Cara Menghapus Dosa Menonton Film Dewasa dan Hukumnya Menurut Para Ulama

Reporter : Widya Resti Oktaviana
Senin, 18 Juli 2022 16:00
Cara Menghapus Dosa Menonton Film Dewasa dan Hukumnya Menurut Para Ulama
Puasa sunah menjadi solusi bagi seseorang untuk mengendalikan syahwatnya.

Dream – Islam telah mengajarkan kepada umatnya agar selalu menjaga pandangan dari hal-hal yang diharamkan oleh Allah SWT. Apalagi jika hal tersebut adalah sesuatu yang mendorong syahwat. Maka, diri ini harus berusaha keras untuk bisa menahan nafsu agar tidak terjerumus ke dalam lubang dosa.

Perintah untuk menjaga pandangan ini pun dijelaskan dalam firman Allah SWT melalui surat An-Nur ayat 30:

Katakanlah kepada laki-laki yang beriman, agar mereka menjaga pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu, lebih suci bagi mereka. Sungguh, Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.” (QS. An-Nur: 30).

Lalu, bagaimana dengan menonton film porno? Dalam hal ini terjadi perbedaan pendapat. Di mana ada yang menghukuminya boleh dengan syarat tertentu, tetapi ada juga yang melarang dengan tegas. Meski begitu, menonton film porno menjadi kebiasaan yang tidak baik bagi diri sendiri. Bahkan bisa membawa seseorang kepada perbuatan dosa.

Nah, berikut adalah penjelasan tentang hukum menonton film porno serta cara menghapus dosa menonton film porno yang dirangkum Dream melalui umma.id dan bimbinganislam.com.

1 dari 2 halaman

Hukum Menonton Film Porno

Hukum Menonton Film Porno© Freepik.com

Sebelum membahas lebih dalam mengenai cara menghapus dosa menonton film, alangkah baiknya jika sahabat Dream mengetahui terlebih dahulu hukum dari menonton film porno. Dalam hukum menonton film porno ini terjadi perbedaan pendapat. Di mana ada yang memperbolehkannya dengan syarat tertentu dan ada juga yang melarangnya secara tegas.

Hukum yang memperbolehkan untuk menonton film porno bagi pasangan suami-istri adalah pendapat dari Syihabuddin al-Qolyubi dalam kitab Hasyiyah al-Qalyubi. Dijelaskan bahwa haram melihat sesuatu dari anggota perempuan ajnabiyyah, meski hal tersebut sudah terpisah darinya, seperti kuku atau rambut kemaluan. Baik itu yang dilakukan dari balik kaca atau kain tenun tipis atau dalam air jernih. Tetapi menurutnya tidak haram jika melihat bagian tubuh yang terpantul dari dalam air atau cermin walau dengan syahwat.

Nah, untuk orang-orang yang memperbolehkan menonton film porno bagi pasangan suami-istri, hal ini dengan menyamakan pada saat melihat sosok yang terpantul dari dalam air atau cermin.

Kemudian ada juga pendapat yang mengatakan bahwa menonton film porno adalah haram. Menurut Ali asy-Syibramalisi, keharaman tersebut juga mencakup keharaman melihat benda-benda mati.

Dijelaskan bahwa ketika melihat benda mati yang juga disertai dengan syahwat adalah haram, sehingga sudah jelas bahwa menonton film porno adalah hal yang diharamkan termasuk bagi pasangan suami-istri. Jika hal tersebut dilandaskan pada hadis nabi, maka menonton film porno tergolong sebagai bentuk zina mata.

2 dari 2 halaman

Cara Menghapus Dosa Menonton Film

Cara Menghapus Dosa Menonton Film© Unsplash.com

Setelah mengetahui bahwa hukum menonton film porno terjadi perbedaan, selanjutnya sahabat Dream perlu mengetahui bagaimana cara menghapus doa menonton film porno.

Cara yang pertama, di mana dalam hukum asalnya adalah terlarang yang dijelaskan dalam firman Allah SWT melalui surat Al-Ma’arij ayat 29 – 31 berikut:

“ Dan orang-orang yang memelihara kemaluannya, kecuali terhadap isteri-isteri mereka atau budak-budak yang mereka miliki, maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela. Barangsiapa mencari yang di balik itu, maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas.” (QS Al Ma’arij 29-31).

Tetapi jika perbuatan tersebut dilakukan karena terpaksa atau saat kondisi sedang darurat, maka terjadi perbedaan pendapat dari ulama yang melarang dan membolehkannya. Karena hal tersebut dikhawatirkan bisa membuat seseorang terjerumus ke dalam perbuatan zina.

Dalam permasalahan ini, perbuatan onani sendiri adalah hal yang diharamkan. Karena onani bukanlah menjadi solusi dari permasalahan tersebut.

Islam mengajarkan kepada umatnya untuk bisa mengontrol syahwat adalah dengan cara menjalankan puasa sunah. Hal ini dijelaskan dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim berikut:

“ Wahai para pemuda, barangsiapa yang memiliki baa-ah (kemampuan untuk menikah), maka menikahlah. Karena itu lebih akan menundukkan pandangan dan lebih menjaga kemaluan. Barangsiapa yang belum mampu, maka berpuasalah karena puasa itu bagai obat pengekang baginya.”  (HR Bukhari dan Muslim)

Sedangkan perbuatan onani yang dilakukan dengan tubuh pasangannya (istri), maka sebagian besar ulama memperbolehkannya selama tidak dilakukan pada kondisi-kondisi yang dilarang. Misalnya saja saat Ramadhan, ihram, i’tikaf, dan sebagainya.

Cara menghapus dosa menonton film adalah dengan melakukan tobat kepada Allah SWT. Karena kebiasaan ini bisa mendorong syahwat seseorang dan menjadi pintu untuk melakukan perbuatan onani. Sehingga hal ini pun akan membuat seseorang jatuh pada dosa yang lainnya.

Itulah penjelasan tentang hukum menonton film porno serta cara menghapus dosa menonton film porno. Di mana umat Islam sebaiknya segera bertobat kepada Allah SWT. Dan untuk mengendalikan syahwat, maka umat Islam dianjurkan untuk banyak-banyak berpusasa sunah. Dengan begitu, seseorang bisa terhindarkan dari hal-hal yang dilarang Allah SWT dan menimbulkan dosa.

Beri Komentar