Driver Ojol Garuk-garuk Kaki (Mirror.co.uk)
Dream - Sebuah pemandangan yang cukup menjijikkan membuat seorang pelanggan meragukan kebersihan makanan yang diantar driver ojek online (ojol) di tengah pandemi Covid-19 di Inggris.
Chris Dumbell, seorang pelanggan restoran cepat saji mengaku jijik setelah melihat driver ojol asyik menggaruk telapak kakinya dengan tangan saat menunggu panggilan mengantarkan pesanan.
Cerita berawal ketika Chris pergi ke salah satu gerai makanan cepat saji di Preston pada Sabtu, 15 Agustus, pukul 10.30 pagi waktu setempat untuk membeli dua kopi.
Tetapi ketika hendak memesan kopi di counter, Chris sangat terkejut ketika melihat pemandangan yang menjijikkan. Seorang driver ojol hanya memakai sandal dan menggaruk telapak kakinya.

Chris mengatakan meski tidak memakai seragam, dia tahu pria itu adalah seorang driver ojol karena membawa tas untuk mengantarkan makanan.
Selain itu, pria itu duduk di area yang dikhususkan bagi para driver ojol ketika menunggu giliran untuk dipanggil untuk mengantarkan pesanan pelanggan.
Menurut Chris, pria itu tidak mencuci tangan atau memakai handsanitizer sebelum menuju counter untuk mengambil makanan yang hendak diantarkan.
" Ketika masuk, di sisi kanan ada ruang khusus bagi driver ojol untuk menunggu giliran dipanggil mengambil makanan yang akan diantar.
" Saya tahu pria ini driver ojol karena dia membawa tas untuk mengantarkan makanan. Dia duduk di sana dan kelakuannya menjijikkan.
" Semua orang mencuci tangan dan menjaga jarak. Tapi pria ini malah menggaruk telapak kakinya. Sangat tidak higienis," kata Chris.
Chris juga tidak melihat pria ini mencuci tangan atau memakai handsanitizer. Hal ini menimbulkan keraguan di hatinya untuk memesan makanan menggunakan jasa driver ojol.
" Membuat saya tidak yakin untuk memesan makanan lewat driver ojol. Apalagi di tengah kondisi pandemi Covid-19 seperti saat ini.
" Dia mungkin tidak menyentuh makanan secara langsung. Tapi dia memegang bagian dalam tas berisi makanan tersebut," katanya.
Chris menyarankan driver ojol sebaiknya selalu memakai seragam dan tidak menggunakan sandal ketika bekerja sehingga tidak mengurangi kepercayaan konsumen.
Sumber: Mirror Online