang sudah meninggal diharapkan doa-doa yang dipanjatkan akan dikabulkan oleh Allah SWT.

Berikut cara mendoakan orangtua yang sudah meninggal dunia, yaitu:

  1. Berdoa dilakukan setiap selesai sholat dalam keadaan suci.
  2. Menghadap kiblat dengan penuh pengharapan.
  3. Memulai berdoa dengan membaca tahmid, taawudz, dan basmalah.
  4. Doa diiringi dengan sholawat dan salam kepada Nabi Muhammad Saw beserta keluarga dan para sahabat beliu.
  5. Menyebut nama kedua orang tua yang didoakan.
  6. Ditutup dengan doa memohon ampunan kepada Allah atas dosa-dosa orang tua kita yang sudah meninggal.
  7. Kemudian membaca doa mohon keselamatan di dunia dan akhirat.
2 dari 3 halaman

Cara Memuliakan Orang Tua yang Sudah Meninggal

Ilustrasi© Shutterstock.com

Selain mengetahui cara mendoakan orang tua yang sudah meninggal, kita juga perlu memuliakan mereka meskipun sudah tiada. Cara memuliakannya adalah dengan cara sebagai berikut:

  1. Mendoakan kedua orang tua yang sudah meninggal.
  2. Memohon ampunan kepada Allah atas dosa-dosa orang tua kita yang sudah meninggal.
  3. Melestarikan kebaikan kedua orang tua kita.
  4. Menjaga tali silaturahmi dengan kerabat orang tua kita.
  5. Memuliakan para sahabat dari orang tua kita.
3 dari 3 halaman

Bacaan Doa untuk Orang Tua yang Sudah Meninggal

Islam menganjurkan setiap anak untuk mendoakan orang tuanya baik yang masih hidup maupun yang sudah meninggal dunia.

Selain doa untuk orang tua yang sudah terkenal, ada lagi doa syafaat untuk orang tua yang sudah meninggal. Mengutip dari Kitab Perukunan Melayu, doa syafaat ini dibaca setiap selesai sholat fardhu lima waktu. Berikut bacaan doa selengkapnya:

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي ذُنُوْبِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيْرًا وَلِجَمِيْعِ الْمُؤْمِنِيْنَ وَالمُؤْمِنَاتِ وَالمُسْلِمِيْنَ وَالمُسْلِمَاتِ الأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالأَمْوَاتِ وَتَابِعْ بَيْنَنَا وَبَيْنَهُمْ بِالخَيْرَاتِ، رَبِّ اغْفِرْ وَارْحَمْ وَأَنْتَ خَيْرُ الرَّاحِمِيْنَ وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ العَلِيِّ العَظِيْمِ وَصَلَّى اللهُ عَلَى خَيْرِ خَلْقِهِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَآلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ سًبْحَانَ رَبَّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ، وَسَلَامٌ عَلَى الْمُرْسَلِيْنَ، وَالْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَلَمِيْنَ

Allahummaghfir li dzunubu, wa li walidayya warhamhuma kama rabbayani shaghiran, wa li jami‘il mu’minina wal mu’minati, wal muslimina wal muslimat al-ahya’i minhum wal amwati, wa tabi‘ baynana wa baynahum bil khayrati. Rabbighfir warham wa anta khayrur rahimina, wa la hawla wa la quwwata illa billahil ‘aliyyil azhimi, wa shallallahu ‘ala khayri khalqihi sayyidina muhammadin wa alihi wa shahbihi wa sallama. Subhana rabbika rabbil ‘izzati ‘an ma yashifuna, wa salamun ‘alal mursalina, wal hamdulillahi rabbil ‘alamin.

Artinya:

" Tuhanku, ampunilah dosaku dan kedua orang tuaku. Kasihilah mereka sebagaimana mereka mengasuhku ketika kecil, (ampunilah dosa) orang beriman dan orang Islam baik laki-laki maupun perempuan, yang masih hidup dan yang sudah wafat. Iringilah kebaikan antara kami dan mereka. Tuhanku, ampunilah dan kasihilah. Sungguh, Kau sebaik-baik pengasih,–Tiada dan upaya kecuali berkat Allah yang maha tinggi dan maha agung. Salam sejahtera untuk sebaik-baik makhluk-Nya, Nabi Muhammad saw, keluarga, dan sahabatnya,–Maha suci Tuhanmu, Tuhan pemilik kemuliaan, dari segala yang mereka gambarkan. Semoga kesejahteraan melimpah untuk para rasul.  Segala puji bagi Allah, Tuhan sekalian alam."

Beri Komentar