Ilustrasi Berdoa (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Tak ada yang bisa lepas dari kesulitan. Tidak juga orang saleh, bahkan para nabi sekalipun. Kesulitan tentu amat mengganggu. Membuat hidup merasa tertekan.
Jalan satu-satunya agar kesulitan hilang adalah bagaimana menyelesaikannya. Bukan secara singkat namun proses yang panjang dan serius.
Selain itu, kita harus yakin penolong dalam setiap kesulitan tidak lain adalah Allah. Kekuatan Allah akan membantu kita lepas dari kesulitan hidup.
Rasulullah Muhammad SAW juga pernah menghadapi kesulitan. Rasulullah pun mengucap doa yang diajarkan Malaikat Jibril, seperti termaktub dalam riwayat Imam Hakim dari Abu Hurairah RA.

Tawakkaltu 'alal hayyilladzi la yamutu. Alhamdulillahilladzi lam yattakhidz waladan wa lam yakullahu syarikun fil mulki wa lam yakullahu waliyyun minadz dzulli wa kabbirhu takbiran.
Artinya,
" Aku pasrah kepada Zat Yang Maha Hidup dan tidak akan pernah mati. Segala puji bagi Allah yang tidak mengambil anak, dan tidak memiliki sekutu dalam kerajaan-Nya, dan tidak memiliki pembela dari kehinaan, dan besarkanlah Allah sebesar-besarnya."
Dream - Setiap orang tentu punya masalah. Bisa ringan atau berat, bisa sedikit atau banyak. Sumber masalah juga bisa bermacam-macam. Entah itu rumah tangga, anak, ataupun pekerjaan.
Meski setiap masalah berbeda satu dengan lain, tetap saja butuh diselesaikan. Nah, ini tentu akan menyita pikiran.
Pikiran bisa kacau jika masalah tak segera diselesaikan. Bahkan bisa mengganggu konsentrasi.
Ketika pikiran kacau, kita bisa bingung dengan apa kita lakukan. Pekerjaan bisa berantakan, sementara masalah lainnya tak juga rampung.
Ketika pikiran sedang kacau, tenangkan diri. Kemudian, baca doa ini yang merupakan petikan dari Surat Al Mu'minun ayat 97-98.

Rabbi a'udzubika min hamadzatis syayatin wa a'udzubika rabbi ay yahdlurun.
Artinya,
" Ya Allah, Aku berlindung kepada-Mu dari gangguan setan. Aku juga berlindung kepada-Mu dari kepungan mereka."
Dream - Dalam menjalani hidup, kita harus percaya akan takdir Allah SWT. Apa yang terjadi pada kita semata karena kehendak-Nya.
Kita tidak bisa merencanakan apa yang terjadi dalam satu hari perjalanan hidup. Bisa saja peristiwa menyenangkan atau menyedihkan yang tak kita rencanakan justru terjadi dalam kehidupan.
Percaya pada ketentuan Allah termasuk dalam rukun iman. Meski kita kadang tidak bisa menerima apa yang terjadi.
Namun demikian, kita dituntut untuk selalu ridla. Karena semua sudah digariskan Allah.
Meski berat, kita tetap harus melakukannya. Agar dimudahkan ridha atas takdir dari Allah, dianjurkan membaca doa ini.

Allahumma radldlini bo qadlaika wa shabbirni 'ala balaika wa awzi'ni syukro ni'amaika.
Artinya,
" Ya Allah, jadikan aku ridha dalam menerima qadla (ke
tentuan)-Mu, dan jadikan aku sabar dalam menerima bala dari-Mu, dan tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat-nikmat-Mu."
Sumber: Bincang Syariah