Ilustrasi Berdoa (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Emosi dan amarah bisa melanda siapa saja. Tetapi, seseorang dianjurkan untuk mengendalikan sifat ini.
Namun terkadang, ada sebagian dari kita tidak mampu menahan amarah. Emosi yang meninggi dan tak tertahankan, memicu kita berbuat sesuatu yang tak diinginkan.
Satu hal yang paling sering keluar dari orang marah adalah mencela. Mengucap kata-kata tak pantas pada orang yang menjadi lawan bicaranya.
Tentu, mencela orang lain tidak dibenarkan dalam Islam. Namun bagaimana jika sudah terlanjur?
Jika terlanjur, dianjurkan untuk memohon ampunan. Caranya dengan membaca doa ini.

Allahumma fa ayyuma mukminin sababtuhu faj’al zalika lahu qurbatan ilaika yaumal kiamati.
Artinya,
" Ya Allah, seandainya akau pernah mencela seorang mukmin, maka jadikanlah itu sebagai hal yang mendekatkan dirinya pada-Mu di hari kiamat.
Dream - Allah SWT pemilik kuasa atas segala sesuatu. Sang Khalik juga tempatnya semua makhluk meminta semua keinginan.
Manusia sebagai makhluknya tak boleh putus memohon keinginan. Di kala kondisi dan waktu apapun memanjatkan doa adalah cara kita selalu dekat dengan Yang Kuasa selain medium meminta sesuatu.
Di antara waktu berdoa yang dianjurkan adalah saat pagi dan petang. Pagi merupakan gerbang pembuka hari, sedangkan petang akan mengakhirinya.
Waktu berdoa paling dianjurkan tersebut pernah dicontohkan Rasulullah SAW. Sedikitnya tiga perawi yang mencatat kebiasaan Rasulullah tersebut.
Mereka adalah Imam Abu Dawud, Imam An Nasai, dan Imam Ibnu Majah. Ketiganya mendapatkan riwayat dari Ibnu Umar RA, yang menyaksikan sendiri kebiasaan Rasulullah di pagi dan petang hari.
Doa yang dipanjatkan Rasulullah berisi permohonan akan keselamatan di dunia dan akhirat. Juga keselamatan di dunia, bagi agama, keluarga dan harta serta tertutupinya aib diri.

Allahumma inni as aluka al 'afiyah fid dunya wal akhirah, allahumma inni as asluka al 'afwa wal afiyah fî dini wadunyaya wa ahli wa mali, allahumma-stur 'aurati wa amin rau'ati.
Artinya,
" Ya Allah, aku memohon keselamatan di dunia dan akhirat. Ya Allah aku memohon kebajikan dan keselamatan dalam agama, dunia, keluarga, dan hartaku. Ya Allah, tutupilah auratku (aib dan sesuatu yang tidak layak dilihat orang) dan tenteramkanlah aku dari rasa takut."
Dream - Sudah menjadi pemahaman umum, manusia adalah tempatnya salah dan lupa. Artinya, melakukan kesalahan merupakan hal wajar pada diri seseorang.
Tetapi, hal itu menjadi tidak wajar jika kesalahan yang sama terulang kembali. Itu menandakan seseorang tidak belajar dari masa lalu.
Sejatinya, kesalahan terjadi sebagai sarana pembelajaran. Manusia yang mau belajar, mereka tidak akan mengulangi kemalangan yang pernah terjadi sebelumnya.
Namun demikian, terkadang kesalahan bisa berulang meskipun kita sudah berusaha mencegahnya. Jika terjadi demikian, kemungkinan ada yang keliru dalam kehidupan kita.
Agar terhindar dari kesalahan yang sama, dianjurkan membaca doa ini.

Allahumma inni astaghfiruka mimma tubtu ilaika minhu summa udtu fih wa astaghfiruka mimma ja’altahu ala nafsi summa la uffi bihi laka wa astaghfiruka mima za’amta anni aradtu bihi wajhaka fakhalata qalbi minhu ma qad amiltu
Artinya,
" Ya Tuhan, aku memohon maaf kepada-Mu dari apa-apa yang telah aku sesali kemudian aku mengulanginya, dan aku memohon maaf atas apa yang telah Engkau tetapkan namun aku tak melakukannnya, dan aku memohon ampun atas dugaanku terhadap-Mu yang membuat hatiku resah.