Ini Jalur Penularan Wabah Mematikan MERS

Reporter : Sandy Mahaputra
Senin, 5 Mei 2014 15:38
Ini Jalur Penularan Wabah Mematikan MERS
Virus mematikan itu mulai menjangkit Amerika Serikat (AS). Virus ini telah menewaskan lebih dari 100 orang di Timur Tengah.

Dream - Virus Middle East Respiratory Syndrome (MERS) terus menyebar sangat cepat dan tentunya membuat cemas banyak negara.

Terakhir dilaporkan virus mematikan itu mulai menjangkit Amerika Serikat (AS). Virus ini telah menewaskan lebih dari 100 orang di Timur Tengah.

Dua ilmuwan dari Institut Virologi Universitas Bonn, Jerman, Norbert Nowotny dan Jolanta Kolodziejek telah melakukan penyelidikan untuk menemukan jalur penularan virus yang muncul pertama kali tahun 2012 lalu.

Keduanya menemukan infeksi MERS-CoV pada manusia dan unta Arab berasal dari wilayah sama dan memiliki urutan Ribonucleic acid (RNA) --senyawa pembawa bahan genetik yang identik.

Hal ini menunjukkan transmisi antara hewan dan manusia. Proses ini disebut sebagai Zoonosis. " Dengan pengetahuan ini dapat secara khusus beraksi atas penyebaran virus. Vaksinasi unta sedang dibahas, kita mampu menghentikan penyebaran virus itu,” kata Nowotny dilansir Redorbit.com, Senin 5 April 2014.

Berdasarkan hasil penemuan keduanya, virus dalam jumlah sangat tinggi ditemukan pada lapisan tipis mata unta dan permukaan lembab yang melapisi hidung.

Para ilmuwan menganggap jalur penularan MERS-CoV yang paling mungkin terjadi melalui dua situs kontak, yakni mata dan hidung.

Untuk diketahui, virus ini menyebabkan pneumonia berat (radang paru-paru) dan gagal ginjal pada manusia. Sementara pada unta, virus ini tak menunjukkan gejala itu.

Virus dapat menyebar antarmanusia melalui kontak dalam lingkup keluarga, masyarakat dan antara pasien dan staf medis.

Beri Komentar